
Jangan lupa like, vote dan favorite ya.
Selamat membaca!
Maaf jika ada salah kata.
πππ
Kali ini aku dan bu Wahyu sudah berada dalam perjalanan menuju kantorJala dengan menggunakan mobilnya. Kami saling bertukar cerita di sana. Ternyata bu Wahyu itu orangnya humble banget. Banyak ngomong tapi, asik. Cocok banget sama aku yang nggak terlalu suka ngomong sama orang yang baru kenal. Dia sama seperti Nana ngoceh terus. Aku jadi, teringat dia dan Rangga. Bagaimana ya, kabar mereka? Terakhir bertemu mereka di acara resepsi pernikahanku. Lalu, setelah itu kami lost kontek karena sibuk dengan urusan masing masing.
Kami sampai di lanal A, ternyata kantor Jala (kantornyaa para istri istri) ada di dalam sana. Ku fikir kantornya terpisah dengan kantor bapak bapak, nyatanya tidak.
Sudah banyak ibu ibu berkumpul. Ku salami mereka satu persatu sembari mencium pipi kanan dan pipi kirinya (cipika cipiki), tahulah para kaum cewek kalau ketemu bagaimana? Terlihat juga bapak bapak serta kowal sedang bekerja di ruangan mereka masing masing. Ngomong ngomong ruangan mas Abi di mana, ya?
"Ijin ibu saya bu Joni istrinya Letnan Joni" Seorang wanita berseragam dinas kowal dengan balutan hijab tiba tiba menyapaku. Aku tersenyum dan mengangguk.
Jujur, aku belum mengenal semua orang di sini jadi, masih agak sedikit bingung. Wajah yang ku kenal hanya ibu ketua dan ibu palaksa (wakil ketua) di tambah bu Wahyu. Tapi, kalau berkenalan lewat WA sudah lumayan banyak yang ku tahu, hanya wajahnya saja yang masih belum ku kenali.
"Oh iya. Salam kenal ya, bu" balasku.
"Siap ibu" kenapa aku sangat dihormati. Apa karena jabatan suamiku? Ah, aku masih belum mengerti.
Tiba tiba ketika kami sedang asyik berbicara ibu ketua datang, semua menyambut dan menyalaminya termasuk aku.
"Hai, dek. Baru datang, ya?" Adek adalah sebutan untuk istri perwira yang pangkatnya tak jauh dari komandan.
"Siap ibu. Baru tadi pagi kami sampai" jawabku dengan senyum mengembang.
__ADS_1
"Sudah pada kenal belum dengan bu Abi. Ayo kenalan dulu" katanya.
"Siap ibu. Kami sudah kenal" sahut bu Erwin (salah satu pengurus).
Dia adalah Istri anggota yang dipilih dan diangkat menjadi pengurus organisasi Jalasenastri. Sesuai bidang kemampuannya. Sama dengan ibu ibu lainnya.
.....
Giat hari ini berjalan dengan lancar ternyata seru juga ikut organisasi begini, aku jadi tak merasa sendiri. Di sini kami merapatkan untuk giat arisan rutin seluruh ibu ibu Jalasenastri. Dan pada saat giat itu berlangsung aku harus memperkenalkan diri ke hadapan semua istri istri prajurit/perwira serta komandan TNI Angkatan Laut di Lanal ini tanpa terkecuali.
Aku juga sudah lumayan akrab dengan ibu ibu pengurus serta perwira lainnya, mereka semua ramah ramah dan baik, sehingga membuatku benar benar sudah tak merasa canggung atau malu lagi.
Jam kantor para bapak bapak selesai, giat kamipun juga selesai. Kami saling berpamitan satu sama lain. Aku dan bu Wahyu berjalan menuju parkiran. Namun di tengah tengan perjalanan mas Abi memanggilku.
"Iya mas ada apa?" Dia berjalan mendekati kami.
"Mau pulang?" Aku mengangguk.
