Antagonis Novel

Antagonis Novel
64


__ADS_3

" tunggu. "


haris pun membalikkan badannya dia mengangkat sebelah alisnya menatap seorang gadis yang menghentikan langkahnya itu. dilihat dari seragamnya dia bukan murid dari trisakti melainkan murid di sekolah ini.


gadis itu pun segera melangkah mendekati haris namun dia pun tetap mengawasi sekitar nya.


" siapa lo? " tanya haris.


" ada hal penting yang mau gue omongin sama lo."


ucap gadis itu.


" hal penting apa? "


" gak disini kita ketemu di cafe lizy."


" gue gak kenal lo dan gak ada hal penting menurut gue." haris pun membalikkan badannya berniat pergi namun ucapan gadis itu menghentikan niatnya.


" ini tentang xavier, gue tau lo pingin banget ngalahin xavier kan."


haris pun membalikkan badannya, " apa yang lo tau tentang dia? "


gadis itu tersenyum miring dia sudah mengira kalo haris akan tertarik, " besok jam 7 malam kita ketemu di cafe lizy." lalu gadis itu pun pergi meninggalkan haris yang menatap kepergian nya.


haris pun segera pergi dari sana menuju teman- temannya.


di tempat lain xavier dan Xander menghampiri para kekasih nya yang sedang asik bercerita hingga tak sadar kedatangan mereka.


mereka pun berdeham agar mereka sadar dengan keberadaan nya.


" ekhemzz."


" loh kalian udah selesai." tanya amanda.


mereka pun mengangguk.


" yaampun saking asik nya kita sampai gak sadar kalian udah selesai." ucap amanda lagi.


" haha iya ya, yaudah yuk kita pulang aja."


amanda pun mengangguk lalu mereka pun berdiri.


xavier pun mengulurkan tangannya amanda pun menyambut uluran tangan itu begitu pula elena juga Xander mereka saling bergandengan tangan.


mereka pun beranjak pergi menuju parkiran dan berpisah dari sana.


kini amanda dan xavier tengah di perjalan pulang.

__ADS_1


" selamat ya kamu masuk ke final besok, aku gak nyangka deh sekolah kita bisa masuk final. semoga kita bisa menang final besok." ucap amanda sambil tersenyum.


" aminnn.. makasih sayang itu juga berkat kamu."


amanda pun tersipu mendengar nya. " kok berkat aku?" herannya.


" ya emang berkat kamu karena kamu memberikan aku semangat."


" ish kamu ya. "ucap amanda tersenyum malu.


Tiba-tiba amanda teringat dengan kejadian saat istirahat.


" oh ya vier kalo boleh tau cowok yang tadi pas istirahat siapa kok kamu kayak yang gak suka banget sama dia." tanya manda hati- hati.


Xavier pun menghentikan motor nya yang ternyata sudah sampai di depan mansion amanda. amanda pun turun tangan Xavier pun bergerak membuka helm amanda sambil menjawab pertanyaannya.


" dia adalah haris, orang yang sangat ingin mengalahkan ku, baik di sekolah mau pun di jalanan. dia bisa melakukan hal curang makanya aku takut kamu kenapa- kenapa. sekarang aku minta sama kamu kalau suatu saat kamu tak sengaja bertemu dengan dia kamu lebih baik menghindar. mengerti sayang." amanda pun mengangguk.


" yaudah aku pamit pulang ya besok pagi aku jemput lagi."


" iya kamu hati-hati ya."


Xavier pun mengangguk tersenyum." assalamu'alaikum."


" waalaikumsalam."


" assalamu'alaikum mom."


" waalaikumsalam baru pulang sayang."


" iya mom."


" gimana pertandingan nya? seru pasti."


" alhamdulillah mom tim Xavier masuk final besok, iya mom seru banget."


" wah bagus dong, mudah - mudahan besok tim Xavier meraih kemenangan."


" aminnn."


" yaudah gih kamu ke atas bersih- bersih terus istirahat pasti capek."


" iya mom, manda ke atas ya. muach." ucap amanda sambil mengecup pipi mommy.


" iya sayang."


manda pun pergi menuju kamarnya. dia segera membersihkan badannya karena terasa gerah sekali. setelah membersihkan badan dia pun membaringkan tubuhnya di atas kasur.

__ADS_1


amanda pun teringat waktu menuju kelulusan sebentar lagi, setelah pertandingan ini selesai mereka akan menghadapi ujian lalu kelulusan.


mengingat itu amanda menjadi bingung apakah hubungan mereka bisa bertahan. memikirkannya membuat ia menjadi sedih. dia takut hubungan mereka tak bertahan karena hubungan LDR banyak sekali yang gagal seperti nya dia harus membicarakan ini pada Xavier.


amanda jadi teringat kembali saat bunda tau hubungan mereka. bunda sangat senang sekali begitu pula mommy nya.


flashback.


sehari setelah Xavier meminta izin pada daddy dan mommy amanda diajak Xavier untuk kerumah nya. kedatangan nya di sambut oleh bunda, bunda pun mengajak nya untuk masuk ke rumah meninggalkan Xavier begitu saja. Xavier yang ditinggalkan oleh bunda dan kekasih nya itu hanya menggelengkan kepalanya lalu dia pun menyusul mereka.


" manda bunda seneng banget mendengar hubungan kalian berdua. bunda mau bilang makasih kamu mau nerima Xavier. ya walaupun Xavier cuek tapi bunda jamin dia setia." cerocos bunda, Xavier yang mendengar nya pun mendengus pelan.


amanda pun tersenyum menanggapi nya.


" iya bunda do'ain biar hubungan kita langgeng."


bunda pun menggenggam tangan amanda, " iya bunda do'ain semoga hubungan kalian langgeng hingga bisa menuju pelaminan dan menua bersama."


" aminn. makasih bunda." ucap amanda.


bunda pun membawa amanda ke pelukan nya. " Sama-sama sayang."


" kak manda beneran pacaran sama bang Xavier? " ucap viera yang baru datang.


bunda pun melepaskan pelukannya. amanda pun mengangguk.


" kok mau sih kak sama bang Xavier yang cuek gitu?" goda viera.


" diem deh dek." sahut Xavier.


" ye emang bener lah abang kan orang nya emang cuek."


" ya beda dong kalo sama orang yang di sayang." jawab Xavier.


" oh jadi abang sayang nih sama kak manda."


" sayang lah." ucapan Xavier membuat amanda tersipu bahkan pipinya mulai merona.


" loh kak manda kenapa kok pipinya jadi merah."


" hust udah dek kamu ya malah godain kakak- kakak kamu."


" hehehe iya iya."


mereka pun akhirnya melanjutkan perbincangan bahkan bunda dan amanda pun memasak bersama.


flashback off.

__ADS_1


mengingat itu membuat nya jadi tersenyum dia harap semua yang di khawatir kan nya akan baik- baik saja. namun amanda tak pernah tau bahwa seseorang sedang merencanakan keretakan hubungan mereka.


__ADS_2