Asyfal Dan Ainun

Asyfal Dan Ainun
Penyebab mimpi buruk Ainun


__ADS_3

Di sisi lain 'Sista Maharani'


Di kediaman Orang Tua Sista di Jakarta.


Sekarang pukul Setengah empat sore.


"Mah mamah" Panggil Sista dengan suara melengking nya.


Gadis itu berteriak teriak memanggil Ibu nya.


Tak lama kemudian seorang yang di panggil pun menyahut.


"Iya iya nggak usah teriak juga mamah udah denger" Sahut mamah nya dari dalam dapur .


Mamah Sista sedang kerepotan di dapur. sedang Sista sedang asik menonton televisi di ruang tengah nya. Gak Ada sedikitpun rasa ingin mengurangi beban pekerjaan Ibu nya.


"Sini deh mah!" Rengek Sista sembari menunjukan sifat manja nya.


"Nggak bisa sista! mamah sibuk, mamah masak di dapur .Kamu aja yang kesini aja kenapa sih!. kamu nggak bantuin malah nambahin repot aja, bisa nggak sih sedikit saja nggak nyusahin mamah" Sunggut mamah Sista.


"Uda lah mah, aku tu cape tau" Bantah Sista. Ia tak terima di omeli Mamah nya.


Karna terlalu memanjakan Anak nya. Seorang Ibu seperti Mamah Sista lebih memlilih untuk tunduk dengan semua perintah dan kemauan Anak gadis semata wayang nya itu.


"Mamah! "Teriak Sista lebih memekak kan telinga melebihi suara pertama nya tadi.


Gadis itu berteriak karna Mamah nya enggan untuk memenuhi panggilan nya.


"Iya iya" Kata Mamah Sista dengan nada kesal nya.


Sungguh sangat tidak pantas untuk seorang Gadis yang ber umur Dua puluh tahun itu.


"Cepetan Mah! " Sentak Sista. Ia sungguh Gadis yang tidak sabaran. Apa pun mau nya harus segera di turuti. Kalau tidak Gadis itu akan mengamuk seperti Orang Gila.


Wanita setengah baya yang tengah memasak itu terpaksa mematikan kompor nya yang tengah ia gunakan untuk memasak air. Guna memenuhi panggilan Anak Gadis manja kesayangan nya. Ia tidak mau kalau Anak nya menunggu lebih lama.


"Iya ini Mamah uda jalan. Gak sabaran benget jadi anak" Umpat Mamah Sista sambil melangkah kan kaki nya meninggal kan dapur.


Perjalanan dari dapur menuju ruang tengah sudah sampai.


"Lama amat si Mah, jalan dari situ doang lelet banget" Sunggut Sista sembari menampakkan wajah cemberut nya.


Karna emosi dan capek . Apalagi Ia merasakan kejengkelan yang luar biasa karna mempunyai Anak Gadis yang malas nya minta ampun . Bukan meringan kan beban malah menambahi beban.


Tanpa sadar wanita setengah baya ini mengeluarkan emosi yang telah ia pendam bertahun-tahun.


"Kamu tuh ya Anak yang gak tau di untung! Udah malas nyaaa minta ampun! Anak gak berguna! Nyusain aja bisanya! Bisa gak sih gak nyusain mamah sehari aja! Mamah cape Sista! Mamah cape punya Anak egois, malas, manja, gak guna kaya kamu! " Teriak Mamah Sista sembari jari telunjuk nya berada tepat di depan wajah Sista.


"Apa Mamah bilang?! Mamah udah gak sayang sama Sista! Sista bencu sama Mamah!!!" Ucap Sista spontan setelah merasakan sakit hati yang luar biasa karna mendengar kata menyakit kan dari Ibu nya.


Karna baru Kali ini Sista mendengar Ibu nya marah kepada nya.


Gadis itu segera beranjak dari kasur lantai yang berada di depan televisi. Dan berlari menuju kamar nya.


DYAR!!


Pintu kamar Ia Banting kencang sekencang-kencang nya. Ia sedih, marah, emosi, kecewa.