"Iya" jawabku
"Bu Wahyu saya bareng suami, ya" Bu Wahyu mengangguk dan tersenyum.
"Terimakasih ya bu. Sudah menemani istri saya" kata mas Abi padanya.
"Ah. Sama sama pak Abi. Saya permisi duluan ya"
π»π»π»
__ADS_1
Tibalah hari dimana aku harus memperkenalkan diri di hadapan semua orang. Aku merasa sangat gugup sekali. Meskipun aku sudah belajar serta meminta saran kepada beberapa ibu ibu perwira yang sudah lebih dulu berpengalaman.
"Assalamualaikum warrohmatullahi wabarakatuh" mereka semua menjawab salam ku dengan serempak.
"Mohon ijin ibu ketua, ibu palaksan. Kami ingin memperkenalkan diri" mereka berdua menjawab dengan anggukan disertai senyum.
"Perkenalkan nama kami pribadi Ani Lutfia, usia 23 tahun, kami istri dari Kapten Abi Dwi Pramana. Jabatan suami di sini sebagai Pasintel. Kami baru menikah 1 bulan yang lalu. Mohon bimbingan kepada ibu ketua dan ibu palaksa serta ibu ibu Jalasenatri lainnya karena di sini kami masih baru. Sekian perkenalan dari saya. Salah kata mohon maaf wabilahitaufik walhidayah wassalamualaikum warrohmatullahi wabarakatuh" aku turun dari panggung dan kembali duduk.
πππ π
Hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan sudah berlalu. Tak terasa sekarang usia pernikahan ku sudah menginjak 8 bulan. Dan sekarang alhamdulillah aku dan mas Abi sebentar lagi akan menjadi orang tua. Ya, aku hamil. Usia kandunganku sudah masuk bulan ke 4. Hal itu, semakin membuat mas Abi tambah sayang padaku.
Dan soal Astrid, beberapa bulan yang lalu aku dan dia sempat berdebat hebat bahkan hampir bertengkar. Waktu itu kami bertemu di suatu cafe. Saat itu aku sedang bersama mas Abi memcari makan malam. Namun, tiba tiba dia datang merangkul mas Abi dan mengacaukan makan malam kami padahal dia tahu masi Abi sedang datang bersamaku. Dengan cepat dia ku jambak hingga beberapa rambutnya rontok di tanganku. Aku tersenyum puas. Mas Abi mencoba melerai namun, karena emosiku yang sudah memuncak aku tak menggubris semua perkataan mas Abi.
Aku terus memberikan pelajaran padanya sampai dia merasa kapok. Hingga, semua orang yang ada di cafe mencoba melerai termasuk manager cafenya. Akhirnya, mas Abi membawaku dan Astrid keluar. Disana kami berbicara baik baik mas Abi mencoba menjelaskan padanya bahwa dia sudah menikah denganku dan mas Abi juga memohon pada Astrid agar tak lagi menganggunya. Mungkin, karena penjelasan mas Abi yang sangat lembut padanya akhirnya, dia mengerti dan sadar. Dan sejak saat itulah Astrid tak lagi menganggu rumah tangga kami.
Sedangkan Rahma dan Bayu mereka sudah menikah 3 bulan yang lalu di Surabaya dan sekarang mereka berdua sedang honeymoon ke Bali. Kita doakan saja semoga rumah tangga mereka langgeng. Dan apa kalian tahu tentang Nana dan Rangga? Mereka bulan depan akan melangsungkan pertunangan. Hal itu membuatku sangat kaget. Bagaimana tidak, kalin tahukan jika mereka selalu bertengkar dan aku baru mendaptkan kabar dari Nana beberapa hari yang lalu tentang itu. Jujur, aku ikut senang sih. Jodoh memang tak ada yang tahu.
.
.
Selesai.
.
.
__ADS_1
πππ
Hai semua! Jangan lupa like, vote dan favorite. See you again di karya barukuπ. Author ucapkan terimakasih untuk dukungannya selama iniππ. Mohon maaf jika kisah ini berakhir dengan singkat.