Antagonis Novel

Antagonis Novel
28


__ADS_3

" mommy daddy ingatan manda udah kembali." ucap manda yang membuat orang tuanya tersentak kaget.


" benarkah " ucap mommy tak percaya namun amanda juga melihat ada tatapan takut dari mata mommy.


" iya mom ingatan manda udah kembali, dari ingatan itu manda jadi tahu kelakuan manda yang sangat buruk pada kalian. manda minta maaf."


ya walaupun bukan dia yang ada ditubuh nya tapi Ramanda, amanda akan tetap meminta maaf. karena mereka tak tahu yang sebenarnya.


" iya sayang mommy dan daddy sudah memaafkan kamu jauh sebelum kamu meminta maaf, mommy harap kamu tetap seperti ini tak berubah lagi." harap mommy.


amanda pun tersenyum lalu mengangguk." walaupun ingatan manda telah kembali tapi manda gak akan pernah kembali pada sikap amanda dulu. makasih mommy dan daddy udah jadi orang tua terbaik untuk amanda."


" itu udah tugas kami untuk menyayangimu, memberikan seluruh kasih sayang kami untuk mu." Jawab daddy.


"mom, dad, kita pulang yuk manda gak mau ada disini. " pinta manda.


" no sayang kamu harus diperiksa dulu keseluruhan, daddy khawatir. jadi lebih baik kamu disini dulu sampai pemeriksaan selesai." jawab daddy.


" mommy." rengeknya.


" no, sayang mommy setuju sama daddy, mommy gak mau ada apa apa yang mommy gak tahu, kalau semua sudah diperiksa kami akan lega."


amanda pun menghela napas pasrah." iya mom, dad, manda disini dulu. oh ya kata mommy manda dianter sama Xavier kemana tuh orang nya."


" kenapa nyariin Xavier? " goda mommy.


" ya aneh aja mom, tadi dia yang anterin kok sekarang gak ada."


" tadi Xavier ijin pamit katanya dia ada latihan basket buat pertandingan nanti, mau dibatalin tapi dia udah buat jadwal hari ini, makanya daddy suruh latihan saja gak enak nanti sama yang lainnya." jawab daddy.


" nanti juga kesini kok orangnya." timpal mommy.


" oh ya kamu pasti belum makan siang nya mommy beliin ya kamu mau makan apa?"


" em apa ya manda bingung, terserah mommy saja deh."


" ya sudah mommy pergi dulu ya kamu sama daddy disini. "


" daddy ikut mommy saja masa mommy pergi sendiri."


" gak usah sayang lebih baik temenin kamu."


" manda gak papa kok. daddy gih temenin mommy."


" yakin nih ditinggal. " tanya daddy.


" iya."


" ya sudah daddy temenin mommy dulu. kalau ada apa-apa panggil suster ya."


amanda pun mengangguk. mommy dan daddy pun pergi.


amanda pun bangun dari tidur nya lalu duduk dia melihat ke meja disampingnya di sana sudah ada handphone nya. dia pun segera mengambil nya.


tak lama suara pintu membuat amanda menengok ke arah nya, ternyata Keisha, elena dan clara.


" manda lo udah sadar? " tanya Keisha lalu memeluknya.


" iya gue baru aja sadar."


" Hai manda gimana keadaan lo sekarang? " tanya elena.


" sebenarnya sih gue udah gak papa cuma daddy menyarankan buat periksa keseluruhan."


" ya bagus dong man, takut nya ada apa gitu apalagi saat lo kesakitan kayak tadi. gue yang lihatnya juga khawatir apalagi orang tua lo." timpal Clarissa.


" sebenarnya akibat kejadian tadi membuat ingatan gue kembali."


" seriusly." tanya Keisha tak percaya. amanda pun mengangguk.


amanda pun menatap mereka satu persatu.


" setelah mengingat semuanya gue jadi tahu betapa buruk nya sikap gue selama ini, apalagi sama lo el, gue minta maaf yang sebesar-besarnya. juga untuk mu Clarissa gue minta maaf."


" dan untuk lo sha, thanks udah selalu ada buat gue, lo adalah sahabat kecil gue. maafin gue karena tak pernah mendengar semua nasihat lo selama ini. thanks udah selalu ada dan ngingetin gue walaupun gue acuh sama lo tapi lo selalu ada disisi gue."


