
"ma sebaiknya kita pulang sekarang."ajak Dika.
"tapi mama masih ingin bersama Lala."jawab mama Gea.
"om ini anaknya nenek ini ya?"tanya Lala.
"iya, om adalah anak dari nenek ini."jawab Dika.
Eleya mengalihkan pandangannya karena tertangkap oleh Dika, bahwa dia sedang menatapnya.
"ehm..maaf tante mau minum apa?"tanya Eleya.
"mama, kok cuma nenek yang di tanya, om itu tidak mama tanya." ucap Lala.
"karena mama sudah tau minuman kesukaan om Dika."jawab Dika.
Mama Gea tersenyum mendengar ucapan Dika yang berusaha menggoda Eleya, sementara Eleya langsung menuju ke dapur untuk membuatkan teh untuk mama Gea dan Dika.
__ADS_1
Eleya hanya memasang wajah datar tanpa merespon ucapan dari Dika dan dia segera berjalan menuju dapur yang hanya terhalang dinding tipis.
Dika pun menyusul Eleya, entah apa yang ingin dia sampai kan."El."panggil Dika yang membuat Eleya terkejut.
"kenapa kau mengikuti ku?"tanya Eleya dengan wajah kesal.
"sebenarnya mama ingin kita segera menikah."jawab Dika dengan sedikit takut mengucapkan nya.
Eleya hanya diam dan menarik nafas nya dengan memejamkan mata nya."El, aku tidak bisa membiarkan mu dan Lala menderita seperti ini."ucap Dika.
Dika merasa ada yang salah dengan caranya membujuk Eleya."oke aku minta maaf, kalau aku salah berbicara, tapi aku mau Lala tau bahwa aku adalah papanya."pinta Dika.
Tanpa mereka sadari bahwa Lala mendengar perdebatan mereka berdua di dapur, dan melangkah menuju dapur."mama dan om kenapa berdebat?"tanya Lala.
Eleya menarik nafas nya dan mengangkat wajah nya ke atas. Lalu Dika mendekati Lala."Lala mendengar semuanya?"tanya Dika.
"tadi Lala mendengar om mengatakan bahwa om adalah papanya Lala, apa benar ma?"tanya Lala.
__ADS_1
Eleya hanya diam dan tidak mau menjawab pernyataan putrinya. Lalu Dika mengelus rambut putrinya."Lala, om adalah papanya Lala."jawab Dika dengan menatap Lala.
Namun Lala masih menunggu jawaban dari ibunya dan berjalan mendekati ibunya."mama, apa benar yang di katakan oleh om itu?"tanya Lala.
Eleya masih tidak menjawab pertanyaan dari putrinya, bukan karena dia tidak ingin mengiyakan, tapi dia takut kalau Lala akan lebih memilih ikut bersama Dika, di banding dengan nya.
"jawab El, Lala bertanya pada mu, apa kau masih ingin merahasiakan nya dari Lala, jawab El."pinta Dika
Dengan terpaksa dia harus mengiyakan nya."iya, dia adalah papanya Lala."jawab Eleya.
Mama Gea pun menyaksikan langsung keharuan itu.
Eleya mensejajarkan dirinya dan Lala, dia menangkup wajah putrinya."sekarang Lala sudah tau siapa papanya Lala kan, dia papanya Lala."ucap Eleya dengan menatap wajah putrinya dan meneteskan air mata.
Lala menoleh ke arah Dika, dan Dika membuka kedua tangannya dengan lebar. Lalu Lala pun berlari kecil dan langsung memeluk Dika.
Seorang papa yang selama ini dia nantikan kehadirannya. Sementara Eleya tidak mau melihat ayah dan anak itu saling memeluk, dia hanya diam dan mengalihkan pandangannya ke arah lain.
__ADS_1