
🌴🌴🌴
Muach.. Muach.. "Hati-hati sayang."
"Dah mama, makasih cupcake nya." Flo melambaikan tangan dan kembali melajukan mobilnya menuju rumah mertuanya, menyusul sang suami.
Flo sampai di rumah mami udah malam, karena harus nganter mama belanja terus nganter pulang juga.
Dengan menenteng box berisi cupcake pesenan Alex, Flo memencet bel rumah mami. 'ting tong'
"Non Flo. Ayo masuk." sapa bi Ijah setelah membuka pintu.
Flo tersenyum "Malam bi."
Flo melangkah masuk, sampai di sofa ruang tengah dia berhenti saat melihat sang suami sedang bermanja-manja dengan maminya. Alex tiduran dengan paha mami sebagai bantalan sambil memeluk pinggang maminya.
"Astaga. Suami?? mana ada seorang suami masih ndusel sama ibunya." gumam Flo pelan.
"Loh. Flo kamu sudah sampai." ucap Elisa setelah melihat Flo hanya berdiri mematung.
Alex langsung bangkit dan menoleh. "Cupcake pesenan aku mana?"
Flo mendekat dan meletakkan box berisi cupcake di meja.
Dengan mata berbinar Alex membuka box itu. "Waww, bermacam-macam varian rasanya."
Cupcake adalah salah satu kue favorit Alex, namun sayang, Flo tidak bisa membuatnya, sudah berulang kali mencoba namun selalu gagal, alhasil kalau lagi kepengen ya minta ke mama.
Flo duduk di samping Alex sambil memperhatikan Alex yang sedang lahap memakan cupcake nya.
Merasa di perhatikan Alex menoleh. "Mau?"
Flo menggeleng. "Udah bosen."
"Enak loh Flo." mami menimpali dengan mulut penuh cupcake.
Lagi-lagi Flo menggeleng.
Alex menyodorkan kuenya. "Mau di suapin? Aa...."
Otak jahil Flo bekerja. Flo membuka mulutnya, dia menggigit kue beserta tangan Alex.
"Aww!!! sakit Flo."
Flo tersenyum puas bisa menjahili Alex.
Otak jahil Alex ternyata ikut bekerja, dia menggendong Flo ala-ala karung beras lagi. "Mi, kita ke kamar dulu mau mandi" ucap Alex kepada maminya sambil berjalan menuju kamarnya, Flo meronta-ronta minta di turunkan namun Alex tidak bergeming.
Elisa cuma geleng-geleng.
Flo sudah capek memberontak akhirnya hanya pasrah, memberontak pun tidak ada gunanya Alex tidak akan menurunkannya Sebelum sampai kamar.
__ADS_1
"Aku dulu atau kamu dulu yang mandi?" tanya Alex setelah menurunkan Flo di ranjang.
"Kamu dulu aja." jawab Flo sambil menyenderkan tubuhnya di kepala ranjang.
Alex tidak masuk ke kamar mandi malah mendekati Flo dan mengelus pipi Flo dengan punggung tangannya. "Kamu cantik." bisik Alex di depan wajah Flo, membuat jantung Flo berdetak lebih kencang dan menjadi gugup.
Alex terkekeh. "Kok tegang sih?"
Flo memberenggut dan mengerucutkan bibirnya, kenapa Alex suka sekali menggodanya.
Alex menjadi semakin gemas, dia mengecupnya singkat bibir Flo dan langsung melarikan diri masuk kamar mandi.
Flo. masih mematung di tempatnya dan menyentuh dadanya, hingga terdengar suara ketokan pintu kamarnya.
"Masuk." jawab Flo dari dalam.
Elisa masuk dan duduk di tepian ranjang. "Kalian nginep di sini kan?"
Flo beringsut ikut duduk di tepian ranjang. "Besok kan hari senin mi, Al harus ke kantor."
"Kan, pakaian kerja Al disini juga masih banyak Flo. Nginep sini ya? tanya Elisa lagi.
Flo menghembuskan nafasnya berat. "Nanti tergantung Al ya mi, kalau Al mau nginep, Flo juga nginep." Mami memang sering gini, katanya makan malam tapi ujung-ujungnya di suruh nginep.