Segera Gadis itu meringkuk di atas kasur sembari memeluk guling hello Kitty kesayangan nya.


Sista menangis sejadi-jadi nya.


Tangisan nya terdengar meraung-raung.


Mamah Sista yang baru sadar telah mengucapkan sesuatu yang akan membuat suasana menjadi semakin runyam segera menutup mulutnya. Dan tersadar bahwa ia telah melukai Anak kesayangan nya.


"Astagah! apa yang baru saja aku ucapkan" Batin Ibu Sista sembari menutup mulut nya.


Ia berdiri mematung. Sedang Anak Gadis nya sudah dari tadi meninggalkan ruang tengah dan kini berada di dalam kamar nya.


Tanpa menunggu waktu lama jiwa seorang Ibu yang patuh dan tunduk pada Anak Gadis manja nya. Segera ia mengejar Anak Gadis nya ke kamar nya.


Ia membuka gagang pintu. Dan nasib baik sedang berpihak kepada nya. untung pintu kamar Sista tidak di kunci.

__ADS_1


Ia masuk dan segera duduk di pinggir spring bed ber ukuran King Size itu.


Melihat Anak Gadis nya menangis sesegukan karna ulah mulut tajam nya. Jiwa tidak tega nya muncul.


Segera tangan Mamah Sista membelai rambut berwarna semir coklat dan sedikit ikal itu dengan halus.


Jika saja waktu bisa di ulang. Mungkin Ia tak akan memanjakan Anak nya. Tidak menuruti semua keinginan nya. Tidak patuh dan tunduk dengan Anak nya.


Mungkin Itu tidak akan jadi bumerang. Dan sekarang ia sudah merasakan akibat dulu sangat memanjakan Anak nya. Semarang 'Bumerang itu benar-benar telah menyerang nya sendiri".


Ia di serang Anak Gadis nya yang sedari kecil sangat ia bangga-banggakan.


"Maaf kan Mamah ya Nak. Mamah emosi tadi. Mamah janji gak akan marah sama Sista lagi" Ucap Mamah Sista. Ia mengiba pada Sista untuk mendapat kan maaf dari Anak nya.


Sungguh keadaan yang terbalik . Mamah Sista benar karna memarahi kesalahan Anak nya. Tapi mlah ia yang mati-matian berusaha mendapat kan maaf dari Anak yang salah.


Tapi justru Sista lah yang salah karna telah bersikap kurang ajar terhadap Mamah nya. Tapi malah ia yang berasa di posisi yang benar. Bukan sadar lalu minta maaf tapi malah ia yang di mintai maaf oleh Mamah nya.


"Maaf kan Mamah Sista. Mamah janji kalau kamu maafin Mamah Mamah akan menuruti semua permintaan kamu" Ucap Mamah Sista.


Tapi Sista masih saja menangis sesegukan. Malah kini tangisan nya terdengar semakin keras. Dasar Anak manja cengeng lagi.


Bujukan itu hanya terdengar seperti hembusan angin yang lewat. Bujukan itu sudah tidak mempan untuk Sista.


Wanita setengah baya itu berpikir keras untuk membujuk anak nya supaya ia segera beehenti dari tangisan nya. Dan memaafkan diri nya.


Nah! Pikiran itu pun datang membantu kesulitan yang tengah di alami nya sekarang. Ia ingat sekarang bahwa Sista sangat menyukai Asyfal.


"Baiklah baik lah. Oke Mamah akan membantu kamu mendapat kan Asyfal" Ucap Mamah Sista yang sudah kehabisan akal dan kosa kata.


Oh tidak! padahal itu adalah keputusan yang sangat salah dan fatal! Ia tidak harus melakukan itu! Sama saja ia sudah membuat Anak nya menuju kehancuran yang benar-benar akan membuat diri dan anak nya hancur berkeping-keping! Ia sudah memberi harapan palsu pada Anak manja nya.


Setelah mendengar ucapan Ibu nya seketika Sista beranjak duduk. Dan meminta penjelasan dari Mamah nya.