" manda gue udah bilang sama lo kan itu adalah tugas seorang sahabat, gue ngelakuin nya tulus dan karena gue sayang sama lo, gue udah anggap lo lebih seorang sahabat, gue menganggap lo sudah seperti saudara, jadi jangan berterimakasih lagi. gue senang ingatan lo udah kembali dan sikap gak berubah lagi." Jawab Keisha.


" iya manda sesuai ucapan kita di taman gue udah lupain semuanya kita mulai dari awal untuk menjadi sahabat ke depan nya." timpal elena.


" gue juga udah maafin lo. gue senang lo udah berubah. walaupun ingatan lo udah kembali." sahut Clarissa.


" oh ya orang tua lo kemana? " tanya elena.


" mereka lagi beli makanan keluar."


" oh jadi lo sendiri disini terus Xavier? " tanya Keisha.


" Xavier tadi pamit karena ada latihan soalnya akan ada pertandingan. kalau dibatalin gak enak sama yang lainnya. "


" loh sekolah kita bakal adain pertandingan?" tanya Clarissa.


" iya kayaknya."


" wah pasti seru nih, apalagi kalo aja sekolah kita yang jadi tuan rumah nya, ah semoga saja. pasti banyak cogan yang datang." harap Keisha.


" huh itu mah sih mau nya lo." cibir amanda.


" ya ampun manda cogan itu adalah asupan vitamin buat gue biar tambah semangat."


" eh bukan nya mereka sudah kelas XII tapi kenapa masih ikut pertandingan." heran elena.


" ya mungkin aja itu adalah pertandingan terakhir mereka sebelum ujian nanti." Jawab Clarissa.


" oh ya ngomongin ujian gue jadi ingat btw nanti kalian lanjut dimana? " tanya Keisha


" gue sih disini- sini aja. kalau kalian? " ucap elena.


" gue juga sama semoga kita satu kampus ya el." timpal Clarissa.

__ADS_1


" kalau lo manda dimana? " tanya Keisha.


" gue masih bingung dimana, belum gue pikirin. mau nya sih gue masuk ke Harvard. lo sih sha kemana" Jawab amanda.


" gue mau lanjut ke Paris, gue mau kejar cita-cita gue jadi designer." kata Keisha.


" berarti kita nanti pisah dong." ujar Clarissa.


" iya jadi sebelum kita pisah kita buat kenangan bersama dimasa putih Abu-Abu." ucap Keisha.


" sha lo yakin mau ke Paris." tanya amanda.


" huum sorry gue baru bilang ke lo. gue sih udah rencanain dari lama dan udah bilang ortu juga dan mereka juga setuju."


" ya sudah jika itu udah keputusan lo gue dukung." ucap manda.


" thanks bestie, gue juga dukung lo kemana pun lo lanjut, jangan lupa terus kasih kabar masing-masing. "


" iya itu harus. kalian juga harus kasih kabar pada kita. walaupun nanti kita jauh tapi persahabatan terus terjalin." ucap manda pada mereka.


" pasti, kita akan selalu dukung kalian. " ucap elena.


" pelukan bestie." seru Clarissa.


mereka pun berpelukan bersama. setelah nya mereka melanjutkan dengan obrolan.


*****


di lapangan Xavier tengah berkumpul dengan anggota basket.


" oke makasih kalian udah nyempetin waktu untuk kumpul sore ini, gue mau bilang mulai hari ini kita akan latihan karena sebentar lagi kita akan melakukan pertandingan antar sekolah. dan kita di sini sebagai tuan rumah. oleh karena itu gue mau kalian melakukan yang terbaik, agar membuat sekolah kita bangga. apa ada yang ditanyakan?" ucap Xavier tegas.


" dengan sekolah mana saja kita tanding? " tanya salah satu anggota.


"kita akan tanding dengan lima sekolah satu sekolah kita sebagai tuan rumah, lalu SMA GARUDA, SMA ANGKASA, SMA BENUA, dan yang terakhir SMA TRI SAKTI." Jawab Xavier yang sudah diberi tahu oleh pak Slamet tadi setelah pulang dari rumah sakit.


" untuk pelaksanaan kapan?"


" pertandingan akan dilaksanakan bulan depan pada minggu ke dua. akan ada dua sesi pertama masuk semi final dan grand final. apa ada yang ditanyakan lagi? "


mereka pun menggeleng.


