Arsitek Dan AL

Arsitek Dan AL
Baikan


__ADS_3

Kenapa sampai sekarang mas Abi belum menghubungiku? Bahkan pesan Wa ku pun tidak di balas. Jangankan di balas di baca pun tidak. Aku tidak bisa melihat terakhir dilihatnya mungkin karena di nonaktifkan.


Aku mencoba untuk menelfonnya namun, tidak ada jawaban. Tidak mungkin aku mengirim pesan lagi, chat yang sebelumnya saja tidak di balas. Huh, aku hampir kehabisan akal. Bagaimana ini? Oh iya, Rahmah mungkin bisa membantuku dia kan punya pacar dan satu kapal dengan mas Abi aku bisa minta tolong padanya.


Langsung saja ku telfon Rahmah dan alhamdulillah Rahmah bisa membantu, aku juga dapat kabar darinya, bahwa kapalnya mas Abi dan Bayu (pacar Rahmah) akan pulang besok. Tapi, kenapa mas Abi tidak bilang itu kepadaku? Sudahlah niatku disini hanya ingin berdamai dengan mas Abi aku tidak ingin berfikir macam macam. Semoga saja dengan cara ini mas Abi mau menghubungiku.


Aku memutuskan untuk nonton tv di ruang tamu sembari menunggu kabar mas Abi. Namun, hingga jam menunjukkan pukul 22.43 mas Abi belum juga menelfon atau membalas pesan WA ku. Aku mulai kesal dengannya. Akhirnya, aku memutuskan kembali ke kamar untuk tidur. Terserah kau saja mau marah atau tidak!, batinku.


pukul(01.05)


tring...tring..tring..!


tring...tring...tring...!


"ais..siapa sih yang telfon malam malam begini" gerutuku. Tanpa membuka mata dan melihat siapa si penelpon langsung saja ku angkat.


📲aku


"siapapun kamu..apakah tidak punya sopan santun menelfon orang di tengah malam seperti ini! Katakan, ada apa?"


mataku masih terpejam tapi, mulutku terus nyerocos memaki si penelfon karena telah mengganggu tidurku.


📲mas Abi


"bukannya kamu yang menyuruh mas menghubungimu"


Suara ini?


Mataku langsung terbelalak melihat nama si penelpon. Mas Abi, batinku.


📲aku


"kamu mas, aku fikir siapa. Kenapa juga harus tengah malam begini nelfonnya?"


📲mas Abi


"maaf ya mas udah cuekin kamu"


📲aku


"hem..."


📲mas Abi


"sayang marah?"


📲aku


"nggak. Cuman kesel aja"


📲mas Abi


"kenapa?"


📲aku


"mas Abi tanya kenapa? Huh, menyebalkan. Kamu tahu dari tadi aku nunggu kamu nelfon atau membalas chat ku tapi, ternyata tidak ada, aku nungguin sampe ketiduran. Eh sekali menghubingi jam segini!"


📲mas Abi


"hahaha..."


📲aku


"berani kamu tertawa, benar benar..!"


📲mas Abi


"yasudah lanjut tidur sana. Mas sudah tidak marah sama sayang"


📲aku


"baguslah. Eh, tapi, tunggu! Kenapa kamu nggak bilang kalau besok kamu sudah pulang?"


📲mas Abi


"tahu dari mana kamu?"


📲aku


"nggak penting. Sekarang kasih tahu aku kenapa nggak bilang?"


📲mas Abi


"ya penting lah. Terus sejak kapan kamu kenal Bayu. Apa kamu meminta tolong padanya?"


📲aku


"lebih tepatnya pada pacarnya..ceritanya panjang lah. Nanti aku kasih tahu. Sekarang jawab dulu pertanyaan aku"

__ADS_1


📲mas Abi


"siapa? Mas akan jawab jika kamu menjawab pertanyaan mas"


📲aku


"ais...benar benar ngajak ribut kamu nih"


📲mas Abi


"mas hanya bertanya, apa susahnya menjawab"


📲aku


"nanti saja lah mas ku kasih tahu. Panjang sekali ceritanya, aku tidak macam macam jadi, percayalah. Sekarang ayo mas cerita sama aku"


📲mas Abi


"baiklah, ku hutang penjelasan pada mas. Mas sengaja tidak memberi tahu mu karena mas ingin memberi surprise, mas baca semua kok chat kamu dari notifikasi. Sebenarnya mas juga tidak marah karena mas percaya, kamu tidak akan macam macam"


📲aku


"jadi mas mengerjaiku? Huh! benar benar menyebalkan!"


📲mas Abi


"sedikit. Tapi, mas kecewa sayang tahu itu dari orang lain. Siapa sih dia?"


📲aku


"sahabat aku mas, dia pacarnya Bayu"


📲mas Abi


"oh ya? Sahabat yang mana?"


📲aku


"adalah...namanya Rahmah"


📲mas Abi


"begitu...Yasudah sayang lanjut tidur sana. Maaf mas menganggu. Sampai jumpa besok"


📲aku


"iya mas..mas juga tidur. See you sayang"


📲mas Abi


📲aku


"apa? Yang mana?"


📲mas Abi


"itu yang tadi...kamu bilang see you apa?"


📲aku


"hem..itu tadi live jadi, nggak bisa disiarkan ulang"


📲mas Abi


"jadi sekarang kamu begitu, baiklah.."


