
Ketika menuju ke jalan pulang, Melinda meminta mobil nya untuk berhenti sebentar di depan toko Parfume Putri Belinda.
"Aku ingin masuk ke dalam yaa, kalian berdua diam di mobil."
Elisabeth merasa sangat panik sekali ketika melihat Mommy Melinda yang turun di depan Putri Belinda Parfume.
"Kenapa Mommy Melinda turun di sini, dia mau apa masuk ke toko Parfume Belinda."
Suster Diana melihat Elisabeth yang sangat panik sekali mata pun mulai berkaca-kaca.
"Kenapa Elisa, kenapa kamu panik seperti itu. Pemilik toko Parfume tersebut adalah suami dari Mommy Melinda. Seperti mereka berdua akan bersama kembali dalam hubungan rumah tangga yang bahagia."
Elisabeth tidak menginginkan hal tersebut dia tahu jika Papa nya Putri Belinda pasti sangat membenci nya.
"Tidak aku tidak mau hal tersebut terjadi, aku tidak ingin mereka berdua bersatu kembali."
Elisabeth pun tiba-tiba dia langsung membuka pintu dan berlari menuju ke pintu masuk.
__ADS_1
"Astaga Elisabeth, kamu pasti akan berbuat aneh-aneh di dalam."
Suster Diana pun langsung berlari menghampiri Elisabeth.
Melinda mencari keberadaan Ronny dan Rizal mengantarkan Melinda ke langit dua tempat kerja Ronny.
Kedatangan Melinda ke toko membuat sorotan bagi orang-orang yang sudah mengetahui hubungan mereka berdua.
"Apakah mereka berdua akan bersatu kembali, karena ternyata Putri Belinda yang sudah kembali."
Ucap salah pelanggan setia Putri Belinda Parfume.
Elisabeth mendengar pembicaraan orang-orang tersebut.
"Di mana Mommy ku, dia berada di mana sekarang."
Cara bertanya Elisabeth yang kurang sopan membuat orang-orang tersebut mengabaikan pertanyaan Elisabeth.
__ADS_1
Melinda sudah berada di ruangan Ronny dan Rizal pun menutup rapat pintu tersebut, Rizal memilih untuk pergi ke lantai tiga kamar Putri Belinda dia memastikan kamar Putri Belinda yang sudah rapih atau tidak.
"Ada apa apakah kamu sudah tanda tangan berkas tersebut, dan hari Senin kita segera sidang perceraian ke pengadilan."
Melinda menteskan air mata nya.
"Aku tidak ingin kita bercerai, aku melakukan ini karena aku ingin kamu tidak mengambil hak asuh Putri Belinda."
Ronny tersenyum manis ketika mendengar perkataan Melinda kepada nya.
"Untuk apa kamu menginginkan hak asuh Putri Belinda, bukan kah kamu yang sudah mempunyai Elisabeth."
Ronny ingin mengulang kembali apa yang sudah di lakukan Melinda terhadap Putri Belinda.
"Apakah kamu tidak mengingat demi Elisabeth, kamu menganti nama Parfume Belinda menjadi Elisabeth Parfume. Kamu membuang foto Putri Belinda dan kamu ganti dengan foto Elisabeth sangat jahat sekali Melinda. Tanpa berpikir panjang kamu melakukan itu semua, dan sekarang setelah Putri Belinda kembali kamu ingin dia kembali kepada mu. Putri Belinda tidak akan pernah mau bersama dengan mu."
Ronny mulai merasa sangat emosional sekali dengan kedatangan Melinda, dia sampai membuka pintu agar Melinda keluar tapi Melinda malah memohon kepada Ronny.
__ADS_1
"Ijinkan aku bertemu dengan Putri Belinda sekarang, aku ingin menikmati hari bersama dengan nya. Walaupun aku tidak bisa tinggal bersama dengan nya tapi aku ingin Putri Belinda tidak benci dengan ku dan tetap seperti dulu."
Ronny mengangkat Melinda agar tidak melakukan hal tersebut kepada nya, dan Ronny memilih keluar dari ruangan nya meninggalkan Melinda sendirian di ruangan nya.