" untuk masuk tim dan cadangan akan gue sebutkan, gue sebagai kapten, lalu ada max, xander, alvaro, justin, dan Gilang. untuk cadangan azka, nathan, bayu, dan alex." sebut Xavier.


" untuk nama yang gue sebutkan tadi kita akan menambah jadwal latihan. dan yang lain latihan seperti biasa. gue juga mau bilang untuk kelas XI persiapkan diri kalian untuk mengganti kan kita karena mungkin ini adalah pertandingan terakhir untuk kita anak kelas XII sebelum menghadapi ujian nanti."


mereka pun mengangguk mengerti.


" ya sudah kita mulai latihan sekarang." ujar Xavier.


mereka pun mulai latihan, lalu tim yang dibentuk Xavier tadi mencoba bermain melawan anak XI.


setelah dirasa cukup mereka pun membubarkan diri, saat diparkiran Xander menghampiri Xavier. sedangkan sahabat mereka sudah pulang duluan..


" Xavier. " panggilnya.


Xavier pun menghentikan langkah nya.


" gue mau tanya keadaan amanda gimana? "


" gue gak tahu keadaan nya sekarang terakhir gue tinggal dia belum sadar karena pengaruh obat." Jawab Xavier.


"thanks infonya." ucap xander lalu berlalu pergi.


tapi Xavier menghentikan nya.


" tunggu."


" gue tahu sebenarnya lo lempar bola itu pada gue,


tapi meleset dan malah kena amanda."


" iya benar, gue ingin balas apa yang lo lakuin pada elena dulu."


" bukan nya lo udah bikin gue babak belur waktu itu, dan satu lagi jangan lakukan ditempat umum lihat jadi ada korban sekarang."


" itu belum cukup, lo pikir gimana kondisi elena setelah mendapatkan perbuatan dari lo, dia ketakutan, dia trauma cuma mendengar nama lo saja." teriak Xander.


"oke untuk masalah itu gue minta maaf, gue sadar perbuatan gue sudah keterlaluan."


" jangan minta maaf sama gue tapi pada elena karena dia korban lo disini. " ucap Xander lalu pergi.


Xavier pun terdiam mendengar ucapan Xander, lalu dia pun tersadar saat suara motor Xander yang sudah pergi.


Xavier pun menaiki motor nya lalu pergi.


setelah beberapa menit kemudian Xavier telah sampai di rumah nya. dia memarkirkan motor nya setelah itu masuk.


" assalamu'alaikum." ucap nya ketika bertemu dengan bunda lalu mencium tangan nya.


" waalaikumsalam. kamu baru pulang bang."


" iya bun tadi latihan basket dulu. abang mau ke kamar ya mau bersih-bersih soalnya nanti mau ke rumah sakit lagi."


" loh ngapain kamu ke rumah sakit? "


" oh ya abang lupa bilang amanda tadi masuk rumah sakit makanya nanti mau jenguk lagi ke sana. "


" astaghfirullah. kenapa sama amanda kok dia bisa masuk rumah sakit? "


" tadi gak sengaja terbentur bola basket bun, terus pingsan sadar dari pingsan dia terus merintih kesakitan pada kepalanya lalu abang bawa aja ke rumah sakit."


" terus sekarang gimana keadaan nya? "


" tadi pas abang tinggal dia belum sadar karena pengaruh obat."


" ya sudah nanti bunda ikut ya ke sana."


" ikut kemana bun? " tanya viera yang baru turun dari tangga.

__ADS_1


" itu loh sayang kak amanda masuk rumah sakit terus nanti abang mau ke sana makanya bunda mau ikut."


" loh kak manda masuk rumah sakit, viera juga mau ikut."


" gimana bang? "


" iya sudah nanti kita ke sana bareng-bareng. abang ke atas dulu ya bun."


" iya gih sana bersih-bersih."


Xavier pun pergi menuju kamarnya.


*****


diruang amanda.


Keisha, elena dan Clarissa pamit untuk pulang, mommy dan daddy sudah kembali ke ruangan amanda setelah beberapa menit kedatangan para sahabat nya.


beruntung mommy membeli banyak makanan sehingga mereka bisa makan siang bersama.


" manda kita pamit dulu ya, nanti besok kita kesini lagi." pamit Keisha.


" iya makasih ya udah pada kesini."


