Bertahan Dalam Pernikahan

Bertahan Dalam Pernikahan
VIDEO YANG TERSEBAR


__ADS_3

"Berita apa, Kak?" Tanya Arsyila dengan suara yang bergetar. Perasaannya sudah tidak enak, hatinya was - was menunggu jawaban dari kak Fatimah.


"Kak gak sanggup rasanya ngomong lewat telpon, Arsyila. Kalau bisa kita langsung ketemu saja, kapan bisa kita ketemuan?" Tanya kak Fatimah.


"Ngak apa kak, kasih tau Arsyila lewat telpon ini saja. Karena saya gak tau apakah bisa keluar atau tidak karena kondisi saya yang masih kurang baik." Jawab Arsyila.


"Ya sudah, kak beritahu sekarang ya." Kata Kak Fatimah kemudian terdengar helaan nafas panjang darinya.


"Iya, kak. Beritahu saja." Sahut Arsyila seakan tidak sabar.


"Arsyila, ada sebuah foto dan video kamu yang tidak senonoh bersama seorang lelaki tersebar di sekolah. Dan.. Yang lebih mengejutkan lagi bahwa Lelaki yang da di foto itu bukanlah suami kamu." Jelas Kak Fatimah.


"A-apa, Kak??" Kata Arsyila setengah menjerit. Saat itupun Arsyila sudah setengah duduk. Dadanya bergetar hebat dan pikirannya pun mulai panik.


"Foto yang bagaimana kak? Mungkin bukan saya kak, cuman mirip saja gak kak?"Kata Arsyila yang berusaha mengelak.


"Bentar, kak kirim ya videonya, kamu nilai saja sendiri." Kata kak Fatimah lalu memutuskan panggilan.


Arsyila menunggu kiriman video dari kak Fatimah tersebut dengan perasaan yang was - was. Dalam hati ia tidak berhenti berdoa, semoga saja bukan dirinya yang ada didalam video tersebut.


Setelah rekaman video itu masuk, Arsyila kemudian membukanya dengan perlahan - lahan. Dan.. Seketika itu juga ia melihat bahwa memang dirinya lah yang ada didalam video tersebut. Video yang sama persis dengan video yang pernah Raihan lihatkan kepada dirinya. Memang didalam video itu Arsyila terlihat sedang tidur disebelah laki - laki yang bertelanjang dada dan lelaki itu adalaah Randi, temannya Raihan. Namun, Sebenarnya tidak terjadi suatu hal apapun diantara mereka. Itu hanya sebuah jebakan.


Akan tetapi, jika orang baru melihatnya tanpa mendengar penjelasan langsung dari mulut Arsyila pasti akan salah paham. Pasti mereka berpikir yang macam - macam terhadap Arsyila. Yang padahal itu sama sekali tidak seperti yang mereka pikirkan.


Arsyila lalu beristighfar berkali - kali didalam hatinya, Ia pun tersadar. Siapa yang sudah menyebarkan video itu kesekolah tempatnya mengajar? Yang Arsyila tahu bahwa video itu hanya ada di handphonenya Raihan, karena waktu itu Raihan melihatkan Arsyila foto dan videonya bersama Randi dari handphonenya. Maka dari itu, Apakah mungkin Raihan yang menyebarkan video tersebut? Mungkin kah begitu?


Sedang sibuk nya Arsyila berpikir keras mengenai hal ini, tiba-tiba saja Raihan datang dengan wajah yang sumringah. Arsyila langsung memandang Raihan dengan pandangan dingin.


"Arsyila, sayang?? Kamu kok gak istirahat?" Tanya Raihan yang melihat Arsyila malah duduk diatas ranjangnya.


"Ada apa? Kepala kamu sakit lagi ya?" Tutur Raihan dengan nada khawatir karena melihat perubahan pada wajah Arsyila.


Arsyila masih diam dengan menatap sinis kearah suaminya itu. Dia masih berpikir apakah ia mesti bertanya kepada Raihan mengenai video ini? Apa memang Raihan yang sudah menyebarkan video ini? Tapi, untuk apa? Apakah memang benar kekhawatiran Hasbi juga Ardan selama ini bahwa Raihan hanya berpura - pura berubah yang padahal masih menyimpan dendam terhadap dirinya? Ahhh... Tapi, mungkin saja itu tidak benar. Jika memang begitu adanya, Arsyila tidak tahu lagi harus berbuat apa. Apakah masih ada kata maaf untuk lelaki dihadapannya ini.

__ADS_1


"Hai, Arsyila...??" Raihan kembali memanggil Arsyila kini dengan memegang lembut bahu istrinya itu.


"Bang,.." Lirih Arsyila lalu menurunkan tangan Raihan dari bahunya.


"Iya, kenapa Arsyila?" Raihan kembali bertanya dengan tatapan bingung.


"Saya mau tanya sesuatu." Ujar Arsyila.


"Mau tanya apa, Arsyila? Silahkan, tanya kan aja.." Kata Raihan masih dengan suara yang lembut.


