Antagonis Novel

Antagonis Novel
27


__ADS_3

Xavier menyimpan handphone setelah menutup panggilan tadi. kini dia menatap cemas pintu ruangan amanda.


" huh kenapa lama sekali." pikirnya.


tak lama dokter keluar Xavier pun segera menghampiri dokter itu.


" gimana keadaan nya dok? " tanya Xavier.


" sekarang pasien sudah saya beri obat pereda rasa sakit dan sekarang sedang beristirahat karena efek obat . apa pemicu pasien merasa sakit seperti itu? "


" tadi tidak sengaja terbentur bola basket dok, tadi sempat pingsan namun setelah sadar dia merintih kesakitan pada kepalanya."


" apa sebelum nya dia pernah terbentur atau kecelakaan? "


" iya dok baru baru ini dia habis mengalami kecelakaan dan dinyatakan amnesia. "


dokter pun mengangguk-anggukan kepalanya nya.


" saya dapat menduga hal ini sebelumnya, menurut diagnosis saya kondisi pasien belum pulih dan kini dia mengalami benturan lagi itulah memicu sakit di kepala nya. saya nanti akan memeriksa keseluruhan kepala pasien takutnya ada yang perlu dikhawatirkan kan."


" baik dok lakukan yang terbaik untuk teman saya."


" iya, kalau begitu saya permisi dulu."


kemudian dokter itu pun pergi, setelah kepergian dokter datanglah mommy dan daddy dengan tergesa-gesa.


" Xavier gimana keadaan amanda? " ucap mommy khawatir.


" amanda sekarang sedang istirahat karena pengaruh obat juga mom." jelas Xavier.


" ya sudah ayo kita masuk dulu, sudah bisa masuk kan? " tanya daddy, Xavier pun mengangguk mereka langsung masuk ke dalam ruangan amanda. di sana tangan amanda sudah terpasang infus, mommy pun segera menghampiri amanda lalu mengelus kepala nya begitu pun dengan daddy.


" sayang." ucap mommy sedih.


" kenapa bisa begini? " tanya daddy.


" tadi tak sengaja bola basket keluar dari lapangan lalu membentur pada amanda setelah itu amanda pingsan, Xavier langsung membawanya ke UKS saat sadar dari pingsan amanda terus meringis kesakitan pada kepala nya. lalu Xavier membawanya kesini. " ungkap Xavier.


" lalu apa kata dokter? " tambah daddy.


" tadi dokter bilang bahwa rasa sakit yang dirasa amanda karena belum pulih dari benturan sebelum nya, nanti dokter akan memeriksa keseluruhan kondisi kepala amanda. untuk diagnosis selanjutnya." ucap Xavier.


" huh kenapa juga itu bola malah nyasar ke kepala anak cantik mommy. " kesal mommy.


" sudah mom, ini semua kecelakaan. kita berdoa semoga aja amanda cepat sadar dan cepat sembuh lagi." ucap daddy menenangkan.


" mommy harap kamu gak apa-apa sayang, cepat sadar dan cepat sembuh, mommy takut kehilangan kamu." mereka pun mengaminkan apa yang diharapkan mommy.


****


di bawah sadar amanda....


dia bertemu dengan sosok amanda asli. tapi dia tak sendiri melainkan ditemani dengan sesosok gadis. amanda yang penasaran pun menghampiri mereka.


" manda. " panggilnya.


mereka pun menoleh dia terkejut saat melihat wajah gadis yang bersama amanda asli. bagaimana dia tidak terkejut kalau kenyataan nya sosok didepan itu adalah dirinya saat menjadi amanda putri.


" hah,, bagaimana bisa." ucap manda terkejut.


amanda asli pun menghampiri nya.


" lo pasti bingung, sini kita jelasin."


dan dia pun menurut lalu mereka pun duduk bertiga.


" lo pasti bertanya-tanya kenapa dia memiliki wajah yang sama saat lo menjadi amanda putri kan. "


amanda pun mengangguk. lalu sosok amanda putri pun mendekati nya.


" Hai amanda, perkenalkan aku adalah jiwa asli sekaligus pemilik tubuh amanda putri."


" what, pemilik, jiwa, maksudnya gimana?"


sosok itu menatapnya sendu" sebenarnya tubuh amanda putri adalah milikku tapi saat itu aku mengalami kecelakaan dan sebelum aku meninggal aku berdoa semoga aku diberikan kesempatan untuk hidup lagi, walaupun tidak aku berharap ada jiwa yang mengisi tubuhku untuk membahagiakan orang tua ku."


" tapi ternyata Tuhan mengabulkan permintaan aku yang kedua dan aku pergi bersama mamaku yang sudah duluan pergi karena sakit yang dideritanya.

