
kini amanda tengah berada di dalam rumah nya dulu. tadi setelah menyampaikan tujuan nya dia di ajak masuk untuk kedalam rumah itu.
amanda duduk di ruang tamu, dia pun mengedarkan pandangan nya masih tampak seperti dulu. tak lama datang lah seorang ibu yang tak lain mama nya dulu disusul oleh suaminya.
fokus amanda kini teralih padanya. amanda terus memperhatikannya hingga titik fokus nya jatuh pada perut sang mama yang sedikit membuncit. mama amanda dulu memang terlihat masih muda walaupun usianya sudah 40 tahunan dan memiliki tubuh yang bagus karena rajin berolahraga jadi kini terlihat jika dirinya sedang berbadan dua.
amanda senang dan berharap mereka sehat hingga lahir nanti.
" ekhem ngomong- ngomong tante baru tau kalo amanda punya teman yang namanya sama dengan dia." ucap mama amanda yang sedikit curiga.
amanda pun memikirkan jawaban nya agar terlihat meyakinkan, " em sebenarnya kami berteman hanya sebentar karena waktu itu saya harus pindah tan, dan kami berkomunikasi lewat media sosial jadi wajar kalau tante gak tahu. Dan karena sekarang saya sedang ada urusan disini makanya saya kesini ingin bertemu dengan amanda." Jawab amanda meyakinkan.
mama putri( kita panggil putri aja biar gak bingung).
mama putri pun mengangguk tanda mengerti, "tante mengerti sekarang tapi jika ingin bertemu dengan putri kamu harus ke rumah nya yang baru sekarang."
amanda pun memasang wajah bingung pura-pura tidak paham apa yang di maksud, " maksudnya tan, putri pindah? "
mama putri pun menggeleng lalu tatapan nya menjadi sendu, sang suami yang memahami itu pun segera mengusap punggung nya berharap itu bisa menenangkan nya.
" sebenarnya putri sudah meninggal." ucap sang ayah.
amanda pun langsung memasang wajah kaget lalu matanya ikut berkaca- kaca karena turut sedih melihat mereka yang kehilangan. " apa? meninggal? ta-tapi kenapa? gak mungkin kan tan, om. gak mungkin putri pergi secepat ini."
" ini benar nak, putri meninggal karena jatuh dari tangga sebulan yang lalu kami sudah membawa nya kerumah sakit namun di gak bisa bertahan. kami pun Sama-sama tak menyangka jika putri secepat ini. " ucap ayah putri berusaha tegar sedangkan sang istri sudah terisak.
amanda pun ikut terisak." hikss saya benar-benar gak menyangka tan, om. saya turut berdukacita semoga putri diterima disisinya juga om dan tante bisa ikhlas dan tabah. saya yakin putri juga gak mau jika melihat orang tuanya bersedih."
" iya nak Terima kasih tante dan om sudah merelakan, kami gak mau membuat dia sedih diatas sana walaupun berat kami akan berusaha dan terus mendoakan agar putri tenang. " ucap mama putri setelah bisa mengontrol tangisan nya.
" amin. bolehkah saya tau alamat rumah baru putri tante, om. manda ingin mengujunginya."
" boleh, nanti biar tante suruh supir buat antar kesana." jawab mama putri.
" makasih tante maaf merepotkan."
" gak papa nak kami senang jika ada teman nya yang mengunjungi dan mendoakan di sana." ucap ayah putri.
__ADS_1
" kalo gitu saya pamit sekarang saja tante, om."
pamit amanda.
" sekarang? sekarang waktu nya makan siang nak, kamu makan siang disini dulu yuk." ajak mama putri.
" gak usah tante nanti saya makan diluar saja." tolak halus amanda.
