
Eleya pun mengoleskan selai kacang dan memberikan nya pada putrinya."ini sayang, ee..mas mau sarapan apa?"tanya Eleya.
"aku mau kamu."jawab Dika yang membuat Eleya melotot.
"eee maksudnya aku mau selai coklat."sambung Dika.
Eleya pun mengoleskan selai coklat dan memberikan nya pada suaminya.Setelah mereka selesai dengan sarapan pagi nya, mereka pun bersiap siap untuk berangkat untuk mengantarkan Lala kesekolah.
Eleya dan Dika duduk di depan, sementara Lala duduk di belakang. Sesampainya di depan pagar sekolah Lala, Dika pun membukakan pintu mobil untuk istrinya.
"silahkan sayang, silahkan princess papa."ucap Dika.
Eleya dan Lala pun keluar dari mobil."sayang nanti kalau pulang, aku akan menyuruh Jos untuk menjemputmu."ucap Dika.
"tidak perlu mas, aku dan Lala bisa cari taksi."jawab Eleya.
"jangan, aku tidak akan membiarkan mu dan Lala naik taksi, nanti Jos akan menjemput mu."ucap Dika.
Eleya pun hanya bisa pasrah dengan ucapan suaminya."baiklah kalau begitu aku berangkat dulu, cup."ucap Dika dengan mengecup kening istrinya.
"hmm...hati hati ya mas."jawab Eleya.
__ADS_1
"iya sayang , Lala papa berangkat dulu ya, eemuuuaa...h."
Dika pun melajukan mobilnya menuju kantor. Sementara Eleya dan Lala berjalan masuk ke dalam pagar.
"ma Lala masuk ke dalam kelas dulu ya ma."ucap Lala.
"iya sayang."
Setelah Lala masuk ke dalam kelas, Eleya pun duduk di kursi tunggu sekolah yang berada tidakjauh dari pintu kelas Lala.
Dan saat dia duduk sendiri, dua ibu salah satu teman Lala datang dan ikut duduk di sebelah Eleya."Selamat pagi jeng Eleya ."sapa salah satu ibu teman Lala.
"oya jeng, kita berdua ingin sekali lo kenalan sama suaminya jeng Eleya."ucap Della.
"iya jeng, kita cuma dengar dari ibu ibu yang pernah melihat suaminya jeng Eleya, kata mereka suaminya jeng Eleya itu sangat tampan dan juga ramah."ucap Lusi.
"ee...nanti kapan kapan saya akan kenalkan pada kalian, soalnya tadi pagi dia agak buru buru ke kantor."jawab Eleya.
"i..h sesibuk apa sih suaminya jeng Eleya, pasti punya jabatan tinggi ya jeng?"tanya Della.
"suami saya seorang CEO di kantor nya sendiri."jawab Eleya.
__ADS_1
"waw! sangat hebat, tentunya sebagai seorang istri dari seorang CEO, pasti selalu shopping ke mall setiap hari ."ucap Lusi.
"tidak juga, saya tidak terlalu suka shopping. biasanya suami saya memesan langsung dari butik dan begitu juga dengan keperluan rumah."jawab Eleya.
"wawa! itu lebih hebat dari shopping jeng, itu namanya jeng Eleya benar benar jadi ratu."ucap Della.
Eleya merasa bingung harus menjawabnya dengan apa lagi, karena dua ibu ibu ini tidak berhenti mengintrogasi nya.
Kini waktunya untuk Lala pulang dari sekolah, dan saat Lala keluar dari kelas, dia berteriak karena melihat Dika berjalan mendekati Eleya.
"papa!"seru Lala.
Eleya pun menoleh ke arah belakang dan Dika pun langsung merangkul tubuh istrinya."siang sayang."sapa Dika.
"tadi katanya Jos yang akan menjemputku."ucap Eleya.
"aku baru saja selesai meeting di restoran, jadi aku dan Frans memutuskan untuk langsung kesini saja, karena sudah waktunya Lala pulang."jawab Dika.
"aku senang karena yang menjemput kita adalah papa."
like
__ADS_1