__ADS_1


manda sebenarnya mama yang kamu maksud itu adalah ibu tiri ku, aku tak menerima dia karena aku tak ingin posisi mama terganti. aku bahkan curiga pada dia yang menyukai papa saat mama masih ada. aku juga marah sama papa karena dia menikah lagi. semenjak saat itu lah aku menjadi anak pembangkang, bahkan aku selalu berbuat kasar pada ibu tiri ku. "


" di detik-detik sebelum aku kecelakaan, aku terkejut dengan fakta bahwa sebenarnya mamaku lah yang meminta ibu tiri ku untuk menikah dengan papa hanya untuk aku, agar aku tak kehilangan kasih sayang seorang ibu. kecurigaan aku ternyata salah, aku pun memutuskan untuk pergi menenangkan diri namun dijalan aku kecelakaan. itulah sebab nya kamu tak mengingat apapun saat sadar karena kamu juga mengalami kecelakaan dan amnesia. jadi mulai kamu sadar dan bertemu dengan orang tuaku kamu menganggap mereka orang tua kamu. "


amanda pun terkejut dengan fakta itu dia pun mencerna dengan baik perkataan gadis yang mengaku jiwa amanda dulu.


" jadi maksud lo, sebenarnya jiwa lo pas kecelakaan sudah meninggal lalu entah bagaimana caranya jiwa gue yang masuk ke dalam tubuh lo. lalu kalau begitu dimana tubuh gue sebenarnya." ucap manda.


note*kita panggil amanda ini manda dan gadis sosok amanda putri kita panggil putri biar ga pusing.*


" tubuh lo adalah tubuh yang saat ini lo isi." sahut amanda asli.


" maksud nya."


amanda asli itu pun berdiri lalu tak lama dia berubah sosok dengan wajah lain. manda yang melihat itu pun terkejut.


" lo, -"


" iya ini sosok gue yang sebenarnya ternyata, putri sudah menjelaskan, gue juga gak tahu kenapa gue bisa menyamarkan perbedaan kita, tapi sekarang lo bisa perhatikan, wajah kita hampir sama tapi warna mata, rambut bahkan sikap kita berbeda karena kita orang yang beda."


manda pun meneliti nya, iya benar selama ini dia tak terlalu memperhatikan perbedaan. jika dilihat oleh mata samar mereka akan terlihat seperti sama atau disebut kembar tapi jika diteliti dengan jelas dia adalah orang yang berbeda.


" lalu siapa dirimu? "


" aku amelya Ramanda fransisca. kejadian kita hampir sama kecelakaan lalu hilang ingatan, tapi saat lo mulai mengingat ingatan otomatis gue juga mengingat nya. dan gue juga sudah melihat tubuh gue yang masih berbaring di rumah sakit karena koma. " ucapnya sendu.


Gila, manda tak habis pikir dengan semua ini. mereka bertukar tubuh ternyata selama ini.


dan mommy daddy adalah orang tua kandung dia. pantas saja dia merasa nyaman dengan mereka.


" aku mau berterima kasih sama kamu dengan kamu berada di tubuh ku kamu bisa membahagiakan orang tua ku." ucap putri tulus.


" iya Sama-sama, bagi gue mama papa adalah orang tua ku juga, selama gue ada di tubuhmu mereka memperlakukan gue dengan penuh kasih sayang."


" dan manda maafin gue ya selama gue ada ditubuh lo malah membawa masalah. bahkan bersikap acuh pada orang tua lo, gue benar-benar minta maaf." ucap Ramanda.


" iya gue maafkan, gue juga sekarang sedang berusaha memperbaiki nya."


"oh ya manda gue juga mau bilang bahwa kita berada di tempat yang sama, jika nanti gue bisa balik lagi ke tubuh gue. gue akan menemui lo dan meminta maaf pada orang tua lo langsung." sambungnya.


" ya gue berharap juga lo bisa kembali. terus buat lo putri gimana."


" maksudnya? "


" ibu sekarang sedang mengandung, mereka di anugrahi seorang anak lagi, aku berharap mereka bahagia terus." ucap nya.


" syukur lah kalau begitu gue senang mendengar nya. seandainya kita bisa bertemu."


" kita bisa bertemu mereka kok." ucap Ramanda.


manda pun menatap nya bingung.


" gini lo pikir kita hidup di dunia novel kan, tapi sebenarnya kita hidup di dunia yang sama tapi beda kota, lo aja yang lupa searching."


manda pun baru ingat bahwa dia memang belum searching kota-kota yang ada disini. " lalu kenapa cerita di novel hampir sama dengan yang kamu lalui."


" tidak sama manda lo melupakan sebagian isi novel itu, lo hanya fokus pada plot twist nya saja. gue yang selama ini ada ditubuh lo berbeda dengan yang di tulis di novel, dari sikap, dan kecelakaan terakhir pun berbeda. saat kecelakaan gue memang dalam keadaan sangat kacau saat mengendarai mobil, gue menghindari dari seseorang yang hampir gue tabrak. tapi gue tidak sadar di sana ada jurang, gue pun melompat dari mobil sebelum mobil itu masuk kedalam jurang. dan untuk novel mungkin itu adalah imajinasi pencipta novel itu saja, lalu untuk nama tidak sengaja nama nya sama. " jelas Ramanda.


