
xavier dan amanda pun telah sampai di depan mansion amanda. amanda pun turun lalu melepaskan helm nya.
" thanks udah anterin pulang. lo mau mampir dulu? " tawar amanda pada xavier.
xavier pun mengangguk lalu mereka turun dan masuk ke dalam mansion.
" lo duduk disini dulu ya gue mau buatin minum." ucap amanda lalu pergi, xavier pun mendudukkan tubuhnya di sofa ruang tamu itu.
amanda pun dengan segera menuju dapur membuatkan minuman tak lupa dia meminta pelayan untuk menyiapkan cemilan. setelah selesai dia pun menyuruh pelayan untuk mengantarkan terlebih dahulu sedangkan dirinya pergi menuju kamar untuk berganti baju.
amanda kini telah berganti baju lalu bergegas turun saat itu dia bertemu mommy.
" loh mommy abis darimana? " tanya amanda.
" assalamu'alaikum." ucap mommy.
" oh iya hehe assalamu'alaikum mom. " ucap amanda lalu meraih tangan mommy untuk menciumnya.
" waalaikumsalam. mommy tadi abis arisan." jawab mommy
" oh pantas saja manda cari gak ada. "
" itu dibawah ada xavier. "
" iya mom tadi mampir abis anterin manda."
" oh yasudah gih temenin kasian sendirian dia."
" iya mom, manda ke bawah dulu ya."
mommy pun mengangguk, amanda dengan segera melanjutkan langkah nya.
" sorry lama. " ucap amanda setelah sampai disana.
" iya gak papa."
" oh ya besok lo ada acara ga? " tanya xavier.
" besok gue ada urusan sih, kenapa memang? "
" tadinya gue mau ajak lo ke rumah soalnya bunda dan viera pengen ketemu sama lo."
" gimana kalo hari minggu saja."
" boleh nanti gue jemput. jam berapa lo bisa? soalnya gue ada latihan nanti."
" eh gak usah di jemput aja nanti gue bisa sendiri, lo fokus aja latihan." xavier pun berpikir dia merasa gak enak jika amanda harus pergi sendiri tapi dia juga harus latihan karena waktu nya sebentar lagi.
" yasudah nanti gue suruh supir untuk jemput lo, gak papa kan. " usul Xavier.
amanda menghela nafas pelan sejujurnya ia tak masalah untuk berangkat sendiri tapi sepertinya berbeda dengan Xavier. " baiklah nanti gue kabarin lo. oh ya btw anak basket lagi banyak latihan apa akan ada pertandingan?"
" kok lo tau kalo kita lagi banyak latihan."
" tadi Xander dkk bilang mereka besok mau latihan terus lo juga bilang minggu latihan biasanya kan latihan cuma ngambil satu hari di hari libur." ungkap amanda, darimana amanda tahu dari ingatan amanda dulu saat terobsesi dengan Xander.
" iya lo benar kita akan adain pertandingan dan sekolah kita yang akan menjadi tuan rumah makanya kita banyak latihan agar kita memberikan hasil yang maksimal nanti."
" wah seriously sekolah kita akan adain pertandingan dan kita jadi tuan rumah." Xavier pun mengangguk.
__ADS_1
" wah pasti banyak yang akan datang dan pasti banyak cogan lumayan cuci mata, hihihi." gumam amanda pelan tapi masih terdengar oleh Xavier.
" apa lo bilang? "
" ah,, eng,, engga gue gak bilang apa-apa kok."
" awas aja lo gue awasin nanti."
" ye posesif nih bapak."
" ya wajar lah gue posesif itu berarti gue menjaga apa yang gue miliki."
" tapi kan gue bukan milik lo."
" oh jadi lo mau gue milikin." jawab Xavier sambil tersenyum miring lalu mendekati amanda. amanda pun gugup dibuat nya.
" ma-,,mau apa lo? "
" mau milikin lo." ucap Xavier lalu mendekat kan wajahnya pada amanda, amanda pun menutup
matanya erat, Xavier melihat itu pun tersenyum geli lalu membisikkan kata pada telinga amanda,
" you're mine."
amanda yang mendapat bisikan pun merinding mendengar nya lalu membuka mata dan mendorong tubuh Xavier.
Xavier terkekeh melihat wajah amanda yang memerah sedangkan amanda malu karena ia berpikir yang tidak-tidak.
" kenapa lo tutup mata? "
" eng-engga papa kok pengen aja."
" eng-engga kok." jawab amanda gelagapan.
" lo gak bisa bohong pipi lo udah ngebuktiin tuh merah." ucap Xavier lalu amanda pun menangkup pipinya yang pasti sudah memerah.
" hahaha, ya sudah gue balik dulu ya. oh ya mommy lo mana gue mau pamit." ucap Xavier lalu meraih tas nya.
