
Los Angeles 2023
seorang wanita cantik memakai gaun pengantin berjalan di menuju altar, didepan sana sudah menunggu
pangeran tampan dengan tuxedo rapinya. Didampingi seorang pria yang tak kalah tampan, Sarah berjalan menuju kearah Kevin dengan senyuman, beberapa detik Kevin seakan tersirih melihat Sarah yang berdiri di depannya.
“jaga adikku dengan baik, aku menyerahkan padamu, kalau kau sampai membuatnya menangis, aku akan
mengambilnya kembali darimu”. Ucap Barom memberikan tangan Sarah pada Kevin.
“aku akan berjanji menjaganya”. Ucap Kevin dengan senyuman.
Barom kembali duduk di samping istrinya, Kayla yang saat ini tengah hamil tua.
Janji didepan Tuhan berjalan dengan lancar dan berakhir sebuah ciuman pasangan tersebut.
Semua tamu bertepuk tangan senang, bahkan ada yang meneteskan air mata bahagia. Termasuk Natali
bersama Hardi yang saat ini sudah memiliki bayi cantik yang mereka beri nama Alice. Juga Jessica yang sudah bergandengan dengan pria keturunan Korea, yang dulu mantan pacarnya dan sekarang mereka balikan. Micella, ibunda Sarah yang datang bersama beberapa anak panti yang sudah baranjak remaja, dan juga membawa
Aldo bersama mereka. Sejak Alexa berada di penjara, Aldo tinggal bersama dengan Micella dan anak-anak lain.
Pesta meriah sepanjang masa di gelar di Los Angeles, walaupun mereka bertunangan di New York, tapi Sarah
meminta pernikahan mereka di gelar di Los Angeles, karena Kevin lama tinggal di Los Angeles. Seluruh anggota keluarga datang, pesta meriah yang di adakan outdoor, di suguhi langit malam dan juga bunga api.
Kevin menghampiri beberapa tamu undangan, entah rekan kerja maupun temannya dulu bersama Sarah
sembari memperkenalkan istrinya.
Dari kejauhan Viviana nampak kusut berpakaian seadanya layaknya gembel, dia pergi ke Los Angeles ikut
bersama dengan orang-orang pinggiran yang memang akan kesana. Berharap saat itu Viviana bisa menghancurkan hidup Sarah, namun dalam perjalanan, wanita itu melalui hal yang berat. Dia terkena pelecehan seksual oleh beberapa orang pria, hingga dia benar-benar stres atas kejadian tersebut.
Viviana berlari kearah Sarah sembari menangis, namun ditahan oleh penjaga. Sarah yang melihat hal
tersebut, berpamitan untuk pergi sebentar.
“em sebentar, saya kesana”. Ucap Sarah pada rekan kerja Kevin.
Sarah menghampiri orang yang ada di depan pintu, dia sangat terkejut saat melihat Viviana di sana.
“lepaskan dia”. Perintah Sarah sambil berjongkok di depan Viviana
“Sarah maafkan aku”. Ucap Viviana sembari menangis di depan Sarah
Sarah yang melihat hal tersebut langsung memeluk Viviana “sudahlah tidak apa? kita tetap saudara
sampai kapanpun”.
“aku pantas mendapatkan ini semua”.
“tidak Vi”. Sarah membawa Viviana untuk berdiri “kalian, belikan satu stel pakaian yang pas
dengannya, dan juga siapkan makanan, aku tunggu di kamar 406. Jangan beritahu Kevin hal ini”.
“baik nyonya”.
“ayo ikut denganku”.
Sarah membawa Viviana ke kemar 406 salah satu kamar kelas VIP di hotel tersebut.
“mandilah terlebih dahulu”.
__ADS_1
“terima kasih Sarah”.
Tok tok tok
“nyonya, ini pesanan anda”.
Sarah membuka pintunya dan mengambil makanan juga pakaian yang ada dalam tas belanjaan.
“terima kasih”. Menutup kembali pintunya.
Selesai membersihkan diri, Viviana duduk di samping Sarah sembari menangis dan bercerita semuanya. Hingga
tiba-tiiba pintu terbuka dengan dobrakan.
Kevin berdiri disana dengan beberapa pengawal. Viviana nampak sangat ketakutan, wanita itu memeluk
Sarah erat.
“bawa mereka pergi”. Perintah Sarah pada Kevin
“kalian semua keluar, tidak apa-apa”.
“baik tuan Martine”.
Kevin duduk agak jauh dari Viviana dan Sarah, Viviana terus menangis menyesali semuanya.