" gue speechless mendengar nya, gak nyangka hidup gue serumit ini. "


" lebih baik kamu segera pulang manda kasian orang tuamu menunggu di sana." saran putri.


" iya jangan buat mereka khawatir." tambah Ramanda.


" tapi gimana caranya."


" lo tinggal masuk ke cahaya sana untuk pulang. mungkin ini pertemuan kita terakhir, semoga kita bisa bertemu lagi." ucap Ramanda.


" iya, gue tunggu lo untuk menemui gue nanti."


" iya ini adalah pertemuan kita yang terakhir, aku berharap kalian berdua bahagia." ucap putri.


" iya makasih putri."


" gue pulang, bye kalian"


lalu sosok manda pun menghilang dengan seiring hilang nya cahaya.

__ADS_1


" sekarang tinggal gue disini. kapan gue bisa kembali " ucap Ramanda sendu.


" jika kamu kembali ubah lah sikap mu jadikan kepribadian mu menjadi lebih baik." saran putri.


" iya gue janji jika gue bisa kembali gue akan berubah. tapi kapan? "


" secepatnya."


Ramanda pun bingung lalu tak lama dia terasa seperti ditarik dia pun berusaha menggapai putri namun tak bisa, putri tersenyum lalu melambaikan tangan nya.


" penuhi janji mu ya. sampai jumpa." teriak nya. lalu datang lah sang mama mereka merangkul sambil tersenyum bahagia melihat ke arah Ramanda. tubuh Ramanda pun rasa nya seperti ditarik lalu menghilang.


di ruang rawat berbaring lah seorang gadis, tubuh tiba-tiba kejang, sister yang melihatnya pun segera memanggil dokter.


lalu dokter pun masuk memeriksa nya.


diluar sepasang orang tua menatap khawatir melihat nya.


" kenapa bisa kejang begini? " tanya dokter pada susternya.


" saya juga gak tahu dok tiba-tiba saja pasien mengalami kejang."


setelah beberapa waktu tubuh pasien itu sudah tidak kejang lagi mereka menatap nya lega. lalu Jari-jari nya mulai bergerak yang disadari oleh suster.


" dok jarinya bergerak." seru suster itu.


" alhamdulillah pasien sudah melewati masa komanya."


tak lama mata itu perlahan membuka, cahaya terang menyambut penglihatan nya pertama kali.


" dok pasien sadar. " seru suster.


" alhamdulillah akhirnya nona sadar juga."


******


Di ruangan amanda mommy dan daddy menunggu nya sadar, sedangkan Xavier dan max pamit untuk pulang dulu karena dia harus latihan sesuai rencana sebelum nya. sebenarnya dengan berat hati Xavier meninggalkan amanda, tapi dia sudah terlanjur membuat jadwal dan para anggota nya pun sudah menunggu nya, jadi mau tidak mau dia harus pergi.


" daddy kenapa manda belum bangun juga? " tanya mommy khawatir.


" mommy jangan khawatir tadi kan Xavier sudah bilang manda masih dalam pengaruh obat." ucap daddy.


tak lama terdengar suara lenguhan dari amanda.


" engh,, "


" daddy manda sadar." seru mommy.


manda pun mulai membuka matanya perlahan. sinar dari lampu yang pertama kali masuk ke penglihatan nya, bau obat-obatan menusuk pada hidung nya.


" manda sayang." panggil mommy.


amanda pun mengalihkan tatapan nya pada mommy.


" mommy. daddy. " ucap nya bingung. seingat nya tadi dia ada di UKS karena sakit di kepala nya. setelah itu dia tak mengingat nya lagi.


" iya sayang ini mommy dan daddy ada yang sakit? " tanya mommy.


" engga cuma manda bingung aja kok manda di rumah sakit terus ada mommy juga."


" tadi Xavier yang bawa kamu kesini lalu dia menghubungi mommy." Jawab mommy.


" gimana kepala kamu sekarang? apa masih sakit." tanya daddy.


" engga daddy manda udah gak papa. mommy, daddy pelukkk. "


" ya ampun putri daddy ini kenapa manja gini. sini pelu daddy."


" mommy juga ikutan."


mereka pun saling berpelukan.


" jangan kenapa- napa lagi ya sayang, mommy dan daddy jadi khawatir." ucap mommy sambil mencium kepala amanda disusul daddy.


amanda memeluk mereka erat dia sungguh tak menyangka hidup nya serumit ini. dan dia pun tak menyangka jika kedua orang tua ini adalah orang tua kandung nya.


" mommy daddy ingatan manda udah kembali. " .

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2