Arsitek Dan AL

Arsitek Dan AL
Kista?


__ADS_3

Jangan lupa like, vote dan favorite ya.


Selamat membaca!


Maaf jika ada salah kata.


🌒🌒🌒


Aku terbangun ditengah malam ku lihat mas Abi sedang tidur dengan posisi duduk di sebelah ranjang sambil memegang tanganku. Aku yang melihat dia seperti itu merasa tak tega. Baru saja menikah sudah merepotkannya, seharusnya kami sedang berbahagia menikmati hari hari indah di kota ini bukannya malah membuat mas Abi merawatku seperti ini.


Ku usap halus kepalanya. Ternyata usapan itu menganggu tidur mas Abi. Dia terbangun menatapku.


"Kenapa sayang? Apa kepalamu masih pusing?"


"Sedikit"


"Perutnya apa masih sakit?"


"Masih mas" padahal dokter sempat menyuntikkan obat pereda nyeri haid di selang infusku tapi, rasa sakitnya tak kunjung hilang. Mas Abi berdiri dan mendorong ranjangku agar mendempet ke tembok.


"Ranjang ini cukup untuk kita berdua. Geser sedikit" akupun menggeserkan tubuh membuat cela agar mas Abi bisa berbaring di sampingku. Dia naik dan memelukku kuat. Aku tersenyum membelai pipinya.


"Maafkan aku mas" dia mengenyit heran


"Apa?"


"Mas harus repot repot mengurusku seperti ini"


"Mas ini suamimu. Jadi, tak perlu minta maaf sayang" di kecupnya keningku


"Mas belum makan, kan?"


"Belum sayang"


"Sebaiknya mas beli camilan di supermarket yang buka 24 jam. Biar ada pengganjal perut. Aku nggak mau mas ikut sakit"


"Tak perlu sayang. Mas melihat mu saja sudah kenyang" digigitnya hidungku gemas


"Auw. Sakit mas" kupegang hidung bekas gigitannya. Mas Abi tertawa dan memelukku. Diusapnya perutku dengan halus.


"Tidurlah. Kamu butuh banyak istirahat"


"Nggak bisa mas. Kan baru bangun" aku mendongak menatapnya. Akhirnya, malam itu kami menghabiskan waktu mengobrol bersama hingga terlelap tidur dengan sendirinya.

__ADS_1


🌞🌞🌞


"Bagaimana bu. Apakah perut ibu masih sakit?" Tanya dokter yang pagi ini memeriksaku


"Masih dok"


"Kepala ibu apa masih pusing?" Aku mengangguk


"Baiklah kita akan melakukan tes lanjutan. Suster, nanti setelah sarapan tolong pasien di bawa ke ruang USG ya. Kita akan cek kondisi di dalam rahim pasien" suster mengangguk


"Apa istri saya baik baik saja, dok?" Mas Abi tampak khawatir


"Saya menduga istri bapak mempunyai kista. Itu hanya dugaan saya, kita baru tahu hasil sebenarnya setelah melakukan USG" jelasnya


dokter dan suster pamit keluar untuk mempersiapkan pemeriksaan selanjutnya.


"Mas, aku takut" air mataku mulai menetes


"Mas ada di sini. Jangan takut" di peluknya aku dengan kuat


"Aku ingin menelfon mama mas" mas Abi meraih ponselnya dan diserahkannya padaku


📲mama


📲aku


"Waalaikumusallam ma. Ini aku Ani" ku coba menahan tangisku agar mama tak khawatir


📲mama


"Oh iya. Ada apa nak? Kamu baik baik aja?"


📲aku


"Aku dirawat di rumah sakit ma"


📲mama


"Apa? Kamu sakit apa nak?" Dari nada bicara mama terdengar sekali bahwa dia sangat khawatir


📲aku


"Dokter menduga aku mempunyai kista ma. Tapi, itu baru dugaan. Aku akan melakukan tes lanjutan pagi ini. Doakan Ani ya, ma hiks...hiks..." aku tak bisa lagi menahan tangis

__ADS_1


📲mama


"Iya nak, mama doakan. Apa perlu mama ke sana?"


📲aku


"Nggak usah ma. Di sini sudah ada mas Abi dan keluarganya. Mama jangan cemas"


📲mama


"Yasudah. Hubungi mama lagi nanti ya kalau ada apa apa"


📲aku


"Iya ma. Assalamualaikum"


📲mama


"Waalaikumusallam"


Aku sudah berada di dalam ruangan untuk melakukan USG. Suster membuka bajuku dan menurunkan celanaku sesikit lalu mengoleskan sesuatu seperti gel di atas perutku rasanya, sangat dingin. Pemeriksaan USG pun dilakukan.


"Bagaimana dok?" Mas Abi menatap sebuah layar yang menunjukkan isi di dalam rahimku.


"Dugaan saya benar. Sepertinya ini kistanya. Saya belum tahu pasti dimana letak kista ini berada tapi, ini sudah terlihat" dokter memutar mutar sebuah alat di atas perutku.


"Apakah ini akan baik baik saja dok?" Tanyaku khawatir


"Kita akan lekukan tes ultrasonografi untuk mengonfirmasi lokasi dimana kista berada, dari situ juga kita akan tahu berapa besar kistanya"


"Jenis kista apa ini, dok?" Tanya mas Abi


"Ini kista ovarium" pemeriksaan USG selesai, dokter kembali duduk di kursi kerjanya


"Apakah berbahaya dok?" Mas Abi tampak khawatir


"Akan berbahaya jika ukurannya besar" suster mendorong kursi rodaku ke sebelah mas Abi duduk


"Sus, tolong siapkan alat untuk tes ultrasonografi ya" Suster mengangguk dan keluar.


🍀🍀🍀


Hai semua! Jangan lupa like, vote dan favorite. See you👋

__ADS_1


__ADS_2