Berjalannya waktu, Kevin memutuskan untuk membawa Viviana ke New York, perawatan dan juga akan
membiayai semua kebutuhan Viviana hingga dia memiliki pekerjaan suatu saat nanti.
♣
Beberapa tahun kemudian,
Sarah berjalan masuk ke kamar utama miliknya dan Kevin, Kevin Nampak masih memeluk selimutnya sendiri
“bangunlah”. Ucap Sarah lembut berbisik di telinga Kevin
“kau menggodaku hm”. Tanpa membuka mata Kevin berucap
“cepatlah bangun!”. Teriak Sarah yang membuat Kevin langsung membuka matanya.
“haish, aku masih ngantuk”. Rengek Kevin “morning kiss”.
“tidak ada kalau kau tidak bangun”.
“baiklah aku bangun”. Kevin duduk dan menyikap selimut, menatap Sarah tajam
Sarah mendekatkan wajah nya kearah Kevin dan mencium sekilas bibir kevin, namun bukan Kevin namanya
kalau morning kiss mereka hanya sebatas itu.
Kevin menarik Sarah hingga wanita itu jatuh di pelukannya.
Pintu terbuka,
“mama, Freed ingin makan roti bakar”. Suara khas anak-anak membuat Sarah langsung bangun dan
melihat kearah pintu. Disana berdiri anak tunggalnya yang masih berumur 3 tahun.
Sarah langssung berjalan menghampiri putranya, membawa anak kecil itu kedalam gendongannya.
Freed pun melihat kearah Kevin, papanya dan menjulurkan lidar.
__ADS_1
Sejak ada Freed, Kevin tidak pernah lagi bermesraan dengan istrinya.
Freederic Alexander Martine, anak tunggal Sarah dan Kevin yang masih berumur 3 tahun. Anak itu
sudah menjadi sorotan media sejak kecil, wajahnya yang terkesan dingin. Namun berbeda kala bersama dengan Sarah, ibunya, anak itu akan menjadi anak yang sangat manis dan penurut.
Freederic memiliki sifat yang sama persis dengan Kevin, tapi dari awal Kevin maupun Sarah tidak
menginginkan Freederic menjadi seorang Hypersex suatu saat nanti. Dia yang akan mewarisi semua harta milik Martine, yang akan menggantikan ayahnya jika sudah tua.
Kevin berjalan ke meja makan setelah memberihkan tubuhnya dan berpakaian rapi.
“makanlah terlebih dahulu”. Ucap Sarah sambil menaruh segelas susu di depan nya
“terima kasih sayang”. Kevin melihat Freed yang masih sibuk dengan makanannya. “pelan-pelan jagoan”.
Freed meletakkan rotinya di piring. “pa, Freed ingin punya kapal pesiar seperti yang ada di
televise”.
“tentu saja nak, papa akan membelikan untukmu”. Jawab Kevin yang membuat Sarah memukul lengan kevin
“tidak kev, Freed sayang, kapal pesiar itu sangat mahal”.
“tapi Freed mau kapal pesiar”. Rengek Freed
“tidak sayang”. Ucap Sarah tegas
“papa…..”.
“sudahlah, aku bekerja untuk Freed, aku bisa membelikan apa yang dia mau”. Ucap kevin pada Sarah
“kau terlalu memanjakannya”.
“aku akan berangkat sekarang”. Kevin beranjak dari duduknya mencium kening Sarah dan berjongkok di
depan putranya “jangan khawatir, papa akan membelikan apa yang kau mau, jangan bilang mama oke?”. Bisik Kevin kemudian di jawab anggukan oleh Freed sembari mencium pipi Kevin. “bagus, anak pintar, jangan bikin mama sudah dirumah. Jaga mama oke”.
“siap pa”.
Suara bel, membuat Sarah sedikit berlari kearah pintu utama, beberapa pelayan tengah membersihkan
halaman belakang yang akan digunakannya untuk kumpul keluarga.
“Viviana”.
Sarah memeluk Viviana erat, sudah hampir 2 tahun mereka tidak bertemu.
“masuk lah”.
Viviana menjadi wanita yang sangat manis, dia berhubungan dengan salah satu sepupu Kevin yang ada di
Singapura yang kebetulan juga melanjutkan study yang sama dengan Viviana di New York.
.
Terima kasih untuk
semuanya yang sudah mendukung Novel ini, maaf jika ada kesalahan kata atau
mungkin sebagian tidak sesuatu harapan kalian. Novel ini jauh dari kata
sempurna, semoga kalian menyukainya. Jangan lupa berikan dukungan kalau kalian
__ADS_1
suka. Sekali lagi terima kasih.
Sampai jumpa di cerita selanjutnya.