
Seperti biasa. Pagi ini, Eleya sedang memasangkan dasi ke leher suaminya."Sayang, aku tidak bisa mengantarkan mu kerumah mama, karena beda arah dengan jalan ke sekolah dan kekantor."
"tidak apa apa, aku bisa minta pak Iyan yang mengantarkan kerumah mama."
Dika pun memegang pinggang istrinya sehingga menempel pada tubuh nya."mas jangan mulai deh."
Dia pun tersenyum pada istrinya."aku sudah tidak sabar ingin segera membawa mu pergi Honeymoon."
"memangnya kau sudah mempersiapkan nya?"
"o hoòo..sangat siap sayang, kita akan melakukan nya siang, malam , pagi dan sore."
Eleya pun mencubit perut suaminya."ish..maksud ku, apa kau sudah mempersiapkan segala sesuatunya, seperti tiket dan lainnya?"
"kau tenang saja, kita pergi pakai jet pribadi, jadi kau mau kemana, akan ku penuhi."
Eleya tersenyum dengan menatap wajah suaminya."oya! kalau begitu aku mau pergi ke bulan, bisa kan?"
Dika tersenyum mendengar ucapan istrinya dan dia pun mendekatkan wajahnya."ayo kita ke bulan."dia langsung menyambar bibir istrinya dengan lembut yang di sambut mesra oleh istrinya.
Dika perlahan membawa istrinya melangkah menuju ranjang sambil menjatuhkan tubuhnya bersama.
Mereka berdua pun kini larut dalam ciuman hangat di pagi hari hingga suara ketukan pintu pun membuat mereka melepaskan ciumannya.
__ADS_1
Dika pun menjatuhkan tubuhnya di samping istrinya, sementara Eleya bangkit dari tempat tidur sambil membetulkan rambutnya yang sudah berantakan.
Dia pun membuka pintu kamar nya."iya bi."
"nona kecil yang meminta saya memanggil nyonya dan tuan untuk sarapan bersama."
"ya sudah, kami akan segera turun."
"baik lah, kalau begitu saya permisi dulu nyonya."
"iya, Eleya pun mendekati suaminya yang masih berbaring di tempat tidur."mas, ayo kita turun sekarang."
"hah, ku pikir kita akan melanjutkan nya lagi?"goda Dika pada istrinya.
"kau tidak dengar tadi, kalau anak mu, yang meminta bi Jum untuk memanggil kita."
"kau betulkan dulu rambut mu mas, kamu mau Lala kepo dengan gaya rambut mu yang berantakan seperti itu?"
Dika pun berjalan menuju cermin dan membetulkan rambutnya yang berantakan."ayo sayang kita turun."
Eleya pun meraih lengan suaminya dan mereka pun keluar dari kamar untuk menuju ke baeah.
"selamat pagi princess papa."sapa Dika.
__ADS_1
"papa dan mama kenapa lama sekali, Lala sudah menunggu dari tadi."
"eee..maaf ya sayang, tadi mama minta bantuan ke papah untuk merapikan tempat tidur."jawab Eleya dengan asal.
"ayo sekarang kita sarapan pagi dulu, habis itu, kita berangkat."ajak Dika.
Mereka pun mulai menyantap sarapan pagi nya dengan lahap.
Setelah selesai dengan sarapan pagi nya, Eleya pun mengantar kan suaminya dan anaknya sampai di depan."sayang aku berangkat dulu ya."
"hhmm..hati hati."
"cup, iya."
"Lala hati hati ya sayang, emmuuaah..."
"iya ma,"
"mas, pulangnya langsung kerumah mama saja ya, nanti biar ku bawalan baju ganti."
"iya sayang."
Lala pun bersorak gembira mendengar dirinya akan menginap di rumah sang nenek."hore...Lala menginap di rumah nenek.."
__ADS_1
Dika dan Eleya tersenyum melihat putri mereka yang terlihat sangat bahagia ketika mendengar akan menginap, karena sang nenek yang selalu memanjakan nya.
like komentarnya ya.