Berikan Aku Kesempatan Eleya.

Berikan Aku Kesempatan Eleya.
Pindah ke rumah baru.


__ADS_3

Karena Lala terus meminta untuk segera pulang, akhirnya mereka pun berpamitan."ma, pa, sepertinya Lala sangat ingin pulang."ucap Eleya.


"kenapa pulang, ini kan rumah mu juga Eya."jawab mama Vina.


"maaf ma, sebetulnya rumah Eleya sudah selesai, tapi Eleya selalu menolak untuk menempati nya."ucap Dika.


"bukan begitu, aku hanya tidak ingin ibu ibu komplek menjadi heboh, bagaimana bisa, seorang janda beranak satu, tiba tiba saja punya rumah sebesar itu ."jawab Eleya


Setelah beberapa menit kemudian, Eleya dan Dika pun berpamitan karena Lala terus merengek minta pulang.


Dika mulai melajukan mobilnya menuju kos kosan Eleya. Dan pada saat Eleya turun dari mobil Dika, ibu ibu komplek itu datang mendekati nya.


"hei wanita murahan, jangan mentang mentang kau cantik dan punya selingkuhan orang kaya, lalu kau se enaknya keluar masuk komplek ini tanpa permisi."ucap ibu Dewi.


"dan tuan harus hati hati, dulu dia datang ke sini pun dalam ke adaan hamil tanpa tau siapa ayah dari bayi yang sedang dia kandung."sambung ibu Marisa.

__ADS_1


Eleya sangat geram dengan tuduhan ibu ibu itu dan ingin sekali melawan, tapi Dika mencegahnya."El kau bawa anak kita masuk rumah dulu, biar aku yang mengurus mereka."ucap Dika.


Eleya pun membawa Lala masuk ke dalam rumah, sementara Dika mendekati ibu ibu itu."memangnya apa masalah kalian pada istri ku?"tanya Dika.


Ibu ibu itu pun terkejut mendengar ucapan dari Dika yang menyebut bahwa Eleya adalah istrinya."istri, yang benar saja, sejak kapan anda dan wanita itu menikah, Anda mau kena getahnya?"tanya ibu ibu itu dengan tertawa.


"dengar, kalau ibu ibu di sini tidak berhenti mengganggu istri saya, maka saya akan laporkan ibu ibu semua dengan tuduhan pencemaran nama baik istri saya."jawab Dika dengan menggertak ibu ibu itu.


Sementara Dika berdebat dengan ibu ibu itu, Eleya dan Lala keluar fan mendekati nya."Dika, barang barang ku di dalam tidak ada."ucap Eleya.


Ibu ibu yang mendengar pembicaraan Dika dan Eleya, merasa malu dan perlahan menjauh tanpa meminta maaf.


"kau tidak memberitahu ku dulu kenapa?"tanya Eleya.


"sudahlah Eleya, aku tidak mau mendengar penolakan mu, Lala ayo sayang kita pulang ke rumah yang baru."ajak Dika.

__ADS_1


Dika pun membawa Lala melangkah menuju rumah baru mereka dengan di ikuti Eleya di belakang nya.


Setelah masuk ke dalam rumah, mereka sudah di sambut oleh empat asisten rumah tangga nya. Eleya pun terkejut melihat seisi rumah nya.


"El, ayo duduk dulu."ajak Dika.


Eleya pun duduk dengan wajah kesal."perkenalkan, ini calon istri ku dan ini adalah anak kami, kalian ber empat, harus melayani nya dengan baik, dan pekerjaan kalian bisa di mulai sekarang."ucap Dika.


"heh kau seperti seorang raja saja, memerintah prajurit."ucap Eleya dengan wajah mengejek.


"dan kau adalah ratunya."jawab Dika yang membuat Eleya menjadi salah tingkah.


Lala tersenyum melihat wajah sang mama yang terlihat malu dan seperti kepiting rebus."cie cie...papa dan mama.."goda Lala.


"Lala."

__ADS_1


__ADS_2