Berikan Aku Kesempatan Eleya.

Berikan Aku Kesempatan Eleya.
Jika waktu bisa diputar kembali.


__ADS_3

"tapi ma, itu kan mainan bekas."jawab Lala dengan wajah yang cemberut.


Eleya pun merasa kasihan pada putri kecilnya, memang benar apa yang di katakan oleh Lala, dia sering di belikan mainan oleh mamanya, tapi mainan bekas anak anak orang kaya yang sudah tidak terpakai lagi.


"baiklah sayang, besok kita beli ya, memangnya Lala mau beli mainan seperti apa?"tanya Eleya.


"mainan alat memasak ma."jawab Lala.


"iya besok kita pergi ke pasar ya. "bujuk Eleya. Dia dan Lala bahkan tidak pernah berbelanja di supermarket apa lagi mall, melainkan kepasar.


Yang dia belipun hanya untuk beberapa hari, setelah itu dia hanya membeli keperluan setiap hari di warung dekat kos kosan nya.


Biasanya dia berbelanja setelah dia pulang dari tempat dia bekerja untuk menunggu orang yang menggantikan sip malamnya.


Karena tidak ada hari libur bagi pelayan restoran, Eleya tetap bekerja meski Lala libur sekolah, Lala hanya dirumah sendirian dengan pintu di kunci dan Eleya selalu berpesan pada anaknya untuk tidak menerima tamu sembarangan.


Pagi pagi sekali Eleya bersiap siap untuk berangkat ke restoran, dan setelah dia membuka pintu kos kosan nya, dia sangat terkejut ketika melihat banyak sekali barang yang sudah ada di depan teras kos kosan nya.


Dia pun mendekati orang yang berada di dekat mobil pik up."maaf pak, kenapa semua barang itu di taruh di depan pintu kos saya?"tanya Eleya.

__ADS_1


"saya hanya di suruh nona, dan kalau nona mau komplain , silahkan komplain pada orang yang menyuruh saya."jawab bapak bapak itu.


Eleya pun kembali berjalan mendekati barang itu dan mengambil selembar kertas yang di taruh di atas salah satu kardus itu.


*Ku mohon terima lah, paling tidak demi Lala.


Semua ini mungkin tidak sebanding dengan apa yang kau rasakan ketika kau hidup sendirian.


Jika saja aku bisa memutar waktu,aku tidak akan pernah meninggalkan mu waktu itu.


Aku siap jika kau mau menghukum ku El,


Perasaan ku masih seperti yang dulu dan tidak pernah berubah sedikitpun padamu El.


Bersedia kah kau memaafkan ku, aku hanya ingin memperbaiki semuanya.


Memulai hidup baru bersama ku,bersama dengan putri kecil kita*.


Selembar kertas dengan tulisan yang penuh makna, mampu membuat air mata Eleya jatuh.

__ADS_1


Mungkinkah Eleya akan bersedia memaafkan Dika dan melupakan semua yang pernah membuatnya hancur.


Eleya pun kembali tersadar dan segera menghapus air mata nya dan kembali naik ke atas motor nya.


Namun saat dia ingin menyalakan motornya, mobil sport berwarna merah datang menghalangi jalan nya.


Dika turun dari dalam mobil dan mendekati Eleya."El,"sapa Dika dengan menatap wajah Eleya.


"mau apa lagi."tanya Eleya.


"aku ingin bertemu dengan Lala."jawab Dika.


Eleya menarik nafas nya dengan panjang."dia di rumah, maaf aku sedang buru buru."jawab Eleya.


"kau mau kemana, ini hari minggu."ucap Dika.


"kalau kau ingin bertemu Lala, temui saja dan jangan ikut campur urusan ku, sebelum aku berubah pikiran."jawab Eleya.


"oke oke, mama ingin bertemu Lala."ucap Dika.

__ADS_1


Eleya menoleh ke arah Dika, karena mendengar ucapan Dika yang mengatakan bahwa.


__ADS_2