Elisa berdiri hendak keluar dari kamar Alex. "Ya udah mami tunggu di bawah ya, makan malam udah siap"
"Ya, mi, bentar lagi"
"Semua sudah siap nyonya." ucap bi Ijah sambil meletakkan masakan terakhirnya.
Elisa menarik kursi dan duduk. "Makasih bi."
Tak berapa lama Flo dan Alex sudah selesai mandi dan turun untuk makan malam.
Mata Alex kembali berbinar saat melihat menu makan malam. "Wihh.. Seafood."
Mereka makan dalam diam sampai makanan mereka habis.
"Kalian nginep disini kan?" tanya Elisa pada keduanya setelah minum air putih sebagai penutup.
Alex melirik Flo. "Terserah Flo mi"
"Tadi kata Flo terserah kamu, terus kata kamu terserah Flo. Daripada bingung terserah mami aja ya? Kalian malam ini nginep di rumah mami titik!"
Flo dan Alex cuma saling pandang seoalah meminta jawaban.
"Duh. Cuma nginep aja apa susahnya sih?" ucap Elisa memutus pandangan Flo dan Alex, mereka beralih menatap Elisa dan mengangguk.
"Gitu dong. Yuk ke ruang tengah kita ngobrol-ngobrol, selama ini mami kesepian tau." adu Elisa pada Flo dan Alex.
"Kan ada bi Ijah dan beberapa pegawai yang lain mi." jawab Alex sambil duduk di sofa.
__ADS_1
"Ah. Bi Ijah dan yang lainnya sibuk terus." keluh Elisa.
"Mami mau kita tinggal disini?" kali ini Flo yang angkat bicara.
"Nggak usah, nanti kalian jadi tidak nyaman. Tapi kalian harus sering kesini ya?" pinta Elisa , karena memang dia sangat kesepian, rumah segede itu cuma di tempati Elisa dan beberapa pegawainya.
"Iya mi." jawab keduanya.
"Mami mau nanya serius" ucap Elisa sambil menatap keduanya.
Flo dan Alex yang tadi memainkan handphonenya kini beralih menatap Elisa.
Elisa menatap ragu pada keduanya takutnya pertanyaan darinya kelewat batas. "Gimana nasip pernikahan kalian?" tanya Elisa hati-hati.
Alex meraih tangan Flo dan mengecup punggung tangannya. "Kami tidak akan pisah mi."
Mendengar jawaban Alex bahu Elisa merosot, 'lega' itulah yang dirasakan Elisa. "Syukurlah mami ikut seneng dengernya."
Flo hanya tersenyum.
"Mami ke atas dulu ya, sebenarnya mami nyuruh kalian nginep cuma mau nanya itu." ucap Elisa sambil beranjak dari sofa dan mencium pipi Flo dan Alex. "Good night."
"Night too mom." jawab Alex.
Elisa berjalan menuju kamarnya meninggalkan Flo dan Alex yang masih di sofa.
Alex berdiri dan sedikit menarik tangan Flo. "Ayo, kita juga Istirahat besok aku ada meeting pagi-pagi."
Flo mengagguk dan mereka ke kamar untuk istirahat.
Flo sudah siap siap tidur, posisinya membelakangi Alex sambil memeluk guling.
"Boleh nggak sih, tidurnya sambil meluk kamu?" tanya Alex sambil memainkan gulingnya.
Flo membalikkan badannya menghadap Alex.
Tangan Alex terangkat menyentuh pipi Flo. "Aku pengen tau, sekali-kali tidurnya sambil meluk kamu."
Flo tidak menjawab dengan kata-kata, dia hanya tersenyum dan merentangkan kedua tangannya.
Alex langsung membuang gulingnya tadi ke bawah dan memeluk erat tubuh Flo. "Nah, kalo gini kan enak."
Flo terkekeh. "Dasar manja." ucap Flo pelan namun masih bisa di dengar Alex.
Alex memberenggut sebal dan melonggarkan pelukannya. "Ah. nggak asik kamu!"
Flo tersenyum. "Iya-iya maaf. Udah ayo tidur udah malam, besok kalau kamu kesiangan aku yang repot."
"Good night my Queen" ucap Alex sembari mengecup puncak kepala Flo.
"Night too Baby Bear" balas Flo teredam di dada Alex.
__ADS_1
Udah mulai deket nih, otak kotor Author mulai aktif hahaha