Berikan Aku Kesempatan Eleya.

Berikan Aku Kesempatan Eleya.
Kembali menemani ke berbaing.


__ADS_3

Dika tersenyum mendengar ucapan istrinya."tapi sayang nya, besok adalah hari minggu sayang."


Eleya pun pasrah karena merasa kehabisan ide untuk menolak ajakan suaminya. Dan Dika pun langsung ******* bibir istrinya dengan lembut yang di balas oleh istrinya.


Perlahan Dika melucuti pakaian istrinya dan membuangnya ke sembarang arah, kini mereka berdua sudah tidak mengenakan sehelai benang pun.


Kecupan Dika kini beralih pada leher istrinya dan meninggalkan tanda merah, perlahan kecupan nya turun ke bawah hingga sampai pada bagian intim istrinya yang membuat sang empunya mendesah.


Entah sudah berapa kali mereka merasakan pelepasan bersama, hingga keduanya merasa sudah lelah dan tertidur dengan berpelukan.


Pada pukul enam pagi Dika terbangun dari tidurnya dan melihat ke sang istri sudah tidak ada di sebelah nya.


Dia pun langsung keluar dari kamar dan turun kebawah untuk mencari keberadaan istrinya. Dika lalu melangkah mendekati istrinya yang sedang berada di dapur.


Dia memeluk pinggang istrinya dari belakang, tidak perduli dengan bi Jum yang juga ada di sana."sayang, ini masih terlalu pagi, kita kembali lagi ke atas ya."


Eleya berusaha melepaskan pelukan suaminya karena merasa malu dengan bi Jum."mas lepas, kamu tidak malu dengan bi Jum?"


"ck, aku tidak akan melepaskan nya sebelum kau mau ikut dengan ku ke atas."

__ADS_1


"untuk apa?"


"menemaniku berbaring lagi."


"ih mas, ini sudah pagi, kalau kamu mau bangun kesiangan juga tidak apa apa."


"tapi kita sangat jarang seperti ini sayang, aku selalu sibuk setiap hari, jadi aku hanya minta satu hari dalam satu minggu kita seperti ini."


Eleya pun mengerti karena memang benar mereka berdua sangat jarang menghabiskan waktu berdua."ya sudah, bi Jum, tolong gantikan saya membuat nasi goreng ini."


"iya nyah."


Dia menatap wajah istrinya dengan intens."Setelah Eniversery mama dan papa, kita akan berangkat Honeymoon."


Eleya tersenyum mendengar ucapan suaminya."Lala akan tinggal bersama mama, aku ingin membayar semua hutang ku pada mu, dan mulai sekarang aku ingin membuat mu selalu tersenyum."


Eleya menyentuh pipi suaminya dan mengecup bibir suaminya."cup, kau juga akan membuat ku lupa bagaimana caranya menangis."


Dika mengangguk dan tersenyum dengan mengecup kening istrinya."iya, aku janji, tidak akan pernah meninggalkan mu lagi."

__ADS_1


Mereka berdua pun saling menatap dan tersenyum, Dika dan Eleya pun terkejut karena ketukan pintu yang terdengar dari luar.


Dia pun beranjak dari tempat tidur dan membuka pintu nya."selamat pagi papa dan mama."


"selamat pagi princess papa."sapa Dika.


Dia pun membawa putrinya ikut berbaring di tempat tidur."Lala sudah mandi sayang?"tanya Eleya.


"iya dong ma, tadi mbak Lita yang membantuku mandi."


"tapi kok mama mencium bau orang yang belum mandi ya..."


Eleya pun memajukan hidung mancung nya ke arah suaminya."oo ternyata yang belum mandi itu papa...ayo sekarang kamu mandi dulu."


Dika semakin mengeratkan pelukannya pada putrinya."papa tidak mau mandi kalau tidak di mandikan oleh mama."ucapnya dengan suara manja.


"ish mas seperti anak kecil saja."


like and komentar.

__ADS_1


__ADS_2