
*
*
Alex melepaskan pelukannya lalu kembali duduk di samping ranjang istrinya sembari memandang lekat-lekat wajah istrinya, sudah satu minggu lebih Alex tidak memandangi wajah cantik istrinya, Alex sangat merindukannya, tanganya terangkat untuk membelai wajah Flo menelusuri setiap lekukan wajah cantik yang menirus itu.
Alex masih duduk di samping ranjang istrinya, tangan kanannya berada di atas perut istrinya serta tangan kirinya menggenggam jemarinya. Alex sampai tertidur kepalanya menunduk dan matanya terpejam.
Perlahan mata Flo terbuka dia merasakan ada beban di perutnya, tangannya terangkat meraba perutnya untuk memeriksa apa yang berada di atas perutnya. "Tangan?" batin Flo, Flo melirik ke samping lalu mengeratkan genggaman Alex hingga sang empu terbangun.
"Sayang." Alex berdiri lalu membungkuk untuk memeluk istrinya.
Flo membalas pelukan suaminya serta menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Alex. "Hiks.. hiks.. kamu jahat!! kamu ninggalin aku. Mana janjimu? Aku sakit terus kamu ninggalin aku gitu aja!"
"Maafin aku sayang, aku memang bodoh, tapi mulai saat ini aku janji aku akan egois tidak akan melepaskan kamu apapun alasannya, karena sekarang sudah ada anak kita, aku juga harus memikirkan kebahagiaan untuk anak kita, aku mau anak kita bahagia bersama keluarga yang utuh. tidak seperti diriku. Sstttt... Jangan nangis lagi sayang, kasian anak kita."
Flo melonggarkan pelukannya. "Kok kamu sudah tau?"
Alex mengernyit. "Kenapa terkejut gitu?"
"Yaahh, padahal aku mau kasih kejutan buat kamu."
__ADS_1
Alex menegakkan tubuhnya lalu duduk seperti semula. "Tidak usah ngasih kejutan, ini aja aku sudah terkejut."
Flo menggeser tubuhnya lalu menepuk sisi sebelahnya. "Sini!"
Alex menggeleng. "Ranjangnya sempit Flo, lagian ada Mama di sofa."
Flo melirik ke arah sofa. "Mama masih tidur tenang aja." Ujar Flo pelan.
Alex menaiki ranjang rumah sakit lalu memeluk istrinya. "Kenapa bangun? Ini masih tengah malam loh, atau mau sesuatu?"
Flo menenggelamkan wajahnya di dada Alex. "Aku kangen kamu tau."
Senyum Alex melebar dan semakin mengeratkan pelukannya. "Sekarang tidur lagi ya, biar kamu cepat sembuh terus kita kembali ke rumah."
"Hah?" Alex terkejut sejak kapan istrinya berubah menjadi manja seperti ini.
Flo merengut. "Kenapa terkejut gitu? Nggak mau?"
"Iyaa." Tangan Alex tadinya di pinggang istrinya sekarang beralih ke bokong serta menepuk-nepuknya pelan. "Iloveu." bisik Alex.
Flo mendongak. "Iloveu too."
__ADS_1
Alex melebarkan matanya lalu menunduk. "Kamu bilang apa tadi?" Tanya Alex antusias.
"Iloveu Iloveu Iloveu Iloveu Iloveu Iloveu Iloveu Iloveu Iloveu Ilove Iloveu Ilov---."
'Cup'
"Sudah cukup." Alex mengecup singkat bibir Flo. "Ini kapan tidurnya? Tangan aku sudah capek loh."
Flo terkekeh lalu kembali menenggelamkan wajahnya di dada Alex, Flo memang sangat merindukan dekapan hangat dari suaminya, dekapan ternyaman yang pernah ia rasakan.
Flo sudah tertidur namun Alex masih terjaga, dia memandangi wajah istrinya lalu pandangannya tertuju pada kalung yang dipakai Flo. Alex mengeluarkan kalung tersebut karena tadi tertutup seragam rumah sakit.
Alex terkejut ternyata liontin kalung itu adalah cincinnya, dengan gerakan perlahan Alex membuka kalung itu serta mengeluarkan cincinnya lalu mengaitkannya kembali.
Alex tersenyum lalu memakai cincinnya lagi.
*
*
Tuh, udah Author kasih, tadi katanya minta nambah up nya.
__ADS_1
Tapi yang sportif ya! Readers minta up dan Author minta jempol.
Kita sama-sama saling memberi biar impas okay😉😉😉