📲aku


"ngambek? Iya nih dengerin ya. See you sayang...I love you sayang...I miss you so much sayang...udah puas?"


📲mas Abi


"sangat puas. Too sayang ku. Yaudah sana tidur, assalamualaikum"


📲aku


"waalaikumusallam"


......


"kamu kok belum siap siap, ni?" tanya kak Fajar setibanya aku di meja makan untuk sarapan bersama. Mungkin dia heran kenapa aku masih memakai baju tidur dengan kepala berbalut jilbab instan.


"aku hari ini nggak kerja" jawabku


"mentang mentang udah jadi manager seenaknya nggak kerja" kata kak Fajar menuduh.


"hei! Jangan asal bicara ya, kak. Kalau nggak tahu apa apa mending diem!" seruku


"helleh..gaya!" sahutnya

__ADS_1


"ish..ku lempar piring muka mu ya!" kali ini aku benar benar emosi di buatnya. Tangan ku sudah meraih piring dan bersiap untuk melemparkannya ke muka kak Fajar.


"eh..eh...taruh piringnya, Ani!" perintah papa yang tiba tiba datang. Akupun menaruh piring itu kembali di atas meja dengan kasar.


"kalian itu kakak adik tidak baik berkelahi seperti ini. Kamu Ani sebagai seorang adik seharusnya kamu bisa menghormati kakak kamu, dia orang yang lebih tua darimu" nasehat papa


"tuh dengerin" timpal kak Fajar


Rasanya ingin sekali ku tendang muka itu, batinku.


"kamu juga Fajar. Sebagai kakak seharusnya kamu bisa jaga omongan. Kamu itu contoh buat adik adik kamu. Sudah besar seharusnya bisa berfikir jernih yang mana perkataan yang baik yang mana yang buruk, laki laki kok mulutnya kayak perempuan" sambung papa kepada kak Fajar.


Ahahhaha...****** tuh rasain!, kataku dalam hati.


"iya pa, maaf" kata kak Fajar


"yaudah, Ani sana kamu bantu mama di dapur, dan Fajar panggil Ica di kamar" suruh papa.


"siap pa!" seru kak Fajar


Akupun beranjak dari kursi menuju dapur untuk membantu mama.


"kenapa, dimarahin papa ya? Kapok" kata mama setibanya aku di dapur


"apa sih mah" sahutku


"mana yang mau aku bantu?" sambungku lagi


"bikinin papa teh pahit aja. Ini mama udah selesai"


"okedeh"


Setelah makanan siap dan semua orang sudah berkumpul kamipun makan. Tak ada pembicaraan diantara kami semua, yang terdengar hanyalah suara sendok dan garpu.


tok..tok..tok..!!


"assalamulaikum!" salam seseorang dari luar


"siapa itu pagi pagi?" tanya mama


Jangan jangan orang kantor yang nganter mobil, batinku.


"biar aku aja ma yang buka" sahutku.


Akupun beranjak dari meja makan dan menuju ruang tamu untuk membukakan pintu. Benar saja ternyata karyawan yang diperintah pak Kevin untuk mengantarkan mobil.


Ya allah mobilnya bagus banget, terimakasih ya allah, batinku.


Mobil honda jaz berwarna merah terlihat masih baru dan bagus.


"kalau begitu saya pamit ya bu" kata karyawan itu


"oh iya, kamu pakai apa pulangnya?" tanyaku


"naik taksi bu"


"tunggu sebentar ya" pintaku


Aku masuk ke dalam kamar untuk mengambil uang. Aku berniat memberinya sedikit rezeki hitung hitung sebagai ucapan terimakasih dan untuk ongkos pulang.


"ini pak ada sedikit rezeki" kataku sekembalinya dari kamar.


"apa ini bu?" tanyanya


"buat ongkos pulang, ayo ambil"


"ya allah, terimakasih banyak bu semoga ibu dan keluarga selalu sehat dan rezekinya lancar" ucapnya sambil menerima uang yang ku berikan.


"aamiin"


"kalau begitu saya langsung kembali ke kantor ya bu, assalamualikum"


"waalaikumusallam"


Aku langsung memanggil mama dan papa untuk segera keluar dan melihat mobil pemberian kantor. Mama, papa, kak Fajar dan Ica keluar. Mereka kaget dengan apa yang mereka lihat sekarang.


"mobil siapa ini, nak?" tanya mama


"ini mobil aku ma, kantor memberikannya" jawabku


"alhamdulillah ya allah" sahut papa senang


aku tersenyum melihat kebahagiaan mereka. Hal yang selama ini tidak ada di keluarga kami akhirnya, aku bisa memberikannya meskipun pemberian kantor. Setidaknya aku dan keluarga bisa menikmati mobil sembari menunggu aku mengumpulkan uang untuk membeli sendiri.


......


Hai semua! Gimana seru nggak? Semoga selalu suka ya😊.


Maaf ya up nya lama. Author ucapkan terimakasih banyak untuk pembaca. Selalu setia ya sama cerita ini. Tunggu bab selanjutnya

__ADS_1


Bagaimana puasa kalian apakah lancar? Semoga ibadah puasa kita diterima Allah ya Aamiin❤


Jangan lupa terus like dan vote. Kalau nggak bisa vote, like aja deh😁. See you all.


__ADS_2