" Sama-sama lo cepat sembuh biar cepat sekolah lagi." ucap Elena.


" iya makasih ya el, gue juga pengen cepat keluar dari sini."


" gue pulang ya manda, nanti kalo lo bosen lo bisa chat kita, gue udah bikin grup di whatsapp." ucap Clarissa.


" siap."


" mommy daddy kita bertiga pamit ya."


" iya om tante kita pamit."


" iya kalian hati-hati ya".


" siap.mom/tante" ucap mereka bersama. mereka pun mencium tangan orang tua manda lalu pergi.


" assalamu'alaikum. " pamit mereka


" waalaikumsalam."


setelah kepergian mereka mommy menyuruh manda untuk istirahat, amanda pun membaringkan tubuhnya tak lama dia pun terlelap.


saat amanda telah terlelap daddy ijin pulang dulu untuk mengambil keperluan mereka, mommy pun menyetujui nya, kini tinggal mommy yang berada di ruangan amanda. tak lama pintu diketuk lalu dibuka oleh seseorang yang ternyata Xavier bersama bunda dan viera. bunda pun menghampiri mereka lalu mengajaknya masuk.


" assalamu'alaikum." sapa Xavier, bunda dan viera.


" waalaikumsalam." jawab mommy.


" ya ampun kinara amanda masuk rumah sakit kamu gak ngasih tau aku, kalo aja Xavier gak ijin mau ke rumah sakit aku pasti gak akan tau." protes bunda.


" ya maaf aku tadi panik pas Xavier nelpon jadi lupa buat ngabarin kamu."


" iya tapi sekarang gimana kondisi amanda."


" tinggal nunggu di periksa keseluruhan karena kami yang mau. dan karena terbentur tadi ingatan amanda kembali."


" loh amanda pernah amnesia."


" iya waktu itu kecelakaan lalu koma, bangun dari koma dinyatakan amnesia."


" syukur lah jika ingatan nya kembali."


lain dengan Xavier pikiran nya melayang pada amanda dulu yang menyukai Xander, apakah kini amanda akan kembali menyukai Xander karena ingatan nya yang kembali.


" dari tadi belum sadar mom? " tanya Xavier.


" tadi sudah sadar bahkan sudah merengek ingin pulang tapi daddy tak mengizinkan untung nya tadi ada sahabat nya pada kesini jadi gak terlalu bosan. lalu mommy suruh istirahat lagi mungkin masih ada efek obat jadi cepat tidur."


" oh ya kita ke kantin dulu yuk beli minum, biar Xavier yang tunggu disini. gak apa -apa kan bang." tanya bunda.


" iya gak papa bun biar Xavier yang jaga disini."


mommy, bunda dan viera pun pergi ke kantin rumah sakit. lalu tinggal lah Xavier yang menjaga amanda.


Xavier mendekat pada amanda lalu duduk di kursi yang ada di sana, dia menatap lekat wajah amanda.


mendengar ingatan amanda telah kembali entah mengapa membuat nya sedikit resah dia takut amanda seperti dulu lagi dan menyakiti orang lain.


tangan nya bergerak menyentuh lalu mengusap pelan rambut amanda, wajah amanda yang polos cantik membuat ia tak bisa berpaling menatap nya. amanda yang merasakan elusan di kepala nya membuat ia terbangun, matanya terbuka dan bertatap dengan mata Xavier.


Xavier yang melihat amanda membuka matanya pun terkejut lalu menjauhkan tangan nya.


" sorry. gue ganggu lo ya."


" em gak kok gue cuma kebangun aja."


mereka pun sama-sama saling terdiam. karena merasa canggung amanda pun memulai pembicaraan.


"lo.- ucap mereka bersama yang ternyata Xavier pun ikut berbicara.


" lo duluan." ucap Xavier.


" lo udah lama disini? terus mommy daddy pada kemana."


" engga sih baru sebentar tadi mommy sama bunda juga viera pergi ke kantin. kalau daddy katanya pulang dulu."


" jadi tadi ada bunda sama viera juga."


" heem"


" emm Xavier thanks udah bawa gue ke sini."


" sama-sama. gue denger dari mommy ingatan lo udah kembali."


" iya, ingatan gue udah kembali."

__ADS_1


" apa? " ucap seseorang yang baru masuk ke ruangan amanda.


bersambung...


__ADS_2