Belinda Sayang Belinda Malang Season 2

Belinda Sayang Belinda Malang Season 2
Episode 33.


__ADS_3

Melinda melihat jam di handphone dia pun langsung menghubungi Ibu nya.


*Hallo Buu*


*Iya Melinda ada apa*


*Apakah ibu sudah menjemput Putri Belinda di sekolah*


*Ibu sudah menjemput nya, dan sekarang Putri Belinda sedang makan bersama dengan Ibu. Kasihan dia kelaparan ini makan karena tidak di buatkan bekal makanan oleh Suster Diana*


*Kasihan sekali Putri Belinda, mulai besok aku akan memesan bekal makanan untuk Putri Belinda. Seperti nya Suster Diana dia marah dengan ku karena sekarang aku yang mulai mengabaikan Elisabeth*


*Ibu tidak bisa berkomentar apapun jika tentang Elisabeth karena itu adalah urusan mu Melinda Tapi kamu jangan terlalu mengabaikan nya kasihan juga dia. Karena kamu yang sudah memilih dia*


*Iya Bu, aku mengerti*


*Yasudah yaa Melinda kita berdua mau fokus makan dulu yaa*


Regina mengakhiri panggilan telephone nya.


"Itu tadi Mama Melinda ya, kenapa sekarang Mama Melinda bersikap berbeda dengan Elisabeth Omah?. Apakah ini gara-gara aku yaa Omah."


Regina pun mulai menjelaskan kepada Putri Belinda.


"Mama kamu ingin bisa menebus kesalahannya kepada kamu sayang, Mama Melinda ingin kamu juga mendapatkan rasa kasih sayang dari Mama. Karena bagaimana pun juga kamu adalah anak kandung Mama Melinda, Mama Melinda tidak bermaksud untuk mengabaikan Elisabeth tapi Mama Melinda yang ingin Elisabeth itu berpikir jika ada kamu sebagai anak kandung Mama Melinda."

__ADS_1


Putri Belinda yang sudah tau semuanya dia merasa ini tidak mungkin terjadi, Elisabeth itu adalah seorang penguasa dia tidak mungkin mau berbagi kasih sayang dengan dirinya.


"Aku sudah sangat kenyang sekali Omah, ayo kita pulang."


Regina pun langsung membayar dan dia mengajak Putri Belinda untuk pulang.


"Terimakasih Omah sudah mengajak aku makan siang yang lezat sekali."


Regina tersenyum manis melihat sikap Putri Belinda yang sangat gemas.


"Sama-sama sayang, nanti kita pergi lagi yaa ke tempat makan yang lain nya. Ini sangat menyenangkan sekali."


Mereka berdua pun masuk ke dalam mobil untuk menuju ke Putri Belinda Parfume.


Karena sudah makan banyak akhirnya Putri Belinda pun merasa sangat mengantuk sekali di pun tertidur pulas di mobil.


Regina membelai rambut Putri Belinda, dan mereka pun akhirnya sampai di depan toko. Susana toko yang semakin ramai semenjak Putri Belinda sekolah.


"Toko Parfume ini sangat ramai sekali karena memang rezekinya untuk Putri Belinda sekolah, dan semoga saja akan selalu sukses."


Regina tidak mau membangunkan Putri Belinda, dia memilih keluar dan memangil Rizal untuk mengendong Putri Belinda ke lantai tiga.


Rizal pun langsung membawa Putri Belinda dengan sangat hati-hati sekali dan Ronny menghampiri Regina.


"Tadi pagi saya mengijinkan Melinda untuk mengantarkan Putri Belinda, dan apakah semuanya baik-baik saja."

__ADS_1


Ronny menghawatirkan Elisabeth bersikap kasar pada Putri Belinda.


"Semuanya tidak akan pernah baik-baik saja karena Elisabeth dia tidak membagi kasih sayang nya dengan Putri Belinda."


Ronny pun sudah menebak akan seperti itu, Elisabeth yang keras kepala.


"Saya mencoba untuk tidak egois dan ingin mencoba untuk menjadi Papa yang baik walaupun saya tidak bisa memberikan Putri Belinda seutuhnya untuk Melinda tapi sekarang saya ingin memberikan waktu untuk Melinda bersama dengan Putri Belinda walaupun tidak lama agar tidak membuat Elisabeth marah."


Regina benar-benar melihat perubahan besar pada Ronny dia yang mencoba untuk menjadi orang tua yang baik.


"Terimakasih banyak Ronny, kamu memang lelaki yang bertanggung jawab. Semoga kamu bisa menjadi lebih baik lagi dan bisa bersama dengan Melinda kembali, karena sebuah perpisahan sangat tidak baik."


Regina secara langsung dia meminta Ronny dan Melinda bersatu kembali tapi Ronny merasa itu tidak akan pernah terjadi karena Melinda yang sedang menjalani hubungan dengan Asisten pribadi nya.


"Saya akan tetap menjadi Papa nya Putri Belinda, walaupun mungkin nanti Putri Belinda akan mempunyai Papa yang baru."


Regina pun langsung mengingat Febrian seperti nya Ronny yang sudah mengetahui Febrian.


"Yasudah Ronny kamu baik-baik ya, Ibu harus pulang dulu yaa. Jangan Putri Belinda baik-baik karena sekarang hanya kamu yang Putri Belinda punya."


Regina pun pergi dari toko dia berniat untuk kembali ke kantor Melinda, dia akan meminta Melinda untuk bisa bersikap lebih baik lagi dengan Elisabeth.


Regina masuk ke dalam mobil menuju perjalanan ke Elisabeth Parfume.


Di perjalanan Regina melewati pemakan Putri Belinda dia pun langsung berpikir agar segera menggantikan batu nisan tersebut dengan Putri Belinda yang masih hidup.

__ADS_1


"Aku harus memberitahu ini dengan Melinda dan Ronny juga karena kasihan sekali Putri Belinda yang masih hidup tapi namanya masih terpampang di batu nisan itu."


Regina pun semakin mempercepat laju kendaraan dia ingin segera cepat sampai di toko Elisabeth Parfume.


__ADS_2