Antagonis Novel

Antagonis Novel
66


__ADS_3

pertandingan di set ke tiga ini adalah babak penentuan dimana di set ini lah pemenang di tentukan. para tim pun berusaha untuk mencetak poin, kini poin dari tim Xavier 14 dan tim dari garuda 13 selisih hanya satu angka. waktu set pun tinggal beberapa menit lagi, tim Xavier berusaha mencetak dan mempertahankan poin mereka.


Bola sedang di giring oleh xander dan sedang berusaha di ambil oleh tim garuda, saat mendapatkan celah xander pun mengoper nya pada max, max pun mulai membawa bola itu lagi dan lagi dia pun dihadang oleh tim lawan namun max pun berhasil melewati lawan dan mengoper nya pada Xavier. Xavier pun menerima bola dengan baik dia pun memperhitungkan keadaan saat ini, waktu yang tinggal satu menit lagi sebelum waktu itu habis Xavier pun melemparkan bolanya hingga,,,,,,,, keadaan hening seketika dan shoot bola masuk menambah Poin untuk tim Xavier. para penonton pun bersorak senang begitu pula dengan para pemain mereka sangat bangga akan kemenangan ini.


para pemain pun saling berjabat tangan lalu meninggalkan lapangan. kepala sekolah dari sekolah Xavier pun memasuki lapangan beliau pun sedikit memberikan pidato nya lalu menyerah kan piala pada tiap-tiap pemenang.


pertandingan pun berakhir dengan kemenangan yang diraih oleh tim Xavier. para penonton pun mulai berhamburan meninggalkan lapangan. amanda, Keisha, elena dan Clarissa pun turun menghampiri tim Xavier.


Setelah sampai mereka pun memberikan ucapan selamat pada tim Xavier.


" Hai selamat ya akhirnya kamu menang." ucap amanda pada Xavier.


" makasih sayang." jawab Xavier sambil tersenyum.


" selamat juga buat kalian ya. selamat atas kemenangannya." ucap amanda pada yang lain.


" makasih bu ketu." ucap nathan.


" makasih manda." ucap yang lainnya.


elena, Keisha dan Clarissa pun saling memberikan ucapan pada yang lain.


" Hai Xavier selamat ya lo sebagai kapten bisa membawa kemenangan untuk sekolah kita." ucap Clarissa sambil menyodorkan tangannya.


Xavier pun melirik tangan Clarissa lalu menoleh pada amanda, amanda pun mengkode Xavier agar segera membalas uluran tangan Clarissa dengan sedikit terpaksa Xavier pun membalas nya.


" hmm thanks." Xavier hendak menarik tangannya namun pegangan Clarissa sangat erat.


" lepas." ucapnya.


Clarissa pun tergagap lalu melepaskan tangannya, " ah so-sorry gue gak sengaja, gue gak nyangka aja lo mau membalas gue." ucap Clarissa meringis tak enak.


" sorry manda." ucapnya tak enak pada manda.


" iya gak papa gue ngerti kok."


" oh ya gimana kalo kita rayain kemenangan kita ini. " usul nathan.


" nah boleh tuh kita makan - makan isi tenaga lagi lah." timpal azka.

__ADS_1


" ah lo mah urusan makan aja gercep." ujar Gilang.


" gimana pada mau gak? " tanya nathan.


" boleh lah." jawab justin.


nathan pun melihat pada yang lainnya mereka pun mengangguk tanda setuju.


" oke karena semuanya sudah setuju, sekarang kita tentuin tempat nya. ada yang punya usul? " tanya nathan.


" hmm gimana kalo di cafe lotus aja. makanannya enak- enak. " usul Keisha.


" ah iya betul cafe lotus aja tempat nya juga nyaman. " ucap justin.


" yang lain gimana setuju? " tanya nathan.


mereka pun mengangguk, setelah mendapatkan tempat yang akan mereka tuju, para cowok pun segera membersihkan diri terlebih dulu. sedangkan para cewek menunggu di bangku lapangan.


setelah beberapa menit para cowok pun telah selesai mereka pun segera pergi menuju tempat yang sudah ditentukan.


akhirnya mereka pun sampai di cafe. amanda yang baru masuk cafe ini langsung menyukai nya karena cafe ini memiliki desain yang amat bagus dan nyaman. mereka pun segera mencari tempat duduk dan mulai memesan makanan.


" emmm enak juga." ucap amanda setelah mencoba pesanannya.


" benerkan ucapan gue makanan disini tuh enak-enak." ucap Keisha.


" lo tau cafe ini tapi gak ajak gue kesini." ujar amanda.


" hehe gue baru dua kali kesini itu juga gak sengaja aja liat postingan di IG karena penasaran makanya gue kesini."


" sama siapa lo kesini gak mungkin sendiri kan? " selidik amanda karena dia tau Keisha gak mungkin datang ke cafe sendirian.


Keisha pun menjadi gelagapan mendengar pertanyaan amanda, " ee sama sodara, ah iya sama sodara gue."


bodoh banget sih manda kan tau gue gak mungkin pergi sendiri semoga aja dia percaya. ucapnya dalam hati. Keisha belum bisa cerita yang sejujurnya pada amanda biar nanti saja kalau sudah pasti. sedangkan cowok yang mendengar nya tersenyum geli karena lucu dengan tingkah Keisha.


" yakin? "


" ya- yakin lah. tadinya gue mau ajak lo tapi gue takut aja ganggu lo sama Xavier makanya gue ajak sodara gue."

__ADS_1


" hmm padahal lo kan bisa chat gue dulu."


" iya iya nanti kita kesini lagi berdua kita me time, oke." rayu Keisha.


" oke deh."


mereka pun melanjutkan memakan makanan mereka.


entah kenapa amanda merasa bahwa Clarissa seperti tengah mencuri-curi pandang ke arah Xavier, namun amanda pun mencoba menepis pikiran itu.


Xavier yang melihat amanda seperti gelisah pun segera bertanya, " ada apa? " tanyanya.


"gak papa kok." jawab amanda.


" yakin? "


amanda pun mengangguk.


" gue tau apa yang lo pikirin." bisik Keisha.


amanda pun menoleh pada Keisha, " nanti gue jelasin." ucap Keisha.


setelah selesai makan mereka pun memutuskan untuk berdiam dulu sebelum pulang. amanda pun izin untuk pergi menuju toilet bersama Keisha.


" sha maksud lo tadi apa? " tanya amanda setelah berada di dalam toilet.


" gue cerita di rumah lo aja nanti ya sekalian nginep kalo disini kelamaan nanti." ucap Keisha.


amanda pun mengangguk walaupun pun penasaran. mereka pun keluar dari toilet namun tak sengaja amanda menabrak seorang cewek.


brughh.


aduh.. ucap cewek itu.


" aduh sorry, sorry banget gue gak sengaja. " ucap amanda.


" sini gue bantu." ucapnya lagi sambil mengulurkan tangan. cewek itu pun menerima uluran tangan amanda. setelah berdiri cewek itu menatap orang yang menabraknya.


" loh manda... "

__ADS_1


__ADS_2