
" sejak...nanti deh kita ceritain sekarang kita pulang aja. " ajak Keisha biarlah nanti amanda yang menjelaskan pada elena dan Clarissa.
elena dan Clarissa pun mengangguk walaupun masih penasaran, dia pun sempat mendengar tentang kedekatan mereka cuma dia hanya mengira itu gosip tapi ternyata memang kenyataan.
" ya sudah lo hati-hati dijalan. " ucap elena.
" iya kalian juga. bye." pamit Keisha sambil melambaikan tangannya dibalas oleh mereka.
lalu mereka pun berjalan menuju kendaraan nya masing-masing.
sedangkan amanda duduk dengan tenang di belakang xavier sambil menikmati perjalanannya yang ramai dengan kendaraan melupakan kejadian di parkiran tadi.
xavier sesekali melirik arah belakang melalui kaca spion nya.
" mau langsung pulang? " tanyanya.
amanda yang tak mendengar jelas pun sedikit mencondongkan badan nya.
"apa" Jawab amanda dengan sedikit berteriak.
" mau langsung pulang? " tanyanya lagi.
" hah, uang? gue bawa."
" bukan uang tapi pulang. " ucap xavier sedikit mengeraskan suaranya.
" puding. engga gue gak mau puding."
xavier yang mendengar nya pun mendengus saat lagi-lagi amanda menjawab melantur ya memang keadaan jalanan sangat ramai jadi wajar saja susah untuk mendengar.
xavier pun menghentikan motor nya ditempat teduh lalu ia menoleh ke belakang.
" kenapa? " tanya amanda sambil membuka kaca helm nya.
" ck lo tuh ya gue tanya apa lo Jawab apa."
" hehehe abis nya kurang jelas suaranya." Jawab amanda sambil cengengesan.
" gue tuh paling gak bisa kalo diajak ngobrol dimotor apalagi pake helm suka gak kedengeran." lanjutnya.
xavier pun menggelengkan Kepala nya pelan.
melihat ekspresi amanda pun gemas. tanpa sadar dia pun mengangkat tangan nya lalu mencubit pipi amanda pelan.
" aww. " ringis amanda.
xavier pun tersadar dengan apa yang ia lakukan lalu melepaskan tangan nya.
" eh sorry gue gak sengaja." ucap nya. " huh kenapa gue lakuin itu sih. " rutuk nya dalam hati.
" emm iya. oh ya tadi lo ngomong apa pas dijalan."
tanya amanda tanpa mempermasalahkan hal barusan.
" em tadi gue tanya kita mau langsung pulang atau lo mau ke tempat mana dulu gitu? " ucap xavier mengulang pertanyaan nya.
" boleh ga kalo gue mau ke danau yang kemarin dulu. " pinta amanda.
" yakin mau kesana? emang lo udah gak papa? "
" gue udah gak papa kok."
__ADS_1
" ya sudah kalo gitu? mau beli makanan dulu? "
amanda pun mengangguk dengan semangat seperti nya makan dipinggir danau menyenangkan. pikir nya.
" mau." serunya.
xavier pun mengangguk, " oh ya lo udah kasih tau mommy jangan sampai mommy lo khawatir. "
" oh iya gue lupa.bentar gue telpon dulu." ucap nya lalu merogoh handphone.
" ck kebiasaan deh."
" ya namanya juga lupa." ucap amanda lalu membuka helm nya.
amanda pun segera menelpon mommy lalu meminta izin padanya. xavier pun kembali menghadap depan tapi dia terus melirik amanda dari kaca spionnya.
" hallo assalamu'alaikum mommy. " sapa amanda.
" waalaikumsalam, ada apa sayang?" tanya mommy.
" mommy manda izin pulang telat ya? "
" emang nya kamu mau kemana? mau jalan sama Keisha? " tanya mommy.
mommy mengira amanda pulang dengan keisha, karena tadi dia diantar supir dan bilang akan pulang sama Keisha.
" engga mom, manda pulang sana xavier. " Jawab amanda pelan.
" xavier? oh mommy tau kamu mau jalan dulu sama dia. " goda mommy.
" ih mommy engga gitu juga." ucap amanda sambil cemberut, xavier yang melihat itu dari kaca spion pun tersenyum geli melihatnya.
" manda cuma mau ke danau terus makan disana deh udah gitu pulang." sambungnya.
" iya, siap mommy."
" mommy mau bicara dulu sama Xavier sebentar boleh."
" iya." amanda pun menepuk pelan pundak Xavier, Xavier pun menengok ke belakang.
" apa?" tanya nya.
