
Eleya pun berhasil kabur dari kungkungan suaminya dan segera masuk ke dalam kamar mandi.
Sementara Dika mengenakan pakaian nya dan membuka pintu kamar yang sudah di ketuk oleh putri kecilnya.
Dika tersenyum melihat putri kecilnya sudah berdiri di depan pintu kamar dengan sudah mengenakan seragam sekolah nya dengan rapi.
"papa baru saja bangun tidur, oh ya ampun, kenapa hari ini papa kesiangan?"tanya Lala dengan ekspresi wajah mengomel seperti orang dewasa.
"papa tidak kesiangan kok sayang, mama yang tidak membangunkan papa."jawab Dika.
"lalu mama mana?"tanya Lala.
"hah! mama ya, ee..mama sedang mandi, sebentar ya papa panggil mama dulu."jawab Dika sambil melangkah menuju pintu kamar mandi.
"sayang...sudah belum mandinya?"tanya Dika.
__ADS_1
"iya...sebentar...kau ini, aku jadi tergesa gesa memakai handuk nya.."ucap Eleya dengan ekspresi wajah terkejut saat melihat putri kecil mereka sudah berada di dalam kamarnya.
Lala menggelengkan kepala nya melihat kedua orang tua nya terlihat kompak bangun kesiangan."huuufff ternyata papa dan mama sama sama kesiangan, baiklah kalau begitu aku akan menunggu kalian di bawah saja."ucap Lala sambil keluar dari kamar orang tua nya.
Dika dan Eleya pun saling menatap dengan penuh malu."tukan, ayo sekarang giliran mu cepat mandi."ucap Eleya.
Sementara suaminya mandi, Eleya pun menyiapkan pakaian untuk suaminya yang juga ingin berangkat ke kantor.
Dika lagi lagi memeluk tubuh istrinya yang sedang merapikan tempat tidur mereka."ck..i..h mas, lebih baik kau cepat pakai baju nya, nanti anak mu itu akan kembali mengomel karena dia sudah lama menunggu."ucap Eleya.
"iya sayang."jawab Dika dengan langsung mengenakan pakaian nya."sayang dasinya."pinta Dika.
Dika tersenyum menatap wajah istrinya yang terlihat sangat fokus memasang kan dasi ke lehernya."ayo sekarang kita turun, kau tidak mau di omeli anak mu lagi kan."ucap Eleya.
Dika pun meraih tangan istrinya dan mereka pun turun kebawah bersama dengan tangan saling bertautan.
__ADS_1
"selamat pagi princess papa !"sapa Dika pada putrinya yang terlihat sudah cemberut.
Eleya dan Dika saling memberi kode untuk membujuk putrinya."o iya, princess papa mau sarapan pakai apa?"tanya Dika.
"Lala sudah tidak ingin sarapan, habisnya papa dan mama sangat lama di kamar."jawab Lala dengan wajah kesal.
"eee...sayang, tadi perut papa mules, jadinya mama harus menunggu papa keluar dulu, mama takut kalau papa nanti pingsan di kamar mandi bagaimana?"tanya Eleya dengan beralasan.
Lala menoleh ke arah papanya dan langsung memeluk Dika."papa Lala minta maaf ya, Lala tidak tau kalau tadi perut papa mules."ucap Lala.
Dika pun mengangkat tubuh putrinya ke atas pangkuan nya."iya sayang, papa janji tidak akan bangun kesiangan lagi."jawab Dika.
Eleya pun tersenyum haru melihat anak dan suaminya terlihat saling memeluk."ya sudah sekarang kita sarapan dulu ya sayang, Lala mau sarapan pakai apa?"tanya Eleya.
"Lala mau sarapan dengan roti dan selai kacang ma."jawab Lala.
__ADS_1
Eleya pun mengoleskan selai kacang dan memberikan nya pada putrinya."mas mau apa?"tanya Eleya.
"aku mau kamu."