Belinda Sayang Belinda Malang Season 2

Belinda Sayang Belinda Malang Season 2
Episode 16.


__ADS_3

Di perjalanan Febrian pun memilih untuk pergi ke Rumah Sakit dan dia melihat Regina yang sedang menangis histeris karena Melinda yang belum bertemu.


Febrian pun memilih untuk diam dia tidak memberitahu Regina jika Melinda yang sedang bersama dengan nya.


"Ada apa Bu, tadi saya tidak menjawab panggilan telephone dari ibu karena saya yang sedang di jalan."


Regina pun tiba-tiba saja pingsan tidak sadarkan diri, dan Febrian pun langsung membawa Regina masuk ke dalam ruangan.


"Seperti nya aku harus mengecek cctv di area parkir ini."


Febrian pun langsung mengikuti Dokter Robby untuk melihat Cctv tersebut dan beruntung Febrian yang menarik tangan Melinda di saat Melinda bersembunyi di balik mobil sehingga tidak terlihat camera cctv.


"Mungkin kah Melinda pergi menuju ke toko Ronny, karena Melinda yang ingin bertemu dengan Belinda."


Dokter Robby pun baru menyadari hal tersebut.


"Tapi saya tidak bisa datang ke sana karena masih dalam jam praktek."


Febrian pun memanfaatkan kesempatan ini.


"Biarkan saya saja yang pergi ke toko tersebut."

__ADS_1


Febrian pun langsung pergi menuju ke toko Belinda Parfume dan dia juga ingin tahu apa sebenarnya terjadi dengan mereka ini.


"Aku hanya ingin mengobrol dengan Ronny saja, karena aku sangat yakin Ronny yang menjadi otak dari semua ini."


Febrian pun dengan kecepatan yang sangat tinggi dia mengendarai mobil nya agar cepat sampai di Belinda Parfume.


Putri Belinda merasa sesuatu hal terjadi dengan Mama perasaan yang tiba-tiba saja tidak nyaman.


"Mama, ada apa ya dengan Mama."


Rizal masuk ke dalam kamar Belinda dia melihat Belinda yang duduk dengan tatapan mata yang kosong.


"Belinda Sayang kamu kenapa Nak,?"


"Aku merasa terjadi sesuatu dengan Mama, seperti nya Mama sedang kesakitan."


Rizal merasa jika Belinda yang terikat batin yang sangat kuat sekali dengan Mama nya karena Ronny tidak mengetahui bagaimana dengan kabar Melinda sekarang.


"Sudah yaa kamu jangan berpikiran yang negatif, Mama Melinda pasti baik-baik saja sayang."


Rizal memeluk erat Putri Belinda tapi Putri Belinda tetap saja tidak nyaman dengan perasaan nya.

__ADS_1


Ketika Rizal yang sedang bersama dengan Putri Belinda.


Febrian datang dia pun langsung mencari Ronny, Febrian diantarkan ke lantai dua agar bisa bertemu dengan Ronny.


Kedatangan Febrian langsung membuat curiga jika Febrian yang pasti akan membahas tentang Melinda.


"Apakah kamu ingin membahas tentang Melinda,? Melinda pingsan karena menginginkan Putri Belinda kembali bersama dengan nya."


Febrian berjalan dan duduk saling berhadapan dengan Ronny.


"Bukan tentang Melinda tapi dengan makam Putri Belinda."


Seketika Ronny pun langsung terkejut ketika Febrian datang membahas tentang makam Putri Belinda.


"Sekarang kita mengetahui jika Putri Belinda yang masih hidup, lalu sekarang kita pun di buat bertanya-tanya pada saat kejadian itu siap jasad yang di kuburkan atas nama Putri Belinda."


Febrian tersebut tipis kepada Ronny.


"Dan apakah sebelum jasad tersebut di makam kan tidak ada satu pun dari keluarga yang melihat untuk terakhir kalinya wajah dari Putri Belinda."


Ronny mencoba untuk tetap tenang di hadapan Febrian.

__ADS_1


"Wajah jasad tersebut sudah hancur, tapi rambut panjang tebal dan gaun Dress berwarna merah itu sama seperti ciri khas Putri Belinda."


Febrian pun terdiam mendengar jawaban dari Ronny.


__ADS_2