" nih mommy mau ngomong." ucap manda sambil menyodorkan handphone nya dia pun menerima nya.
" halo assalamu'alaikum mom."
" waalaikumsalam Xavier. mommy cuma mau bilang titip amanda ya, sama kalian Hati-hati jangan ngebut-ngebut bawa motor nya, sama pulang nya jangan terlalu sore.oke."
" oke mom, Xavier akan jaga dan turuti pesan mommy."
" baiklah kalo begitu, semoga acara ngedate nya lancar ya." ucap mommy sambil menggoda Xavier.
Xavier yang mendengar nya pun malu terlihat dari wajahnya yang mulai memerah, apakah ini bisa di namakan ngedate juga, pikir nya.
amanda yang melihat Xavier memerah pun menatap nya heran, sadar akan hal itu Xavier pun memalingkan wajahnya.
" em mommy mau bicara lagi sama amanda."
" iya." Xavier pun segera menyodorkan handphone itu lalu membalikkan badan nya lagi kedepan. amanda pun bingung melihat tingkah Xavier.
" iya mom, udah kan? " tanya amanda.
__ADS_1
" iya sayang udah, mommy tutup ya assalamu'alaikum, selamat ngedate." mommy pun tertawa.
" ih mommy. iya waalaikumsalam." tut mommy pun mematikan sambungan telpon nya.
amanda pun menyimpan handphone nya setelah mommy mematikan handphone nya. melihat amanda sudah menyimpan handphone nya Xavier pun kembali menengok ke belakang.
" udah? " tanyanya.
amanda pun mengangguk, kini ia tahu kenapa Xavier memalingkan wajahnya pasti mommy berbicara aneh padanya.
" lalu kita mau beli makanan dimana? " tanya Xavier.
" em gue tahu, tempat nya gak jauh dari danau itu kok. yuk kita kesana." Xavier pun mengangguk lalu mereka pun pergi ke arah danau itu.
amanda pun terus memperhatikan jalan juga takut tempat mereka beli makanan terlewat. setelah hampir sampai amanda pun menepuk pundak Xavier agar berhenti.
" nah di sana." tunjuk amanda pada sebuah warung makan yang terlihat ramai.
" lo yakin mau beli makanan di sana? " tanya Xavier ragu dia sih tak masalah untuk makanan di warung seperti itu karena dia sudah terbiasa apalagi saat sedang tur bersama geng nya mereka lebih nyaman makan di warung di banding restoran.
amanda pun mengangguk, " lo pasti ngira kalo gue gak bisa makan makanan di warung-warung gitu kan."
Xavier pun mengangguk.
" ck gue tuh gak kayak gitu gue bisa kok makan makanan di warung gitu apalagi lo lihat warung nya ramai banget pasti di sana makanan nya enak-enak,atau lo yang gak bisa makanan di warung gitu. " Jawab amanda.
Xavier pun menoyor kepala amanda pelan, " huh sok tau gue tuh sering makan di warung kayak gitu bareng temen gue."
amanda pun mengusap dahinya pelan lalu memasang wajah kesal dan cemberut" ih gak usah noyor juga dong."
" gak usah pasang wajah gemesin bisa." ucap Xavier namun gak terlalu terdengar oleh amanda
" hah? apa? "
" engga, ayo jadi kesana." ucap Xavier mengalihkan pembicaraan.
" yaudah ayo."
mereka pun pergi menuju warung makan itu yang ada si sebrang nya. setelah sampai amanda langsung turun lalu membuka helm nya tapi karena tali nya susah dilepas maka amanda pun tak jadi membuka nya.
" kenapa gak dilepas helm nya? " tanya Xavier bingung karena amanda masih menggunakan helm.
" em gak usah deh biar gak ribet harus buka lepas. " alibi amanda.
Xavier percaya lalu mengajak nya masuk.
di sana sudah tersedia berbagai masakan yang membuat amanda tergiur mencoba nya. mereka pun segera memilih dan membungkus nya tak lupa membeli minuman juga.
setelah membeli makanan mereka pun pergi menuju danau. setelah sampai di danau amanda pun segera turun Xavier pun melepaskan helm nya lalu menghampiri amanda yang masih menggunakan helm dan sudah ada di pinggir danau.
" gak dilepas? " tanyanya.
" em sebenarnya rada susah sih. " ucap amanda ragu.
" kenapa gak bilang, jangan bilang tadi cuma alesan lo doang."
" hehe."
" ck dasar."
Xavier pun mendekat lalu meraih tali helm amanda.
__ADS_1
deg...
bersambung..