Mamah Sista menghembus kan nafas kasar karna ia telah membuat keadaan semakin buruk.


"Maksud Mamah?! " Tanya Sista dengan suara serak nya.


"Oke gini Sista sayang, Mamah akan Bantu kamu supaya kamu mendapatkan Asfal. Tapi janji kamu gak boleh marah sama Mamah lagi ya" Ucap Mamah Sista sembari membelai rambut Sista yang telah berantakan.


"Iya Iya Mah, Sista janji gak akan marah sama Mamah lagi" Ucap Sista girang. kini wajah cemberut nya sketika hilang entah kemana.


Berganti dengan senyum sumringah nya.


"Yaudah, kalau gitu Mamah minta maaf tadi mamah emosi. Habis nya kamu dari dulu nggak pernah bantuin mamah mengerjakan pekerjaan rumah. Kamu gak boleh gitu nak. Kalau suatu saat nanti kamu nikah. Masa kamu gak bisa masak. Terus kamu juga gak tau gimana bersih-bersih rumah" Ucap Mamah Sista .Kali ini nada bicara nya di buat sehalus mungkin. Takut menyinggung perasaan Anak nya yang mudah sekali tersinggung.


"Uda lah Mah! Salah sendiri Mamah gak ambil pembantu" Sunggut Sista sembari melipat kedua tangan nya di depan Dada nya.


"Tapi Sista... " Ucap Mamah Sista


Tapi belum juga Mamah nya melanjutkan bicara nya. Sista dengan lancang memotong omongan Ibu nya.


"Udah cukup Mah! Sista gak may denger alasan Mamah lagi! Kalau Mamah bicara soal itu lagi Sista marah lagi Mamah mau?! " Sentak Sista sembari memutar tubuh nya memunggungi Mamah nya.


"Baik baik Mamah minta maaf" Ucap Mamah Sista mengiba.


"Iya iya! gimana Mamah mau Bantu aku dapetin Asyfal! "Tanya Sista menagih janji yang telah di ucapkan Mamah nya tadi.


"Sekarang kamu masukin pakaian kamu ke dalam tas ransel"


Perintah Ibu Sista sembari menunjuk tas yang berada di atas lemari Sista.


"Tapi but apa Mah? Mamah ngusir Sista?!" Tanya Sista. Dahi nya terlihat berkerut. Ia binging dengan perintah Ibu nya.


"Mamah mau kamu nyusul Asyfal ke Desa" Ucap Mamah Sista to the point.


"Beneran Mah?! Tapi ngapain Mamah nyuruh Sista nyusul Asyfal? " Tanya Sista heran.


"Sudah jangan banyak tanya. Ikutin kata mamah. Kamu mau gak dapetin Asyfal! " Ucap Mamah Sista tidak sabar dengan ketololan yang di miliki Anak nya.


"Iya Iya mah" Ucap Sista. Segera Ia beranjak dari kasur nya dan segera mengambil tas yang di maksud Mamah nya dan memasukan pakaian yang di butuhkan nya.


"Sista berapa hari Mah di sana?! Terus kuliah Sista gimana?" Tanya Sista sambil memsakukan pakaian ke dalam tas.

__ADS_1


"Udah Kamu tuh tanya mulu. Mamah lagi mikir Sista! "Sunggut Mamah sista. Wajah nya terlihat sangat marah. Merasakan kepala nya yang pening akibat ulah Anak nya.


"Iya iya gak usah marah kenapa sih mah! " Ucap Sista take kalah emosi dengan nada tinggi Mamah nya.


Sista gak mau di marahi sekali pun Ia salah. Ia merasa selalu benar.


"Nih Mah udah siap. Terus Sista ngapain Mah" Tanya Sista sembari beranjak dari duduk nya dan menenteng tas ransel nya.


"Udah kamu tunggu aja di situ" Perintah Mamah Sista. Yang langsung dituruti Anak nya.


Kemudian Mamah Sista melangkah keluar kamar meninggal kan Sista.