" disini saja ya ini kemauan dia loh." ucap tante sambil mengusap perutnya.
amanda pun kaget sambil menutup mulut nya, " tante hamil? "
mama putri pun mengangguk tersenyum. " iya jadi kamu mau ya? "
amanda pun mengangguk, " baiklah karena ini kemauan dede bayi jadi kak manda akan menurutinya." seru amanda.
mama putri pun senang entah kenapa dia merasa bahagia melihat amanda ikut bahagia mendengar berita kehamilan nya, amanda terlihat seperti kakak yang bahagia mendapatkan seorang adik. andai putri masih ada mungkin kebahagiaan nya akan terasa lengkap, tapi mama putri segera menepis pikiran nya ia tak boleh terus bersedih.
mama amanda pun segera mengiring amanda menuju ruang makan disusul oleh ayah dibelakang. ayah yang melihat istrinya terlihat senang pun ikut senang melihat nya.
amanda senang karena dia bisa berkumpul seperti ini lagi. dia berharap mereka akan terus bahagia. mereka pun mulai makan siang setelah selesai amanda pun harus segera pamit karena waktu nya hanya sebentar dia takut membuat orang tua nya khawatir.
" amin terimakasih doanya ya nak, tante harap juga kamu main lagi kesini nanti."
" iya tante nanti jika manda libur manda akan sempetin main kesini."
" iya kak, kamu hati-hati dijalan nya, supir sudah menunggu di depan."
" Baiklah tante om manda pamit assalamu'alaikum. "
" tunggu sebentar nak." ucap mama putri menghentikan.
amanda pun menatap bingung, " ada apa tante? "
" bolehkah tante memeluk manda? " pinta nya.
amanda pun tersenyum lalu mengangguk, " boleh tante."
__ADS_1
mama putri pun tersenyum lalu menarik amanda ke pelukan nya. mama putri pun merasa rasa rindu nya sedikit terobati dengan pelukan amanda. setelah beberapa menit mereka pun melepaskan pelukan nya, " terimakasih ya nak. rasa rindu tante sedikit terobati berkat mu."
" iya tante sama-sama, manda pamit ya assalamu'alaikum." ucap amanda lalu meraih tangan mereka untuk salam setelah nya dia pun beranjak keluar.
" waalaikumsalam." jawab mereka.
amanda pun kini tengah berada di mobil menuju pemakaman. supir menujukkan letaknya agar amanda tak tersesat lalu pamit pergi karena amanda yang menyuruh nya.
dan tentang taksi online amanda sudah menyuruh mengikutinya jadi ia tinggal pulang nanti.
amanda pun berjongkok di depan nisan amanda putri.
" putri gue tadi sudah bertemu dengan orang tua lo, mereka sedih karena kehilangan lo begitu pun gue walau bagaimana pun gue pernah hidup di raga lo beberapa tahun. dan gue juga merasa kan kesedihan mereka. tapi lo tenang saja mereka sudah berusaha ikhlas merelakan kepergian lo. gue harap lo tenang diatas sana. gue pamit makasih lo udah izinkan gue meminjam raga lo dulu. gue pamit." ucap amanda sebelum pergi dia pun berdoa disana setelah nya dia pun pergi.
amanda masuk ke taksi online yang sudah menunggu nya di sana.
" maaf lama pak." ucap amanda pada supir taksi itu.
" iya gak papa neng. sekarang kita kemana? "
" kita ke mall tadi pagi."
" baik neng."
supir itu pun melajukan mobil nya ke mall tadi pagi. amanda pun diam sambil melihat pemandangan sekitar.
setelah satu jam lama nya mereka pun sampai di mall itu. amanda pun segera turun dan membayar tak lupa dia memberikan tip lebih pada supir, awalnya supir menolak tapi amanda memaksa akhirnya supir itu pun menerima nya lalu mengucap banyak terimakasih.
amanda pun masuk ke dalam mall itu dia harus berbelanja tak mungkin jika ia pulang dengan tangan kosong yang ada orang tua nya curiga.
amanda kini telah banyak menenteng belanjaan ditangannya lalu berhenti di kafe karena merasa lelah dan haus.
dia pun memanggil pelayan lalu memesan setelah nya dia pun menunggu hingga pesanan nya datang.
saat menunggu dia dikagetkan dengan seseorang yang menghampiri nya.
" amanda. " panggil orang itu.
__ADS_1
" lo....? "
bersambung....