
Zoya segera masuk ke kamar begitu sampai di mansion. Zoya bersih-bersih dan merebahkan tubuhnya di kasur seraya berfikir nasibnya didunia novel ini.
"Gw benar-benar bingung, kapan sih si Kyena ngasih ingatannya .Isi diarynya juga gak berguna banget, dikit-dikit Briyan Mulu astaga" gumam Zoya pusing sendiri dengan nasibnya.
Tiba-tiba muncul sekumpulan asap yang menampakkan sesosok gadis "Hai" sapa gadis itu.
"Hak.... Apanih!!! Setan?!? astaga hidup di dunia novel benar-benar sudah berhasil membuatku gila" ucap Zoya seraya pingsan.
"Lah malah pingsan padahal aku cuma mau ngasih ingatan sama ngobrol doank" ucap sesosok gadis dalam rupa gumpalan asap itu. "Ya sudah nanti aja deh dia udah pingsan juga" tambahnya seraya menghilang.
Ih... Anjim seram Bener ni novel gumam"Zoya setelah sadar dari pingsannya." Halo Zoya" sebuah suara menyapa Zoya ditengah kebingungannya .
Zoya menoleh kesana-kemari sampai ia melihat seorang gadis dengan gaun putih dan rambut panjang yang sedang melayang kesana-kemari.
"Lo setan yang tadi kan? tanya Zoya ,ukh.. berarti gue belum gila ucap Zoya bersyukur
"Enak aja masa cantik begini dibilang setan,aku kyena asli pemilik raga yang kamu tempatin" jelas gadis tersebut seraya turun dari aksi melayang-layang nya tadi dan sekarang berada di depan Zoya.
"Jadi Lo ngapain disini?kenapa gw masuk ke tubuh lo? .trus tubuh asli gw gimana?
Lo jadi setan gentayangan kah sekarang? Kenapa gak kembali aja ke tubuh asli Lo ini?" cecar Zoya dengan banyak pertanyaan.
"Zoya kamu menyakiti hatiku, aku bukan setan" kata Kyena berucap dramatis.
"Dih Alay Lo"seru Zoya memasang tampang jijik .
"Heh jawab pertanyaan gw tadi" tambah Zoya ngegas
"Ok-ok Pertama aku mau bilang kalau tubuh kamu itu udah dibawah tanah" kata Kyena.
"Maksud Lo gimana ?" kata Zoya bingung.
"sorry Zoya but you are already dead killed by your Father's enemy.Kamu sih sok-sokan mau mandiri ya ngasih peluang donk sama musuh Ayah Kamu" jawab Kyena menjelaskan.
__ADS_1
"Huh.. memang tidak ada hal baik yang berhubungan dengan dia , astaga kurasa sekarang dia sudah Senang karena bebannya sudah mati. Kata Zoya membalas perkataan Kyena sembari berbaring menangkup wajahnya mengingat perlakuan buruk Ayahnya padanya dulu.
"Jangan berpikiran seperti itu,justru sebaliknya Ayahmu sedih dan menyesal membiarkanmu pergi dari rumah setelah mengetahui kamu mat* karena dibunuh musuhnya. kata Kyena
"Ya baiklah setidaknya dia sedikit menyesal. Balas Zoya menanggapi dengan mimik tidak peduli.
"So kenapa gw jadi kesasar diraga Lo? kata Zoya bertanya.
"Hmm entahlah, setidaknya ada hal positifnya bukan? kamu akan mendapatkan keluarga sempurna. kata Zoya.
"Tapi kan ini bukan keluargaku,lagian aku tidak ingin mati konyol seperti kisah hidupmu" kata Zoya tidak terima.
"Hei ini bukan kehidupan novel. Mungkin bagimu disini adalah kehidupan novel tapi bagi kami ini adalah kehidupan kami, kehidupan real dan nyata. Dan untuk novel yang kamu baca anggap saja itu sudah tidak ada. bukankah kehidupan disini sama saja dengan kehidupanmu dulu? tanya Kyena.
"Benar sih" gumam Zoya
"Jangan fokus berpatokan pada kisah hidupku di dunia novel. kamu bebas menentukan kisah mu" tambah
kyena.
"Maaf Zoya aku juga ga tau, aku hanya bisa menyampaikan sampai disini saja dan aku mohon ubah alur hidup aku,dan ingatlah untuk bahagia". balas Kyena.
Sudah ya, waktuku tidak banyak sampai jumpa dan untuk ingatanku tenang saja itu akan segera datang mungkin akan sedikit sakit dan membuat mu pusing.
Nikmati hidupmu Zoya tambah kyena sembari menghilang. Meninggalkan Zoya yang mulai pusing karena semua memori Kyena berdatangan layaknya kaset rusak dikepalanya.
__________
"Pagi yang indah untuk hariku yang baru, umm aku rasa tidak ada salahnya kalau aku menjadi Kyena Zoya Ravvena ,aku akan mengubah alur kisah mu kye!!" seru Zoya bertekad.
"Saat ini Anita dan Zoya sedang dikantin, ya sejak mentraktir satu kelas Zoya, Audie dan Anita menjadi akrab meski Audie dan Anita kadang kala masih bertengkar untuk hal² sepele bila kalian bertanya tentang Audie, Dia sedang dihukum lantaran terlambat datang ke sekolah.
Saat keduanya sedang menikmati makanannya, sebuah tangan tiba-tiba sebuah tangan merampas jus mangga Anita dan meminumnya hingga tandas.
__ADS_1
Anita melotot "Astaga juss gw" pekiknya tidak terima.Dia belum meminumnya dan kini tanpa dosa Audie datang dan langsung menandaskannya.
"akh, segera bener" sendawa gadis itu dengan tampang tak bersalah. Mengambil tisu melap Wajahnya yang memerah dipenuhi keringat.
"Bagi donk nit Lo ga kasihan sama gw,sialan emang tu ketos.
telat doank,gw disuruh ngebersihin halaman belakang sekolah njir sendirian.Kur*ng asem emang tu ketos .Adunya menggebu gebu menggebrak meja mengejutkan meja sebelah mereka lalu mengambil bakpau Zoya dan memakannya.
Zoya yang bakpao nya diambil menatap nya datar padahal dia ingin memakannya setelah baksonya habis.
dan sekarang malah dihabiskan oleh Audie dengan seenk jidatnya.
"Bagi ya Zoy" ucap Audie cengar-cengir gw cape,laper lagi tambahnya mengelus perut ratanya.
"Ya Sono Lo beli sendiri gw juga lagi laper Jamila ucap Zoya kesal
"jangan pelit-pelit nape dah , orang pelit kuburannya sempit balas Audie .
yang dibalas dengan bola mata memutar dari Zoya
"Trus kenapa Lo kerjain kan bisa Lo tinggalin dan masuk kelas. Kata Anita.
"Masalahnya Gw diawasin njir emang tu ketos kurang kerjaan" gerutu Audie.
"Bukannya Lo suka diperhatiin sama tu ketos harusnya Lo senang dong" goda Zoya
"Apaan sih,gak lagi ,tu ketos kejam gak minat lagi gw" balas Audie mencomot bakpao terakhir Zoya.
"Paling bentar lagi lo nanya-nanya lagi sama gw tentang si Ryan (nama ketos pujaan neng Audie)ucap Anita memutar bola matanya. (Ryan itu kakak sepupu Anita ygy)
"kaga gak bakal" kata Audie beranjak pergi ke Ibu kantin untuk memesan makanan.
tiba-tiba.........
__ADS_1
TBC wkwk
jangan lupa tekan jempolnya dm dan jangan jadi Sider ygy bye bye