Bucin Fierce Girl

Bucin Fierce Girl
Mama khawatir


__ADS_3

'Cup' "Makasih untuk semuanya" Flo mengecup pipi Alex singkat


Tubuh Alex langsung menegang dengan kecupan dari Flo yang tidak terduga, perlahan Alex menyentuh pipinya yang di kecup Flo tadi.


Alex bengong dan mengerjab beberapa kali sampai beberapa detik, hingga terdengar bunyi bell yang menyadarkannya


Alex beranjak dari sofa "Aku bukain pintu dulu ya"


Flo hanya ngangguk, menyenderkan kepalanya di sofa dan memejamkan matanya, baru sebentar Flo memejamkan mata namun matanya kembali terbuka sempurna begitu mendengar suara heboh mami Lisa dan mama Marcia


mama Marcia langsung lari dan memeluk anaknya "Flo, sayang, bagaimana keadaan kamu? kenapa bisa sampai begini? kita ke dokter ya?"


Flo tersenyum tipis "Flo nggak apa apa ma"


mama Marcia memeriksa wajah Flo "Gimana nggak apa apa, ini pipi kamu merah, sudut bibir kamu juga terluka"


"Flo lebih baik kita ke dokter aja, biar mendapat penanganan khusus dan cepet sembuh" mami Lisa menimpali


Flo menghela nafas "Enggak Ma. Mi. Besok juga sembuh"


Di sisi lain Arga memberi tatapan tajam terhadap Alex, dari awal Arga memang tidak terlalu suka dengan Alex, Arga lebih setuju kalau yang menjadi kakak iparnya adalah Sandy.


Apalagi sekarang kakaknya terluka gara gara Alex, Arga semakin membenci Alex.

__ADS_1


Arga menarik lengan Alex "Ma, tante, kak Flo, kita keluar dulu ada yang mau Arga bicarakan sama Alex"


Ketiga wanita itu mengangguk.


Arga langsung menarik kasar lengan Alex hingga di halaman rumah "Mana janji lo? untuk menjaga kakak gue!"


"Gue juga udah berusaha semampu gue, buat jagain istri gue" jawab Alex


"Tapi nyatanya apa!! kakak gue terluka gara gara lo" 'Plak' satu tamparan mendarat di pipi Alex, tidak terlalu kencang namun cukup perih "Itu pelajaran buat lo, karena lo lalai dalam menjaga kakak gue, kalau sekali lagi lo gagal menjaga kakak gue, gue pastikan akan ngambil kakak gue dari lo!"


Alex tidak melakukan pembelaan, dia juga menyadari ini semua terjadi karena kesalahan yang dia lakukan terdahulu.


Arga kembali masuk ke dalam rumah,


Sedangkan Alex masih memegangi pipinya dan bersandar di pilar depan rumah dan memejamkan matanya.


"Loh. Nak Alex kok belum masuk? ucap mama Marcia setelah menutup pintu rumah


"Oh. iya ma Alex sedang cari angin" jawab Alex


"Mama sama Arga pulang dulu, besok mama kesini lagi pagi pagi sekalian bawa sarapan untuk kalian"


"Nggak usah repot repot ma, Alex bisa masak sendiri kok" tolak Alex halus

__ADS_1


"Nggak repot kok, kan mama sekalian bikin sarapan untuk Arga juga"


"Iya ma"


"Ya sudah kita pulang dulu ya, nitip Flo ya nak Alex, jaga dia baik baik, ayo Ga" ucap mama Marcia sambil menarik lengan Arga


Arga ngangguk dan berjalan tanpa berpamitan dengan kakak iparnya


Setelah mobil Arga sudah menghilang dari pandangannya barulah Alex masuk lagi ke rumah


"Ngapain di luar sih Al? lama banget" tanya Elisa setelah melihat anaknya baru masuk ke dalam rumah


Alex berjalan dan duduk di sofa sebelah Flo "Oh. Tadi cari angin, mami nggak pulang? udah malam loh"


Elisa mendelik "Kamu ngusir mami?"


Alex langsung buru buru mengelak "Enggak ngusir mi, tapi ini kan udah malam, nanti kalau mami sakit gimana?"


"Mami mau nginep sini"


"Hah?"


"Hah?"

__ADS_1


Alex dan Flo kompak kaget


Klik jempol itu gratis loh... nggak bayar


__ADS_2