
Melinda mulai sadarkan diri dia pun langsung membuka matanya dan mencari Putri Belinda.
"Putri Belinda anak kuuuuu, kembalikan Belindaaaaaa kepada ku. Aku mohon kembalikan."
Suster penjaga langsung menghampiri Melinda dia mencoba untuk menenangkan Melinda tapi ternyata tenaga Melinda yang sangat kuat sekali membuat Suster tersebut terjatuh ke lantai.
Melinda melepaskan paksa infusan yang ada tangan sehingga mengeluarkan tetesan darah di lantai.
Melinda mencoba untuk melarikan diri dari rumah sakit dia yang ingin bertemu dengan Putri Belinda.
Dokter Robby yang sedang mengobrol dengan Regina dia langsung keluar dari ruangan dan melihat Melinda yang sudah tidak ada di dalam kamar nya.
"Melinda tidak akan berjalan jauh dia pasti masih ada di sekitar Rumah Sakit, ayo cepat cari sampai ketemu."
Merasa kondisi yang tidak aman Melinda pun memilih untuk bersembunyi di balik mobil, dia terus saja memperhatikan yang ada di sekitarnya.
__ADS_1
Tapi tiba-tiba saja ada tangan yang menarik Melinda dan membawa nya ke dalam mobil, Melinda pun merasa sangat terkejut sekali dan ternyata lelaki tersebut adalah Febrian.
Febrian pun langsung membawa Melinda ke Apartemen nya dia yang meninggalkan pekerjaan di toko karena terus saja memikirkan kondisi Melinda.
"Kenapa kamu harus kabur dari rumah sakit dan lihat kamu memaksa untuk mencabut infusan yang ada di tangan mu itu pasti akan menjadi bengkak."
Melinda yang hanya bisa terdiam saja ketika Febrian mencoba untuk mengobrol dengan nya.
Febrian mencoba untuk menenangkan perasaan Melinda dia memberhentikan mobilnya sementara.
Melinda langsung memandangi wajah Febrian.
"Aku ingin Putri Belinda, aku tidak mau anak itu. Bawa anak itu jauh-jauh aku ingin Putri Belinda kembali."
Melinda mulai tidak bisa mengendalikan emosi nya dan Febrian pun memegang tangan Melinda dengan penuh perasaan.
__ADS_1
"Tidak seperti itu sayaaaaang, Elisabeth juga adalah anak kamu dia yang ada di samping kamu ketika Putri Belinda menghilangkan."
Melinda langsung menarik baju Febrian dia benar-benar sudah tidak bisa mengendalikan emosi nya.
"Aku hanya ingin Putri Belinda, sekarang aku ingin menghampiri Ronny untuk membawa Putri Belinda kembali. Antarkan aku ke toko itu jika Ronny tidak memberikan Putri Belinda kepada ku maka aku akan membuat nya menyesal."
Tatapan mata Melinda yang penuh dengan kebencian terhadap Ronny membuat Febrian pun terpaksa mengikat tangan Melinda karena dia mengancam Febrian jika dirinya yang tidak membawa nya ke toko maka dia akan keluar dari mobil nya.
"Aku rasa tidak mungkin untuk membawa Melinda ke Apartemen jika kondisi nya yang seperti ini, lebih baik aku bawa saja ke rumah."
Febrian memilih untuk membawa Melinda ke rumah yang kebetulan orang tua Febrian yang sedang sibuk dengan pekerjaan di luar kota sehingga Febrian bisa membawa Melinda ke rumah.
Melinda kelelahan dia pun sampai tertidur di dalam mobil di sepanjang perjalanan dia terus menerus memangil Putri Belinda.
Dan akhirnya Melinda pun sampai di rumah Febrian, Febrian meminta para pegawai untuk membawa Melinda ke kamar nya.
__ADS_1
Melinda masih di ikat kaki dan tangan karena Febrian hawatir Melinda bisa kabur dari rumah nya.