" kayak nya mommy lagi istirahat deh. "
" ya sudah gue pamit salam sama mommy. jangan lupa nanti lo kabarin."
amanda pun mengangguk Xavier pun melangkah keluar lalu berbalik, " mine." setelah nya dia pun berjalan lagi.
amanda pun mendudukkan dirinya di sofa, dia sedang menormalkan detak jantung nya yang sedari tadi menggila.
" huh bisa-bisanya dia mengatakan itu dengan santai." ucap amanda.
" bisa meledak lama-lama nih jantung gue di giniin. huh lebih baik gue ke kamar."
amanda pun pergi menuju kamarnya sebelumnya ia menyuruh pelayan untuk membereskan bekas minuman Xavier.
" loh kok kamu ke atas? udah pulang emang? " tanya mommy yang hendak turun ke bawah.
" iya mom baru aja pulang, tadinya mau pamit sama mommy cuma manda pikir mungkin mommy lagi istirahat jadinya Xavier titip salam aja. "
" oh gitu ya sudah gak papa, tadi mommy memang istirahat dulu sebentar mommy kira Xavier akan lama."
" manda ke kamar dulu ya mom."
__ADS_1
" iya gih sana istirahat, eh udah makan siang belum sayang? "
" belum mom manda masih kenyang soalnya."
" ya sudah kalo gitu."
" manda ke kamar ya."
" iya sayang."
amanda pun melanjutkan langkah nya menuju kamar setelah sampai dia pun membaringkan tubuh nya.
" besok gue minta izinnya gimana ya? kalo gue bawa mobil sendiri pasti gak dibolehin tapi kalo sama supir pasti daddy akan tanya ke supir nanti."
gumam amanda.
" ah gue pake taksi online saja nanti gue minta anterin supir ke mall lalu dari sana gue pake taksi. ah ya gitu aja pasti mommy dan daddy gak akan curiga."
setelah mendapat rencana amanda pun memejamkan mata dan tertidur.
****
keesokan paginya amanda tengah bersiap, semalam setelah bangun tidur seperti biasa amanda membantu mommy menyiapkan makan malam lalu makan malam bersama, setelah nya mereka pun berkumpul nah dari situ lah amanda meminta izin untuk pergi ke mall sesuai rencana nya, mommy dan daddy pun mengizinkan akan tetapi harus membawa supir dan amanda pun menyetujuinya.
setelah dirasa siap amanda bergegas turun ke bawah di sana sudah terdapat mommy dan daddy lalu mereka pun mulai untuk sarapan.
setelah sarapan selesai amanda pun segera pamit kepada kedua orang tua nya.
" mom, dad amanda pamit ya."
" iya sayang/ iya sayang hati- hati." ucap mereka bersama.
amanda pun mengangguk lalu meraih tangan mereka lalu menciumnya setelah itu dia mengucapkan salam lalu pergi.
Di depan mansion supir sudah menunggu melihat kedatangan nya supir pun segera membuka pintu mobil. amanda pun masuk tak lupa ia mengucapkan terimakasih padanya.
kini mereka telah sampai di mall yang dituju lalu amanda pun menyuruh supir agar pulang dan menjemput nya kembali setelah selesai.
dengan susah payah akhirnya supir pun menyetujuinya, setelah melihat kepergian supir amanda pun segera pergi menuju taksi online yang telah dia pesan sebelum nya.
amanda pun menyebutkan alamat yang akan ia tuju pada supir itu beruntung sang supir tahu jadi mereka akan cepat sampai.
1 jam kemudian amanda pun sampai di rumah yang ia tempati dulu. dia pun turun namun sebelum nya ia menyuruh supir taksi itu untuk menunggu. amanda pun melihat disekelilingnya nya masih terlihat sama hanya ada beberapa yang diperbaiki, rasanya ingin sekali ia masuk dan memeluk papa mama nya tapi itu tidak mungkin.
tin..
suara klakson mengagetkan nya, tapi yang membuat ia lebih kaget adalah orang yang berada di mobil itu. ia masih ingat jelas bahwa itu adalah mobil papa nya dulu.
mereka yang di dalam mobil pun turun.
" maaf nak kamu siapa ya dan ada perlu apa berada di depan gerbang rumah kami." tanya seorang wanita yang tak lain adalah mama amanda dulu.
amanda pun berkaca- kaca melihat nya, dia tak menyangka bisa bertemu lagi dengan mereka. walaupun mereka bukan orang tua kandung tapi ia menyayangi nya juga mereka yang menyayangi dirinya.
amanda pun segera menormalkan raut wajahnya lalu menjawab pertanyaan tadi," halo om tante perkenalkan nama saya amanda maheswari saya temannya amanda putri, boleh saya bertemu dengan nya."
mendengar Jawaban itu sontak membuat kedua nya termenung...
" itu....
__ADS_1
bersambung...