Belinda Sayang Belinda Malang Season 2

Belinda Sayang Belinda Malang Season 2
Episode 06.


__ADS_3

Ketika malam tiba Ronny berniat untuk bertemu dengan Melinda di Rumah Sakit Permata. Dia begitu sangat bersemangat sekali untuk bisa memberikan berkas-berkas tersebut kepada Melinda.


"Aku harus segera sampai jangan sampai terlalu malam nanti Putri Belinda terbangun dan mencari aku."


Ronny dengan kecepatan mobil yang tinggi dia pun akhirnya sampai di Rumah Sakit dan Ronny mulai mencari kamar Elisabeth.


"Aku sebenarnya mempunyai nomber handphone Melinda, tapi apakah nomer ku sudah di blokir atau tidak."


Ronny mencoba untuk menghubungi Melinda, dan ternyata terhubung. Walaupun Melinda sudah menghapus nomber handphone Ronny tapi dia mengetahui jika itu adalah nomber handphone Ronny.


*Hallo Ronny*


*Melinda aku sekarang sudah berada di Rumah Sakit Permata, kamu di mana cepat keluar dari ruangan mu*


Melinda merasa sangat kebingungan sekali apa maksud dari kedatangan Ronny ke rumah sakit, tapi dia tidak mau banyak bertanya di telephone akhirnya Melinda pun keluar dari ruangan Elisabeth yang kebetulan Elisabeth yang masih tertidur pulas.


Melinda keluar dan dia melihat Ronny dari jarak jauh.


*Balikkan badanmu aku ada di belakang mu*

__ADS_1


Ronny pun langsung membalikkan badannya dan dia dengan wajah yang tegas menghampiri Melinda.


"Kita cari tempat yang bisa untuk mengobrol berdua."


Ronny memegang tangan Melinda dan Melinda pun mencoba untuk tetap tenang setelah dia mengetahui Putri Belinda yang lebih memilih untuk tinggal bersama dengan nya.


Setelah menemukan tempat mereka berdua duduk dan Ronny memberikan berkas-berkas perceraian untuk mereka berdua


"Datanglah ke persidangan, ini yang kamu inginkan sebelum pergi ke Bali."


Tangan Melinda begitu sangat bergetar sekali ketika memegang berkas-berkas tersebut seakan menolak dan tidak mau.


"Aku melihat Putri Belinda yang satu sekolah dengan Elisabeth."


Perkataan Melinda menghentikan langkah kaki Ronny dan Ronny pun membalikkan badannya.


"Apa yang sebenarnya terjadi dengan Putri Belinda, dia yang masih hidup? lalu bagaimana ceritanya hal tersebut bisa terjadi."


Melinda menghampiri Ronny dan memegang tangan Ronny seperti ingin mendapatkan penjelasan dari Ronny.

__ADS_1


"Bukan kamu yang mengatakan jika aku yang membutuh Putri Belinda,? dan sekarang Putri Belinda yang masih hidup. Masih kah kamu mempunyai pemikiran seperti itu?."


Melinda menangis di hadapan Ronny.


"Aku sangat merindukan nya, aku adalah ibu nya yang melahirkan nya. Tapi kenapa ketika aku mencoba untuk memeluk nya di tidak mau dan sampai bilang jika aku ini bukan Mama nya lagi."


Ronny tersenyum tipis mendengar perkataan Melinda.


"Apakah kamu masih belum menyadari nya, Putri Belinda menyaksikan betapa jahatnya Ibu nya yang lebih memilih memakai nama anak adopsi nya dari pada anak kandung nya. Putri Belinda melihat semuanya."


Ronny pun tidak mau terlalu lama bersama dengan Melinda, hanya membuang-buang waktu nya saja tapi di saat Ronny hendak pergi Melinda memegang tangan Ronny.


"Aku mohon jangan pergi aku melakukan ini semua karena aku tidak pernah tahu jika Putri Belinda yang masih hidup."


Ronny mencoba untuk melepaskan genggaman tangan Melinda.


"Begitu mudahnya kamu melupakan Belinda, belum satu bulan kepergian Putri Belinda kamu yang sudah ingin mengadopsi anak perempuan yang langsung menjadikan nya anak."


Ronny menggelengkan kepalanya berkali-kali sambil tersenyum kepada Melinda dan dia pun langsung pergi tanpa memperdulikan Melinda.

__ADS_1


__ADS_2