"Ini.. Masalah foto dan video aku sama Randi dulu itu.." Ucap Arsyila dengan suara yang pelan. Raihan terlihat sedikit tersentak ketika mendengar ucapan Arsyila barusan itu.


"Iya, Emangnya Kenapa dengan itu Arsyila?" Tanya Raihan lagi dengan tatapan heran.


"Ini, Bang Raihan lihat sendiri." Kata Arsyila lalu menyerahkan handphonenya kepada Raihan. Dan Raihan langsung saja mengambil Handphone Arsyila tersebut dan detik itu juga ia melihat sebuah video yang ada didalam pesan Whatshappnya Arsyila.


"Ini, Video ini kenapa ada sama kamu?"Raihan bertanya bingung.


"Apa? Kok bisa?" Tanya Raihan dengan terheran - heran. Arsyila hanya mengangkat bahunya tanda tidak tahu.


"Bukannya Video ini ada pada Bang Raihan sebelumnya?" Kata Arsyila dengan suara yang tertahan.


"Emang iya, tapi.. Arsyila, kamu jangan salah paham ya.." Kata Raihan yang melihat Arsyila menatap dirinya dengan curiga.


"Bukan aku yang menyebarkan video ini." Lanjut Raihan lagi dengan tegas.


"Lalu kalau bukan bang Raihan, lantas siapa? Apa ada orang lain juga yang menyimpan video ini?" Tanya Arsyila masih menahan diri untuk tidak berprasangka buruk terhadap suaminya itu.


"Ngak.. Ngak ada, hanya aku yang menyimpannya, Arsyila." Jawab Raihan lalu kembali memperhatikan video singkat itu.


"Jika gak ada, berarti.. Bang Raihanlah yang sudah menyebarkannya." Tuduh Arsyila dengan sedikit mengeraskan suaranya.


"Ngak, Arsyila!!! Tidak mungkin aku melakukan itu, untuk Apa coba?? Aku yakin, ini pasti ada yang iri dengan hubungan kita yang sudah mulai membaik. Pasti ada orang lain yang diam - diam mencuri video ini dari handphone aku Arsyila." Kata Raihan menduga - duga.

__ADS_1


"Video ini sudah tersebar luas di tempat kerja saya, Bang. Dan.. Entah bagaimana saya bisa menjelaskan kepada mereka semua. Pasti nama saya sudah buruk di mata mereka. Saya jelaskan pun kepada mereka, apa mereka bisa begitu saja percaya dengan saya? Sayapun yakin, setelah ini pasti saya akan kehilangan pekerjaan saya." Kata Arsyila yang mulai terisak - isak.


"Arsyila, kamu percaya sama aku kan? Bukan aku yang menyebar video kamu itu." Kata Raihan kemudian memegang tangan Arsyila. Tapi, Arsyila kembali menepisnya.


"Bang Raihan buktikan dulu jika memang bukan bang Raihan yang menyebar video itu" Kata Arsyila kemudian mengalihkan wajahnya dari Raihan.


"Kalau gak ada bukti, Saya akan tetap menganggap bang Raihan lah yang sudah menyebarkannya." Ucap Arsyila kini dengan air mata yang mulai perlahan - lahan menetes.


"Arsyila, kamu jangan nangis. Aku.. Aku akan buktikan bahwa bukan akulah biang keroknya Arsyila." Kata Raihan lagi.


"Ini semua salah bang Raihan, mengapa Bang Raihan masih menyimpan itu di handphonenya abang. Saya benar - benar malu, gak tahu harus bagaimana lagi? Bahkan saya gak punya keberanian untuk menginjakkan kaki kesekolah itu lagi. Pasti semuanya heboh dan menceritakan aib saya itu." Jelas Arsyila masih dengan terisak - isak.


Sedangkan Raihan, wajahnya terlihat kusut. Ia tampak berpikir keras dengan memegang kepalanya dengan erat. Raihan tidak pernah menduga akan seperti ini jadinya, baru saja ia bisa meluluhkan hati Arsyila dan membuat wanita itu kembali lagi kepadanya namun.. Kini karena video yang tersebar itu membuat Arsyila menjadi menjauh lagi darinya.


"Arsyila, kamu jangan sedih ya. Jangan khawatir, aku akan jelaskan semuanya kepada teman - teman kamu disekolah tentang video itu. Aku akan membersihkan nama kamu, Arsyila. Karena kamu gak bersalah, akulah yang salah. Aku akan bertanggung jawab untuk itu semua." Kata Raihan dengan suara yang tegas.


Arsyila diam dengan masih membuang mukanya dari Raihan. Dia juga gak tahu harus marah ataukah bagaimana dengan suaminya itu, yang jelas saat ini hatinya terluka dan juga perasaan malu yang tidak bisa dibendungkan lagi atas aib dirinya yang tersebar itu..


#


#


#


#


Bersambung...


"Jangan Lupa Tetap beri Like dan Komentarnya ya, Syukron sudah setia membaca..💓💓


.


.

__ADS_1


__ADS_2