Berikan Aku Kesempatan Eleya.

Berikan Aku Kesempatan Eleya.
Memutuskan untuk berakhir.


__ADS_3

Di sebuah gudang yang sudah tidak di gunakan, Dika dan Eleya bertemu saat anak anak yang lain sedang beristirahat di kantin.


Dika perlahan mendekatkan wajahnya ke arah wajah Eleya dan menciptakan suasana romantis dan perlahan menyambar bibir ranum Eleya.


Dika dan Eleya adalah salah satu siswa yang berprestasi dan mendapatkan beasiswa. Mereka berdua pun sering kali belajar bersama.


Perlahan tangan nya melepaskan kancing seragam sekolah milik Eleya dan menghisap gunung kembar milik Eleya.


Keduanya kini larut dalam percintaan dan Kini Dika mulai mengangkat rok Eleya dan melepaskan dalaman milik Eleya, perlahan dia memasukkan pusaka nya yang sudah tidak sabar ingin masuk.


"Dika..."pekik Eleya saat merasakan ada benda kenyal yang masuk ke dalam lubang intim nya.


Dika mengecup mata Eleya yang mengeluarkan air mata nya karena menahan rasa sakit di daerah intim nya.


Setelah merasakan pelepasan bersama, Dika mengecup kening kekasihnya."cup..aku mencintaimu.."ucap Dika.


"aku juga mencintaimu.."jawab Eleya.


Mereka berdua pun kembali ke kelas mereka setelah melakukan hal bodoh itu.

__ADS_1


*


Tiga bulan setelah mereka melakukan hubungan terlarang itu, Eleya terkesan malas usai merayakan hari kelulusan.


Dia merasa tidak bersemangat dan sering mual di pagi hari. Dia pun mengingat ingat bahwa dia sudah terlambat datang bulan satu minggu.


Lalu Eleya pergi ke supermarket didekat rumah nya dan membeli tispek. Setelah dari supermarket, dia langsung masuk ke dalam kamar mandi dan langsung mencobanya.


Tangan nya gemetar saat melihat garis dua pada tispek nya. Karena masih tidak percaya dengan apa yang dia lihat, akhirnya dia mencobanya lagi dsn hasilnya pun tetap sama.


Eleya menangis tersedu sedu dan merutuki kebodohan yang sudah dia lakukan. di dalam tangisnya tiba tiba dia ingat wajah kekasihnya itu.


"hallo, aku mau kita bertemu."ucap Eleya.


Eleya pun mematikan ponsel nya setelah memberitahu tempat mereka berdua ingin bertemu.


Di sebuah taman, Eleya duduk menunggu kekasihnya itu. Dua tangan yang menutup mata Eleya dari belakang, membuat Eleya terkejut.


"coba tebak siapa?"tanya Dika.

__ADS_1


"Dika aku sedang tidak ingin bercanda."jawab Eleya.


Dika pun melepaskan tangannya dan duduk di samping Eleya."ada apa sayang, o iya aku ingin memberitahu mu, kalau aku lusa berangkat ke Swiss, aku kuliah di sana."ucap Dika.


Eleya menoleh ke arah Dika yang duduk di sampingnya."apa, kau mau kuliah di Swiss?"tanya Eleya.


"i iya, kenapa?kau terlihat tidak suka."ucap Dika.


Eleya memejamkan mata nya sekilas."lalu bagaimana dengan hubungan kita?"tanya Eleya yang berharap Dika menanyakan ke adaan nya.


"apa maksudmu, El meskipun kita berjauhan, kita tetap menjalin hubungan, kau tenang saja, aku tidak akan mengkhianati mu."jawab Dika.


Eleya pun menarik nafas nya."Dika aku hamil."ucap Eleya yang membuat Dika terkejut.


"El ayo lah, jangan membuat alasan hanya kau tidak mau kita LDR."ucap Dika.


Mata Eleya pun tidak bisa lagi menahan air mata nya, dia menangis terisak saat mendengar Dika menyebutnya beralasan.


"begini saja, kalau memang kau tidak mau kita LDR, lebih baik hubungan kita berakhir sampai saja.

__ADS_1


__ADS_2