Berikan Aku Kesempatan Eleya.

Berikan Aku Kesempatan Eleya.
Meluluhkan hati wanita yang sudah tersakiti.


__ADS_3

"hah, kau berbicara dengan siapa?"tanya Eleya.


"perkenalkan saya Tyo arsitek yang di suruh oleh tuan Dika, beliau meminta agar rumah ini di rehab semewah mungkin, katanya untuk istri dan anak nya nona Eleya dan putrinya Lala."jawab Tyo.


"heh dia pikir aku bisa di sogok."cibir Eleya dengan suara pelan.


"kenapa nona?"tanya Tyo yang sedikit mendengar ucapan Eleya.


Eleya pun menggaruk kepala nya yang tidak gatal."hah eee..tidak ada mungkin anda salah dengar."jawab Eleya dengan tersenyum paksa.


Setelah beberapa menit kemudian, Dika datang dan berjalan mendekati Tyo dan Eleya yang sedang berada di depan rumah itu."selamat sore."sapa Dika.


Lala pun menoleh ke arah suara yang sangat dia kenal."papa!"ucap Lala dengan berlari ke arah Dika.


Dika pun langsung menggendong putrinya dan berjalan mendekati Eleya yang tampak acuh padanya."selamat sore mommy ."sapa Dika.


Eleya hanya menjawabnya dengan mendengus kesal pada Dika."apa lagi yang kau lakukan, kau tau ibu ibu di komplek ini menyebutku wanita simpanan mu."ucap Eleya.

__ADS_1


"kenapa kau marah pada ku, seharusnya kau jawab, kalau kau adalah istri ku, gampang kan."jawab Dika.


Eleya semakin kesal pada Dika."kau."ucap Eleya dengan mata melotot pada Dika.


"ya kalau kau tidak mau di bilang wanita simpanan ku, lebih baik kau menjadi istri sah ku saja, iya kan."jawab Dika.


Eleya kembali melotot ke arah Dika, dan Dika membalasnya dengan menggerakkan alisnya. Sementara Lala hanya menggelengkan kepala nya melihat kedua orang tua nya berdebat.


"orang dewasa itu memang aneh, aku jadi tidak mengerti dengan papa dan mama."cibir Lala yang sedang berdiri di antara Eleya dan Dika.


Eleya menghentak hentakan kakinya dengan keras di atas tanah karena saking kesalnya pada Dika."eeeh..kau memang benar benar menyebalkan."ucap Eleya dan dia pun segera meninggalkan Dika dan Lala yang masih berdiri di sana.


"tidak, papa sama sekali tidak menyebalkan."jawab Lala.


"apa mama orangnya sering marah marah pada Lala?"tanya Dika.


"tidak juga, mama tidak pernah marah marah pada Lala."jawab Lala lagi.

__ADS_1


*Memang sungguh sangat sulit untuk meluluhkan hati seorang wanita yang sudah tersakiti.


Tapi aku tidak akan pernah nenyerah untuk mendapatkan hatimu kembali El.


Demi Lala aku sabar dan terus berusaha untuk menyatukan hati kita kembali*.


ucap Dika dalam hati.


"ee..sayang mari papa antar, ini sudah sangat sore, ayo."ajak Dika.


Lala pun mengangguk. ayah dan anak itu pun berjalan dengan membawa satu kantong plastik besar menuju kos kosan Eleya.


Lala mengetuk pintu kos kosan nya dan Eleya pun membukanya. Wajahnya malas ketika melihat Dika yang berdiri bersama Lala di depan pintu.


"ada apa lagi?Lala ayo cepat mandi."ucap Eleya.


Lala pun segera masuk dan langsung menuju kamar mandi, sementara Eleya ingin masuk ke dalam, namun Dika menarik tangan nya.

__ADS_1


Eleya pun menatap Dika dengan wajah penuh amarah."lepaskan Dika."pinta Eleya.


Namun Dika malah ikut masuk sambil menutup pintu kos kosan nya."Dika apa yang kau lakukan, apa yang akan orang orang


__ADS_2