Tapi sebelum Langkah kaki itu keluar dari kamar nya. Suara Sista menghentikan nya.


"Mah, Mamah mau pergi kemana! Terus Sista harus ngapain! " Tanya Sista dengan wajah nyebelin.


"Arg! Ya tuhan ingin rasanya aku memukul kepala Anak ku. Mulut nya bawel banget. Biking kesel orang aja! " Batin Mamah Sista dalam hati


"Kamu tuh bawel banget deh Sis! tunggu aja kamu di sini" Ucap Mamah Sista dengan nada kesel nya.


Tanpa menghiraukan anak nya. Segera ia pergi sebelum mendengar pertanyaan menjengkel kan dari Sista.


Kemudian Mamah Sista pergi ke kamar nya. Dan mengambil ponsel dan menekan nomor lalu di tempelkan di telinga sebelah kanan nya.


Panggilan nya sudah tersambung dan terdengar suara dari sebrang sana.


"Assalamu'alaikum Eh, Mbakyu Ada apa nelfon saya" Tanya suara di salam ponsel nya.


Dan ternyata suara itu adalah suara Ibu Asyfal. Benar! Mamah Sista menghubungi Ibu Asyfal.


"Wa'alaikumsalam Eh iya gimana kabar keluarga di sana Dek?" Tanya Mamah Sista dengan suara sehalus mungkin.


"Alhamdulillah baik mbak. Oh iya gimana kabar keluarga di Jakarta? eh siapa anak gadis kecil cantik itu kok saya lupa ya mbak nama nya? " Tanya Ibu Asyfal.


"Alhamdulillah baik dek. He he adek bisa aja. Sista Nama nya"Jawab Mamah Sista sembari mengeluarkan kekehan nya.


"Oh iya Sista. Oh iya gimana mbak Ada apa mbak menghubungi saya" Tanya Ibu Asyfal heran.


Dan bla bla bla Mereka bed dua mengabiskan waktu selama Dua jam untuk berbincang-bincang.


Entah apa yang mereka bicarakan.


Tak lama kemudian sambungan telefon pun mati.


Setelah berbicara panjang lebar dengan saudara ipar nya. Mamah Sista segera kembali menemui Anak Gadis nya.


Segera wanita setengah baya alias Ibu Sista segera menuju kamar Sista.


"Sista, kamu harus siap-siap" perintah Ibu Sista.


"Tapi mah, emang harus sekarang ya? " Protest Sista karna perintah Mamah nya terlalu mendadak.


"Sekarang atau tidak sama sekali" Terang Mamah Sista dengan nada yang sedikit mengancam.


Mendengar ancaman dari Mamah nya. Segera Gadis itu berlari dari pada Ia tidak bisa menemui Asyfal. Ia terlalu mencintai pemuda tampan itu.


"Iya iya mah Sista segera siap-siap" Ucap Sista sembari berlarian kesana kemari untuk menyiapkan segala sesuatu nya.


"Yaudah kalau Mamah kembali kesini kamu harus sudah siap. Mamah mau hubungi Om Andi dulu .Agar bisa berangkat sekarang" Ancam Mamah Sista.


"Iya iya bawel banget sih" Sunggut Sista. Ia masih sibuk berlarian kesana kemari seperti orang bingung.


Tak lama kemudian Mamah Sista datang.


"Sista, kamu di Desa harus mencari tau tentang Asyfal. Siapa tau dia sudah punya perempuan lain" Ucap Mamah Sista.


(Ajaran Buruk dari seorang Ibu untuk Anak gadis nya)


Dan Malam ini juga Sista akan berangkat ke Desa untuk mencari tau kenapa Asyfal pulang.


Sebenar nya ini adalah penyebab kenapa Ainun mimpi buruk. Dan ini akan menjadi sebuah pertanda bagi Ainun agar ia berhati-hati dengan Sista.


Suatu saat ntah besok atau lusa. Sista adalah salah satu penyebab Ainun menderita.

__ADS_1


__ADS_2