Bucin Fierce Girl

Bucin Fierce Girl
Cincin


__ADS_3

Flo tidak langsung pulang ke rumah, karena Sandy mengajaknya mampir dulu di apartemennya milik Sandy.


Jarak rumahnya dan rumah sakit tempat kerjanya lumayan jauh jadi Sandy membeli apartemen di deket rumah sakit biar nggak ribet.


Setelah sampai di depan pintu Sandy menekan beberapa digit nomor pada tombol dan 'Pip' pintunya terbuka.


Flo masuk dan langsung duduk di sofa


"Mau minum apa sayang?" tawar Sandy sambil berjalan ke arah dapur


"Air putih" jawab Flo singkat


Sandy kembali dari dapur dengan segelas air putih di tangannya dan duduk di sebelah Flo "Ni minum dulu"


Flo mengambil gelas dari tangan Sandy dan meletakkannya di atas meja "Nanti aja, aku belum haus"


Sandy menggenggam tangan Flo dan mengecupnya.


"Iloveu" bisik Sandy di telinga Flo


Senyum Flo langsung mengembang "Iloveutoo"


Detik berikutnya tubuh Flo terasa melayang, ternyata itu ulah Sandy yang mengangkat tubuhnya.


Sekarang Flo di pangkuan Sandy.


"Nah kalau gini kan lebih enak" ucap Sandy tanpa dosa


"Modus" jawab Flo asal


Sandy hanya terkekeh

__ADS_1


Sandy merapikan anak rambut Flo yang menutupi dahinya lalu mengecupnya lama


Flo memejamkan matanya.


Sandy melepas kecupan di dahi Flo dan agak menjauhkan kepalanya agar tatapan mereka bertemu.


Flo membuka mata dan tatapan mereka pun bertemu, Sandy tersenyum lembut "Kamu cantik sekali princess" gembel Sandy


Flo tidak menjawab Sandy namun senyumnya kian melebar.


Sandy menyentuh bibir Flo dengan ibu jarinya perlahan wajah mereka mendekat lagi, mereka sama-sama memejamkan mata hingga bibir mereka bertemu.


Sandy menghisap bibir Flo atas bawah bergantian.


Flo meneteskan air matanya hingga mengalir di bibir mereka.


Sandy yang merasa ada air mata yang mengalir di sela sela ciuman mereka refleks Sandy membuka mata dan melepas ciumannya


"Princess kamu kenapa?" tanya Sandy lembut


"Ada masalah apa hmm?" tanya Sandy lagi


"Maafin aku Bee" lirih Flo


"Kamu nggak salah kenapa minta maaf?"


"A--aku telah di jodohkan" kata Flo sambil terisak


Tubuh Sandy langsung menegang dan belum tau harus merespon seperti apa.


"Jangan bercanda sayang, ini tidak lucu" elak Sandy

__ADS_1


Flo menggeleng masih terisak


"ini tidak boleh terjadi!! aku sudah menunggumu dan sekarang hanya tinggal selangkah lagi, kamu malah mau menikah dengan pria lain? aku tidak terima itu!!" kata Sandy dengan nada meningkat


"Tunggu aku setahun Bee" kata Flo pelan hampir tidak terdengar


"Apa??? setahun lagi. Aku menunggumu sudah cukup lama Flo dan sekarang aku di suruh nunggu lagi??"


"Aku menikah dengannya mungkin hanya satu tahun setelah itu aku janji langsung kembali padamu" ucap Flo


"Entahlah" jawab Sandy asal


'Hening' cukup lama Flo dan Sandy masih terdiam mereka tenggelam dalam fikiran masing masing.


Akhirnya Sandy membuka suara "Apa kamu bisa janji padaku?"


"Janji apa?"


Sandy bangkit dari sofa dan berjalan ke kamarnya, setelah beberapa saat Sandy sudah keluar lagi.


"Kamu harus Janji padaku kalau kamu akan menjaga diri dan hatimu untukku" ucap Sandy sembari membuka kotak beludru berwarna merah


Flo mengernyit "Maksudnya??"


"Sebenarnya cincin ini rencananya akan aku berikan di hari pertunangan kita kelak, namun karena ternyata aku harus menunggu lagi, aku harap kamu mau menerima cincin ini sebagai tanda--"


"Tanda apa?"


"Tanda bahwa hatimu cuma milikku"


Flo tersenyum tipis bahkan hampir tidak terlihat.

__ADS_1


"Tapi setelah kamu nikah kita masih bisa ketemu kan princess?" tanya Sandy


"Tentu" jawab Flo cepat


__ADS_2