
Ronny mencoba untuk menghampiri Putri Belinda yang sedang bermain bersama dengan Rizal untuk membicarakan tentang keinginan Melinda.
"Putri Belinda, ada yang ingin Papa bicarakan dengan kamu."
Ronny duduk di samping Putri Belinda dan Rizal seketika dia tegang apa yang ingin di bicarakan oleh Ronny kepada Putri Belinda.
"Mama Melinda waktu dia pingsan dia di bawa ke Rumah Sakit, dia depresi dan terus memanggil nama kamu. Dan ternyata Mama Melinda mencoba untuk kabur dari Rumah Sakit. Papa dan Omah Regina sampai harus melaporkan ke pihak kepolisian tapi ternyata Mama Melinda dia ketemu dan dia memilih untuk menyendiri di Apartemen nya."
Putri Belinda terlihat sangat sedih sekali ketika mendengar cerita Papa nya.
"Mama Melinda ingin bertemu dengan kamu dan Papa menginginkan walaupun hanya satu jam sehari tidak apa-apa."
Putri Belinda pun merasa terkejut ketika mendengar perkataan Papa nya, tapi dia belum menceritakan yang terjadi dengan nya di sekolah bersama dengan Elisabeth.
"Bagaimana dengan keselamatan Putri Belinda di sekolah jika dia bertemu dengan Mama nya. Tadi saja di sekolah Belinda bertengkar kembali dengan Elisabeth."
__ADS_1
Ronny begitu sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan Rizal.
"Iya Pap, aku bertengkar dengan Elisabeth dia menyalahkan aku karena Mama Melinda masuk ke Rumah Sakit dan aku pun menjambak rambut panjang Elisabeth aku sangat kesal sekali dengan sikap nya."
Ntah harus bilang apa Ronny kepada Putri Belinda karena sekarang Putri Belinda yang berbeda dia yang lebih berani terhadap Elisabeth.
"Bagaimana pun juga aku itu adalah anak kandung Mama Melinda, dan kenapa dia selalu seperti kepada ku."
Melihat seperti ini, Ronny pun semakin hawatir sekali dengan keamanan Putri Belinda.
Putri Belinda pun langsung berjalan menuju ke tempat tidur nya, dia menarik selimut nya dan bersiap untuk tidur.
Ronny dan Rizal pun keluar dari kamar Putri Belinda dan membicarakan tentang Melinda.
"Kenapa sekarang kamu menjadi berubah, apakah kamu mempunyai perasaan terhadap Melinda dan tidak melanjutkan sidang perceraian yang sudah di siapkan."
__ADS_1
Ronny pun langsung terdiam ketika mendengar pertanyaan dari Rizal, dia seperti berpikir untuk menjawab pertanyaan tersebut.
"Hmmmm, aku memang berniat untuk balas dendam kepada Melinda. Aku ingin melihat Melinda menderita karena kehilangan Putri Belinda tapi di sisi lain aku melihat Elisabeth."
Rizal pun terkejut ketika Ronny yang mengatakan tentang Elisabeth.
"Kenapa harus membawa nama Elisabeth di perkara rumah tangga kalian berdua."
Rizal semakin merasa binggung dengan Ronny.
"Siapa anak itu bisa memiliki apa yang seharusnya di miliki oleh Putri Belinda. Bahkan melihat sikap nya pun aku sangat emosional sekali aku ingin anak itu kembali ke panti asuhan."
Rizal tidak menyangka jika Ronny yang sampai memiliki pemikiran seperti itu kepada Elisabeth.
"Aku tidak akan pernah kembali dengan Melinda, dan aku pun tidak akan pernah memberikan Putri Belinda kepada Melinda. Tapi aku mengijinkan Putri Belinda bertemu dengan Mama nya walaupun hanya beberapa jam saja. Sehingga Elisabeth bisa berpikir, jika Melinda itu adalah milik Putri Belinda."
__ADS_1
Rizal mendukung apa yang di inginkan oleh Ronny karena dia juga tidak menyukai Elisabeth.