Belinda Sayang Belinda Malang Season 2

Belinda Sayang Belinda Malang Season 2
Episode 09.


__ADS_3

Veronica dan Putri Belinda duduk satu meja.


"Veronica, hari ini Elisa keluar dari Rumah Sakit loh. Dia di temani oleh Mommy nya."


Veronica terdiam ketika mendengar perkataan Putri Belinda yang menyebut Mommy nya.


"Belinda, itu kan Mama kamu."


Putri Belinda pun langsung tersenyum.


"Bukan lagi dia adalah Mommy nya Elisabeth, aku hanya punya Papa saja sudah sangat bahagia sekali."


Veronica merasa sangat kasihan sekali melihat Putri Belinda dan akhirnya guru pun datang mereka memulai belajar.


Keadaan di Rumah Sakit, Suster Diana datang dan dia melihat Elisabeth yang sedang di buka infusan nya.


"Suster Diana, aku menyelesaikan administrasi dulu yaa."


Melinda pun keluar untuk membayar administrasi dan juga mengambil obat.


Suster Diana merasa sebenarnya Elisabeth tidak harus di bawa ke Rumah Sakit karena luka nya pun yang tidak terlalu parah.


"Apakah kamu ingin memakai kursi roda,? seperti nya kamu itu bisa jalan loh."

__ADS_1


Elisabeth tetep ingin memakai Kursi roda dia terlihat malas untuk berjalan menuju ke depan Rumah Sakit.


Suster Diana mendorong kursi roda tersebut dan melihat Melinda yang masih mengantri di pengambilan obat.


"Elisabeth, lebih baik kita tunggu di dalam mobil saja yaa."


Suster Diana pun langsung meminta bantuan untuk menurunkan Elisabeth dari kursi roda masuk ke dalam mobil.


"Sudah tiga hari kamu tidak masuk sekolah, seperti nya banyak pelajaran yang tertinggal."


Elisabeth mengabaikan perkataan Suster Diana dia lebih memilih fokus pada handphone nya.


"Elissa, jangan sampai terjadi seperti ini lagi yaa. Kenapa kamu harus membuat permasalahan di sekolah dan selalu bersama dengan Putri Belinda. Bisakah kalian berdua itu berteman baik."


Elisabeth menggelengkan kepalanya berkali-kali.


Suster Diana merasa tidak mengerti dengan perkataan Elisabeth.


"Apa maksud perkataan mu itu,? tidak mengerti."


Elisabeth pun menyimpan handphone dan fokus bicara dengan Suster Diana.


"Jika hubungan ku dengan Putri Belinda baik, maka Putri Belinda pasti akan mengambil Mommy Melinda dari pelukanku."

__ADS_1


Suster Diana pun seketika dia langsung tertawa mendengar perkataan Elisabeth.


"Kamu yang telah mengambil Ibu Melinda dari Putri Belinda, Elissa. Mommy Melinda itu ibu kandung Putri Belinda sedangkan kamu bukan siapa-siapa jika di pandang lebih detail. Kamu hanya anak adopsi nya."


Elisabeth merasa sangat kesal sekali ketika mendengar perkataan Suster Diana.


"Tapi Mommy Melinda dia sudah adopsi aku, jadi aku itu sudah menjadi anak Mommy Melinda secara hukum."


Suster Diana memilih diam karena dia memilih Melinda yang berjalan menuju ke mobil.


Elisabeth pun langsung cemberut dan membuat Melinda bertanya-tanya kepada nya.


"Kenapa kamu cemberut seperti itu, masih kurang menginap di Rumah Sakit nya yaa?."


Elisabeth menggelengkan kepalanya berkali-kali.


"Tidak Mommy, aku tidak mau masuk ke Rumah Sakit. Itu sangat membosankan sekali untuk aku."


Elisabeth yang sudah merasa tidak bebas ketika berada di Rumah Sakit.


"Baik-baik sehat selalu Elisabeth dan jangan sampai berbuat ulah di dalam kelas yaa, Mommy tidak suka jika kamu sering bertengkar di sekolah."


Suster Diana melihat Melinda yang mulai sangat tegas kepada Elisabeth, seperti nya itu karena kehadiran Putri Belinda di kelas nya.

__ADS_1


__ADS_2