Belinda Sayang Belinda Malang Season 2

Belinda Sayang Belinda Malang Season 2
Episode 12.


__ADS_3

Putri Belinda menangis di dalam kamar nya membuat Rizal dan Ronny merasa sangat sedih melihat nya.


"Kenapa Mama berani datang ke sini bersama dengan Elisabeth, apakah Mama hanya ingin memperlihatkan Elisabeth saja kepada ku."


Hantu Merry pun menangis ketika melihat Elisabeth menangis.


"Sudah ya sayang jangan seperti ini, biarkan saja kamu jangan menangis yaa."


Ronny mencoba untuk menenangkan perasaan Putri Belinda.


"Aku ingin sendirian Pah, Papa dan Om Rizal bisa pergi."


Ronny dan Rizal pun langsung pergi dari kamar Putri Belinda merasa sangat sedih.


Rizal menutup rapat pintu kamar dia pun mengobrol dengan Ronny di lantai dua.


"Melinda pingsan dan jangan sampai Putri Belinda mengetahui nya, aku tidak ingin Melinda sakit membuat Putri Belinda semakin merasa sedih dan terus menerus memikirkan Melinda."


Rizal duduk di sebelah Ronny.

__ADS_1


"Sebenarnya apa maksud dari kedatangan mereka berdua,? kenapa harus ada Elisabeth. Itu sebenarnya yang membuat Putri Belinda merasa sangat kesal. Datang ke toko bersama dengan Elisabeth padahal Putri Belinda pun belum pernah masuk ke dalam toko Parfume mereka berdua."


Ronny pun hanya bisa diam dia merasa kesal dengan Melinda sakit membuat dirinya tidak bisa berpisah dengan Melinda dengan cepat.


"Jika Melinda sampai despresi, ntah kapan aku bisa berpisah dengan nya. Ini membuat aku merasa ketakutan, jika Melinda sampai despresi maka yang dia cari adalah Putri Belinda."


Ronny sudah memikirkan hal tersebut dan Rizal pun langsung mempunyai ide.


"Jika Melinda despresi, kamu bisa membawa Putri Belinda pergi ke luar kota untuk berlibur sedangkan toko biar aku yang mengurus nya."


Ronny pun merasa setuju dengan ide dari Rizal dan dia akan meminta seseorang untuk mencari informasi tentang Melinda.


*Hallo Pak Ronny*


*Kamu cari informasi tentang Melinda yang sekarang sedang di bawa ke Rumah Sakit Permata. Lihat apa yang terjadi dengan nya di sana*


*Baiklah Pak Ronny akan saya beritahu informasi nya tentang istri bapak itu*


Dengan cepat Ronny mencari informasi tentang Melinda.

__ADS_1


Dan mereka berdua pun fokus kembali kepada toko yang semakin banyak konsumen yang datang.


Putri Belinda merasa sangat sedih sekali, Hantu Merry pun datang untuk menemani nya.


"Jangan bersedih yaa Putri Belinda, kamu akan mendapatkan kebahagiaan. Jangan menangis seperti ini yaa dan kamu juga harus berhati-hati dengan Elisabeth dia sangat jahat sekali dia ingin membuat kamu celaka."


Putri Belinda melirikan mata nya kepada Hantu Merry.


"Elisabeth selalu ingin membuat aku celaka mungkin jika aku yang sudah tiada hidup nya akan merasa tenang karena tidak ada yang menggangu kehidupan nya."


Putri Belinda menundukkan kepalanya dia mengingat kembali di saat Mama Melinda memegang tangan Elisabeth.


Seharusnya aku yang berada bersama dengan Mama Melinda bukan Elisabeth.


"Belinda sekarang Mama ku berada di rumah sakit, dia pingsan tidak sadarkan diri. Hanya ada Omah Regina menemani nya, Elisabeth di paksa Suster Diana untuk pulang ke rumah."


Putri Belinda hanya bisa terdiam saja mendengar Mama nya yang sakit dia seperti tidak memperdulikan Mama nya.


"Tetap saja Elisabeth yang akan datang untuk menemani nya bukan aku, aku hanya bisa berdoa saja semoga Mama Melinda bisa sehat kembali tanpa harus ada aku di samping nya."

__ADS_1


Putri Belinda berjalan menuju ke jendela kamar dia memandangi langit yang cerah.


__ADS_2