Bucin Fierce Girl

Bucin Fierce Girl
My Queen


__ADS_3

Flo keluar dari kamar mandi sudah segar dan rambutnya masih basah.


Flo berjalan menuju meja rias untuk mengeringkan rambutnya, Flo meraih hair dryer dan menyalakannya dia mulai mengeringkan rambutnya yang basah.


Alex beranjak dari ranjang dan berjalan mendekati Flo "Sini, biar aku aja"


Alex mengambil alih hairdryer di tangan Flo dan mengeringkan rambut Flo dari belakang.


Flo menatap dirinya di cermin "Malam ini kita jadi tidur sekamar?"


Alex ikut memperhatikan pantulan mereka di cermin "Iya, mau gimana lagi, besok kita beli ranjang untuk kamar sebelah"


Flo ngangguk membenarkan ucapan Alex


"Udah kering nih" ucap Flo sambil menyentuh rambutnya


Alex mematikan hairdryer tersebut dan kembali ranjang, dia duduk bersandar kepala ranjang.


Flo beranjak dan berjalan menuju ranjang dan melakukan hal yang sama seperti Alex. Flo menaruh guling di tengah tengah mereka "Ini pembatasan kita, kamu nggak boleh melebihi batas ini!!!"

__ADS_1


Alex terkekeh "Ya kalau masih sadar, kalau aku udah tidur terus nggak sadar gimana?" goda Alex


Flo langsung memberikan tatapan tajamnya.


Alex mengangkat kedua tangannya sambil merapatkan bibirnya menahan tawa "Ampun bos" Entah mengapa sekarang menggoda Flo itu sangat menyenangkan bagi Alex menjadi hiburan yang sangat menarik


Flo terdiam sejenak dan mulai serius "Beneran nih aku nggak boleh kerja lagi??"


"Bener" jawab Alex singkat


"Terus aku di suruh masak, ngurus rumah, aku jadi kayak pembantu" sindir Flo


Alex membuka laci di sebelahnya dan mengeluarkan sebuah kartu ATM miliknya


"Nih kamu pakai sesuka kamu" ucap Alex sembari menyerahkan kartu tersebut


Flo menerimanya namun masih diam dan memandangi kartu tersebut, belum tau harus bereaksi seperti apa "Kok Alex jadi dewasa gini" batin Flo


Alex masih memandangi Flo karena belum juga menunjukkan bereaksi apapun, mau menerima atau menolak pemberiannya "Kok diem?"

__ADS_1


Flo mendongak "Eh. Iya makasih" ucap Flo dan meletakkan kartu itu di atas nakas sebelahnya


"Udah malam queen, cepet tidur kamu juga udah kecapekan kan" ucap Alex sembari menarik selimut hingga menutupi sebatas pinggang mereka


Dahi Flo mengkerut "Queen?"


Alex tersenyum geli "Iya, my queen"


Flo hanya geleng-geleng dengan nama panggilan pemberian Alex, dan selanjutnya Flo mencari posisi ternyaman dan mulai masuk ke alam mimpi


Alex masih terjaga menunggu Flo sampai benar benar terlelap, setelah dirasa Flo sudah terlelap Alex memiringkan tubuhnya menghadap tubuh Flo, dia menopang kepalanya dengan tangan kanannya, tangan kirinya terangkat untuk membelai rambut Flo


"Flo, gue tau gue nggak sesempurna Sandy kekasih lo itu , tapi gue janji akan menjadi yang terbaik buat lo, gue akan mengubah perjanjian kita yang hanya setahun menjadi selamanya, sesuai janji yang kita ucapkan pada Tuhan.


Gue akan gunakan waktu setahun itu dengan baik untuk bisa ngambil hati lo tanpa harus nyakitin lo Flo, gue cinta sama lo gue sayang sama lo" Alex bermonolog sendiri


Alex membelai pipi Flo dan merapikan rambutnya "Good night my Queen sweet dream" ucap Alex sembari mengecup kening Flo lama karena hanya saat tidur lah Alex bisa melakukannya.


Ah.. aku kalau jadi Flo bingung deh, pilih suaminya atau kekasihnya

__ADS_1


__ADS_2