Belinda Sayang Belinda Malang Season 2

Belinda Sayang Belinda Malang Season 2
Episode 03.


__ADS_3

Elisabeth pun merasa sangat kesal sekali karena panggilan telephone tidak di jawab oleh Mommy Melinda.


"Kenapa sih Mommy Melinda tidak menjawab panggilan telephone dari aku."


Elisabeth pun memilih untuk mengirimkan pesan kepada Mommy Melinda.


*Mommy, kenapa aku telephone tidak di jawab. Mommy sudah sampai belum, aku ingin Mommy datang ke rumah sakit sekarang juga*


Melinda melihat ada pesan masuk dari Elisabeth dan dia pun memilih untuk membalas pesan tersebut.


*Mommy sebentar lagi menuju Rumah Sakit*


Elisabeth merasa sangat bahagia sekali ketika membaca balasan pesan dari Mommy Melinda.


*Baiklah Mommy, aku tunggu yaa*


Suster Diana memperhatikan Elisabeth yang terlihat begitu sangat senang sekali.


"Mommy Melinda akan datang ke sini dan aku sangat senang sekali Suster Diana."


Elisabeth menyimpan handphone nya kembali dia dan datang Dokter untuk memeriksa kondisi Elisabeth.


"Besok kamu sudah bisa pulang yaa, luka nya sudah sembuh."


Elisabeth merasa sangat senang karena dia mengetahui jika Mommy Melinda yang sudah ada di rumah.


"Akhirnya bisa pulang juga yaa, di rumah itu jauh lebih baik dari pada di rumah sakit."


Suster Diana sudah sangat kesal sekali menghadapi sikap manja Elisabeth.


Dan Melinda pun memaksa kan diri untuk pergi ke Rumah Sakit melihat kondisi Elisabeth.


"Melinda kamu mau pergi ke mana lagi?."


Melinda pun terlihat lemas dan tidak berdaya.


"Aku harus pergi ke Rumah Sakit, aku harus melihat kondisi Elisabeth."

__ADS_1


Melinda pun langsung pergi keluar tapi Regina menghawatirkan kondisi Melinda.


"Suster Diana harus aku beritahu jika Melinda yang sudah mengetahui Putri Belinda."


Regina mencari handphone nya dan dia pun langsung mengirimkan pesan kepada Suster Diana.


*Suster Diana, Melinda menuju ke Rumah Sakit tapi Melinda yang sudah mengetahui Putri Belinda yang masih hidup. Itu semuanya karena Elisabeth yang banyak bicara sehingga membuat Melinda memaksa untuk pulang dan berniat untuk melihat anak perempuan yang di maksud oleh Elisabeth*


Suster Diana yang membaca pesan tersebut dia langsung memandangi wajah Elisabeth sambil menggelengkan kepalanya berkali-kali.


"Ada apa Suster Diana kenapa menatap wajah aku seperti itu,? apakah karena aku yang makan banyak?."


Suster Diana pun seketika dia langsung tersenyum.


"Lanjutan makan yang banyak yaa, agar kamu menjadi anak yang kuat dan tidak mudah marah-marah."


Suster Diana menuggu kedatangan Melinda dan akhirnya Melinda pun datang dengan wajah yang datar tidak seperti biasanya.


"Yeeee, Mommy Melinda datang."


Elisabeth berteriak kencang ketika melihat Mommy Melinda.


Suster Diana melihat wajah Melinda yang seperti sangat lelah sekali.


"Baiklah Bu, saya pulang. Tapi besok juga Elisabeth sudah bisa pulang."


Melinda tersenyum tipis kepada Suster Diana dan Suster Diana pun langsung keluar dari ruangan tersebut.


Melinda mengatur nafas nya dia tidak boleh kelihatan berbeda di hadapan Elisabeth.


"Bagaimana kondisi mu sekarang,? apakah sudah membaik?."


Melinda melihat luka yang ternyata sudah sehat dan tidak seperti yang dia bayangkan sebelumnya.


"Aku baik-baik saja sekarang, karena langsung di bawa ke rumah sakit dengan melakukan perawatan khusus seperti ini."


Melinda pun tersenyum manis kepada Elisabeth.

__ADS_1


"Besok kamu sudah bisa pulang ke rumah yaa, dan sekarang lebih baik kamu istirahat supaya besok kondisi mu semakin membaik."


Melinda menyelimuti tubuh Elisabeth dan dia memilih untuk duduk sofa dengan memainkan handphone nya.


Elisabeth merasa ada sesuatu yang berbeda dengan Mommy nya.


"Mommy, apakah Mommy marah dengan ku. Kenapa sikap Mommy menjadi seperti sekarang tidak seperti biasanya."


Wajah Elisabeth kelihatan sangat sedih sekali dan Melinda mencoba untuk menutupi rasa sedih nya.


"Mommy merasa sangat capek sekali, Mommy ingin beristirahat."


Melinda pun memilih untuk memejamkan mata agar Elisabeth yang tidak banyak nanya kepada nya.


Elisabeth pun langsung terdiam ketika dua melihat Melinda yang memejamkan mata nya, Elisabeth mencoba untuk tetap berpikiran positif terhadap Mommy nya.


Suster Diana menunggu taksi tapi tidak juga ada yang datang dan ternyata kebetulan sekali Putri Belinda yang baru pulang makan bersama dengan Om Rizal dia melihat Suster Diana di jalan.


"Om Rizal itu Suster Diana, ayo berhentikan mobil nya."


Om Rizal pun langsung memberhentikan mobilnya dan Putri Belinda membuka kaca jendela mobil nya.


"Suster Diana, ayo masuk ke dalam mobil nanti Om Rizal antarkan ke rumah Omah Regina."


Om Rizal dengan cepat dia pun langsung membuka pintu mobil nya dan Suster Diana pun langsung masuk.


"Terimakasih banyak Putri Belinda, dari tadi menuggu taksi tidak datang-datang."


Putri Belinda pun tersenyum manis kepada Suster Diana.


"Bagaimana dengan kondisi Elisabeth apakah dia sudah membaik,? dan sekarang siapa yang menuggu nya di rumah sakit?."


Walaupun Elisabeth yang sangat jahat kepada nya tapi Putri Belinda yang tetap perhatikan kepada Elisabeth.


"Elisabeth sudah membaik dan besok kata Dokter dia sudah bisa pulang, Elisabeth di temani oleh Bu Melinda."


Seketika Putri Belinda pun langsung terdiam padahal sebelumnya Mama bilang jika dia sangat menginginkan nya tapi ternyata kenyataan Mama Melinda yang masih perhatian kepada Elisabeth.

__ADS_1


Suster Diana pun melihat ekpresi wajah Putri Belinda yang berubah menjadi sedih tidak seperti sebelumnya dia bertanya tentang Elisabeth.


__ADS_2