Belinda Sayang Belinda Malang Season 2

Belinda Sayang Belinda Malang Season 2
Episode 25.


__ADS_3

Febrian terlihat sangat panik sekali dia tidak mungkin membiarkan Melinda histeris di dalam kamar dia hawatir Melinda sampai melukai fisik nya.


Akhirnya Febrian pun mencoba untuk ijin pulang lebih cepat dengan Regina. Febrian memberanikan diri dan dia pun mengetuk pintu ruangan nya, Regina mempersilahkan Febrian masuk ke dalam ruangan nya.


"Ada apa Febrian, ada yang ingin kamu sampaikan?."


Febrian merasa ragu mengatakan nya tapi dia harus bisa berani karena dia tidak mau terjadi sesuatu dengan Melinda.


"Saya mau ijin pulang Bu, ada kepentingan keluarga yang mendesak saya agar secepatnya pulang."


Febrian memilih untuk menundukkan kepalanya dia tidak berani menatap Regina.


"Baiklah silahkan kamu pulang."


Febrian tidak percaya dengan mudahnya Regina mengijinkan dia untuk pulang.


"Terimakasih banyak yaa Buu."


Dengan cepat Febrian pun langsung pergi dari ruangan tersebut dan Regina tidak curiga terhadap Febrian.


Febrian masuk ke ruangan nya dia mengambil handphone nya dan langsung berlari keluar kantor.

__ADS_1


"Masalah keluarga apa yaa sampai seperti itu."


Regina fokus kembali pada pekerjaan, karena dia yang tidak mau perusahaan Melinda bangkrut di saat Melinda tidak ada.


Febrian pun masuk ke dalam mobil nya, dia harus bisa sampai ke Rumah nya secepatnya.


"Melinda tunggulah aku, jangan sampai kamu menyakiti fisik kamu yaa."


Di perjalanan Febrian terus menerus memikirkan Melinda dia tidak mau Melinda sampai menyakiti fisik nya.


Setelah beberapa jam di perjalanan akhirnya Febrian pun sampai di rumah nya, dia mengambil kunci kamar dan langsung membuka pintu kamar tersebut.


Febrian melihat Melinda yang duduk tenang dia seperti sudah seperti semula.


Febrian memeluk erat Melinda, dan Melinda merasakan perhatian yang di berikan oleh Febrian.


"Aku seperti bermimpi Putri Belinda hadir dalam mimpiku dan dia seperti memberikan semangat untuk ku membangunkan aku agar bisa seperti dulu lagi."


Febrian melepaskan pelukan erat nya.


"Semua panik mencari mu, sampai Bu Regina di antarkan Ronny untuk melaporkan mu ke kantor polisi. Lalu sekarang apa yang akan kamu katakan kepada mereka jika bertanya kamu selama ini pergi ke mana."

__ADS_1


Melinda tidak mungkin bicara jika dirinya bersama dengan Febrian di kurung oleh Febrian itu akan membuat Febrian di salahkan oleh banyak pihak.


"Kamu tenang saja aku tidak akan memberitahu yang sebelumnya."


Melinda memegang tangan Febrian sambil tersenyum.


"Aku berniat untuk membawa Putri Belinda, agar kamu bisa kembali sadar. Mungkin kasar nya menculik Putri Belinda agar kalian berdua bisa bersama kembali dan kamu bisa sembuh."


Melinda menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.


"Tidak, kamu tidak perlu melakukan itu semua. Aku akan bicarakan ini baik-baik saja dengan Ronny, apapun akan aku lakukan agar Ronny mau mengijinkan aku untuk bisa bertemu dengan Putri Belinda walaupun sehari hanya satu jam saja."


Febrian tidak setuju dengan keinginan Melinda, jika Melinda berhubungan baik kembali dengan Ronny maka mereka berdua bisa kembali bersama lagi.


"Kenapa harus melakukan itu,? kamu sampai harus melakukan apapun yang di inginkan oleh Ronny. Bagaimana dengan janji mu yang akan bercerai dengan Ronny dan sekarang bukan Ronny sudah membereskan berkas-berkas perceraian tersebut."


Febrian terlihat sangat jelas dia menginginkan Melinda dan Ronny berpisah karena dia menginginkan Melinda.


"Jika aku berpisah dengan Ronny, hak asuh Putri Belinda akan jatuh ke tangan Ronny dan aku tidak mau hal itu terjadi. Aku ingin Putri Belinda tetap nyaman bersama dengan ku sehingga dengan perlahan dia yang menginginkan untuk tinggal bersama dengan ku."


Febrian merasa sangat kecewa sekali dengan keputusan Melinda.

__ADS_1


"Dan apakah kamu juga menginginkan bisa hidup bersama kembali dengan Ronny,? melupakan semua yang pernah kamu katakan jika Ronny itu adalah seorang pembunuh dia yang membuat Putri Belinda celaka."


Karena merasa kecewa Febrian memilih untuk keluar dari kamar tersebut.


__ADS_2