Berikan Aku Kesempatan Eleya.

Berikan Aku Kesempatan Eleya.
Dia sudah tertidur.


__ADS_3

Setelah orangtua Eleya dan Dika melakukan pertemuan pada tempo hari, akhirnya hari ini Dika dan Eleya melangsungkan pernikahan dengan hanya mengundang beberapa kerabat dekat saja.


Saat itu Eleya yang baru saja selesai mandi, berjalan menuju pintu,namun kakinya terpeleset dan handuknya pun jatuh ke lantai.


Dika berjalan ke arah pintu, karena mendengar suara Eleya yang merintih sambil bertanya."Eleya...kau kenapa?"tanya Dika.


Eleya pun menendang pintu kamar mandi yang sedikit terbuka, dan akibatnya kepala Dika terbentur pintu."Jangan masuk dulu..diam saja di situ."jawab Eleya.


Eleya pun kembali mengenakan handuknya. Lalu dia keluar dengan tertatih akibat terpeleset.


Dika pun melihat Eleya yang berjalan."biar ku bantu."tawar Dika.


"tidak perlu, kau keluar dulu sebentar, aku mau pakai baju dulu.ucap Eleya.


"pakai saja, aku tidak akan melihat."jawab Dika.


Eleya mendengus kesal pada Dika."masalah nya aku belum memakai dalaman, cepat keluar kalau tidak, aku akan berteriak."ancam Eleya.


Bukannya keluar, Dika malah menjatuhkan tubuhnya dikasur dengan posisi tengkurap."aku sudah sangat mengantuk sayang, jadi kau pakai saja bajunya."jawab Dika.

__ADS_1


Eleya pun kembali masuk ke dalam kamar mandi dan membawa piyama tidur dengan wajah kesal.


Setelah selesai mengenakan pakaian tidur nya, dia pun melangkah menuju tempat tidur dan menaruh satu guling di antara dia dan Dika.


Sedangkan Dika yang berpura pura tidur, memeluk guling yang tadi di taruh Eleya dengan wajah menghadap Eleya.


Eleya merasa gugup ketika wajah suaminya menghadap padanya meskipun terpejam. Eleya berusaha memejamkan mata nya dan tertidur.


Dika pun membuka matanya perlahan dan tersenyum melihat istrinya yang terlihat sudah tertidur. Dia pun menarik pinggang istrinya dan menempelkan tubuh mereka.


Eleya pun kembali terbangun dan membuka matanya dengan ekspresi wajah terkejut saat melihat wajah mereka berdua sangat dekat.


"kalau bicara, tatap orang nya."jawab Dika.


Eleya hanya bisa pasrah dan membiarkan suaminya memeluknya. Karena merasa istrinya hanya diam, Dika perlahan mendekatkan wajahnya ke jenjang leher istrinya dan mengecupnya.


Eleya pun berpura pura tidur dan menahan diri nya, karena suaminya terus menciumi dan mengecup lehernya berkali kali.


Dika mengangkat wajahnya untuk melihat istrinya."hmm...h..ternyata dia sudah tertidur,berarti malam ini kau tidak terpakai."ucap Dika.

__ADS_1


Eleya tersenyum mendengar ucapan suaminya yang terdengar kesal.


Pada waktu pagi, dia pun bangun dari tidurnya dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya.


Dika meraba raba tempat tidur dengan masih terpejam dan perlahan membuka matanya karena merasa istrinya sudah tidak ada di sebelah nya.


Dia pun duduk dan mengucek matanya. Eleya keluar dari kamar mandi dengan sudah mengenakan pakaian nya.


Dika menoleh ke arah istrinya yang baru keluar dari kamar mand. Dan dia pun berdiri sambil melangkah mendekati istrinya.


"huuaam...selamat pagi istri ku yang cantik."ucap Dika dengan langsung memeluk tubuh langsing istrinya.


"Dika..lepas, aku mau membereskan tempat tidur."ucap Eleya.


"tidak mau, tadi malam kau tidak memberi ku jatah kan?"tanya Dika.


"i...h lepas, ini sudah pagi."jawab Eleya.


like

__ADS_1


__ADS_2