
setelah menunggu beberapa saat kini giliran tim Xavier melawan tim dari sekolah trisakti yang di ketuai oleh haris. tim mereka masuk ke grand final dan final nya akan dilakukan besok.
haris pun menampilkan senyum mengejek di wajahnya seakan meremehkan Xavier. Xavier tak terpengaruh oleh hal itu dia hanya menampilkan raut wajah datarnya.
amanda yang melihat lawan Xavier pun merasa was-was dia takut kalo tim lawannya membuat hal yang merugikan atau mencelakai Xavier. Dari wajah nya saja amanda bisa menilai bahwa orang itu akan melakukan hal apa saja untuk menggapai apa yang ia inginkan.
kini Xavier dan haris saling berhadapan suara pluit pun terdengar pertanda pertandingan di mulai dengan gesit Xavier bisa mendapatkan bola lalu mengoper nya pada max, max pun dengan lincah menangkap nya dia pun menggiring bolanya lalu melempar bola itu pada Xander, Xander menerima nya dan shut bola masuk menjadi poin awal untuk tim Xavier.
melihat itu haris menjadi kesal dia pun dengan segera berusaha mengambil bola dan kini bola itu pun ada di tangan Xavier dia pun segera berusaha untuk mengambil bola itu.
" gue lihat cewek tadi cantik juga. " ucap haris di sela usahanya Xavier pun terdiam tak menghiraukan.
" kalo misalnya gue deketin gak masalah kan apalagi kalo liat dia sekarang sedang menatap cemas gitu makin gemes."
Xavier pun melirik ke arah tempat amanda dan sayang nya hal itu di manfaatkan untuk haris mencuri bola Xavier yang melihat itu pun segera berusaha mengambil bolanya lagi.
haris pun dengan segera mengoper pada temannya dan shutt bola masuk memberikan poin untuk tim haris.
" sial." kesal Xavier.
" fokus." ucap max.
Xavier pun memfokuskan diri lagi pertandingan pun semakin sengit karena saling memperebutkan poin dan shuut Xavier pun memberikan three poin untuk akhir pertandingan hari ini otomatis membuat sekolah nya masuk ke final.
__ADS_1
" arrrgh sial kenapa harus dia lagi yang menang." teriak haris sambil melemparkan bola ke sembarangan tempat.
haris pun segera melangkah ke arah Xavier lalu berdiri di hadapan nya.
" gue boleh kalah hari ini tapi suatu saat gue akan bisa kalahkan lo." ucapnya Xavier pun tak menghiraukan nya lalu berbalik namun ucapan haris membuat dia menghentikan langkahnya.
" oh ya gue juga bisa rebut cewek lo itu buat gue."
mendengar itu pun Xavier menjadi geram sudah dari tadi dia marah karena haris selalu membawa- bawa amanda.
Xavier pun berbalik lalu menarik baju haris, " jangan pernah lo berani usik cewek gue atau lo akan tau akibatnya." Xavier pun melepaskan baju haris dengan kasar lalu berbalik meninggalkan nya.
" cewek itu adalah kelemahan nya. hah menarik."
seorang gadis yang melihat itu pun tersenyum misterius dia pun pamit menuju toilet saat haris pergi.
pertandingan hari ini pun telah usai dan akan di lanjutkan kembali besok yang menjadi penentuan dari pertandingan ini. besok adalah pertandingan terakhir tim Xavier melawan tim dari sekolah garuda.
para siswa pun mulai berhamburan untuk pulang begitu pula Keisha dan Clarissa mereka tadi izin ke toilet sebelum pulang. sedangkan amanda dan elena mereka masih duduk disana sambil menunggu kekasih nya.
" gak nyangka ya sekolah kita masuk ke final." ucap elena.
" iya itu adalah hasil kerja keras mereka selama ini. akhirnya kerja keras mereka terbayar ya walaupun masih perlu mempersiapkan untuk besok juga sih. " jawab amanda.
__ADS_1
" oh ya btw kayak nya Keisha dan Clarissa langsung pulang deh, soalnya gak ada tuh tanda- tanda mereka balik lagi."
" eh iya ya mereka gak ada lagi nongol kesini."
" yaudah lah kita tunggu pacar kita disini aja."
" oh ya gimana rasanya jadi pacar kepten basket?" ucap elena sambil menggoda amanda.
" hemm ya begitulah gue kadang suka kesel deh banyak cewek yang suka sama dia."
" ya pastilah secara kapten basket dan ketua geng pasti nya banyak yang ngincer apalagi di tunjang sama tampangnya. udahlah harus sabarin hati tapi yang penting lo yang berhasil dapetin hati dan raga nya itu yang paling penting." nasehat elena.
" iya lo benar, kalo lo gimana lo juga sama kan kayak gue secara Xander masuk ke jajaran most wanted di sekolah."
" ya samalah sama lo tapi kadang gue insecure sama diri gue yang gak bisa di banding kan dengan Xander."
" na lo gak boleh insecure sama diri lo apa lagi lo insecure jika bersanding dengan Xander, harus nya lo senang karena dari banyak nya cewek yang deketin Xander cuma lo yang bisa dapetinnya. "
" heem lo benar, eh kok mereka lama ya."
" ya mungkin sedang kumpul dulu na."
mereka pun saling bercerita sedangkan seorang cewek kini sedang diam- diam menunggu seseorang keluar dari ruang ganti. saat orang itu keluar dia pun dengan cepat memanggilnya.
__ADS_1
" tunggu."