
'Elisa sedang tersenyum bahagia'
Elisa tidak bisa menggambarkan betapa bahagianya dia saat ini, melihat sang buah hati bisa tersenyum bahagia.
Alex memang segalanya bagi Elisa apapun akan di lakukan asal bisa membuat Alex bahagia, termasuk memilihkan pendamping hidup, meskipun dia belum tau pasti apakah kebahagiaan Alex akan berlangsung selamanya ataukah hanya setahun saja.
semakin hari Elisa juga semakin di hantui rasa takut, takut kalau Flo akan meninggalkan Alex, dan Alex akan semakin hancur, Elisa tidak bisa membayangkan kalau itu sampai terjadi.
Namun Elisa selalu berdo'a semoga mereka bisa segera saling mencintai agar Alex tidak patah hati lagi.
Alex melambaikan tangannya di depan wajah maminya "Mami kenapa? kok melamun"
"Eh. Emmm, ada apa Al?" jawab Elisa gelagapan dan salah tingkah karena ketauan sedang melamun
"Mami dari tadi cuma diem sambil senyam-senyum nggak jelas, ada apa sih?"
"Oh. Enggak, mami cuma lagi seneng aja lihat kalian berdua, oya kapan kalian kasih mami cucu?" tanya Elisa mengalihkan pembicaraan
Dari mana akan ada seorang bayi jika mereka saja tidurnya masih terpisah.
Flo menelan ludahnya susah payah dan Alex hanya menggaruk tengkuknya.
__ADS_1
Elisa tersenyum kecut "Oh. Belum ya, santai aja kalian kan masih muda"
Alex dan Flo hanya meringis
"Kita ke kamar yuk sayang" ajak Flo dengan tersenyum kaku, dia tidak mau melanjutkan pembahasan soal bayi dengan mertuanya
Alex ngangguk dan membungkuk di depan Flo
Alis Flo menyatu dia bingung dengan Alex,
Detik berikutnya tubuhnya terasa melayang,
Alex menggendongnya ala ala karung beras
Elisa semakin mengembangkan senyumnya dan rasa bahagia terus menghampirinya.
"Turunin aku, nanti aku bisa jatuh!" teriak Flo, karena sudah sampai kamar namun Alex belum juga menurunkan dirinya
"Diem dulu, bentar lagi sampai" Alex berjalan ke arah ranjang dan baru menurunkannya di ranjang
"Adawww!!! aduh..aduh.. sakit.. ampun.. perjanjiannya kan tidak ada kontak fisik, ini mah namanya kekerasan dalam rumah tangga" Alex mengaduh kesakitan karena cubitan bertubi-tubi dari Flo
__ADS_1
"Siapa suruh tadi memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan!!! " ucap Flo masih terus mencubit Alex
Flo terus menyerang Alex hingga tanpa sadar dirinya sudah berada di atas tubuh Alex,
Setelah Flo sadar dengan posisi mereka, Flo menghentikan aksinya, mereka sama sama terdiam dan saling pandang dari jarak yang sangat dekat.
Alex lebih dulu memecah keheningan "Udah malam Flo, sana ganti baju terus istirahat"
Flo segera beranjak dari posisinya dan mengganti bajunya dengan piyama.
Flo sudah siap siap untuk tidur tidak lupa dia menaruh guling di tengah sebagai pembatas mereka, Flo tidur membelakangi Alex.
Seperti biasa, Alex akan menunggu Flo sampai terlelap, untuk bisa membelai dan menciumi Flo.
Setelah menunggu kurang lebih satu jam Alex melambaikan tangannya di depan wajah Flo untuk memastikan kalau Flo benar benar sudah terlelap, Alex beranjak dari tempatnya pelan pelan dan berjalan mengendap hingga sampai di depan Flo
Alex berjongkok di depan Flo mengambil beberapa helai rambut yang menutupi wajah Flo dan menyelipkannya di balik telinga dan mengecup keningnya
"Sampai kapan kamu tidak melihat aku Flo? Kapan kamu akan membalas perasaanku?" bisik Alex di depan wajah Flo dan tersenyum kecut
"Iloveu my Queen" bisiknya lagi sambil mengelus pipi Flo dan berakhir mengecup pelan bibir Flo.
__ADS_1
Alex bangkit dari posisinya dan merebahkan tubuhnya di sebelah Flo sampai mereka sama sama masuk ke alam mimpi.