Bucin Fierce Girl

Bucin Fierce Girl
Kejutan


__ADS_3

🌴🌴🌴


Selama Alex belum sembuh, Flo yang menghandle perusahaan, jangan ragukan kemampuan Flo dia bahkan lebih jenius dari pada Alex.


Alex saat ini sudah mulai ikut ke kantor meskipun cuma sekedar ikut meeting dan menemani Flo di ruang kerja, kakinya sudah sembuh tapi tangannya masih butuh waktu beberapa saat lagi.


Flo duduk di kursi kebesaran Alex dengan mata terfokus pada layar laptopnya di meja, sedangkan Alex duduk di sofa sambil membolak-balikkan map di tangannya.


"Bear." panggil Flo tanpa menoleh matanya masih fokus pada layar laptopnya.


Alex yang sedari tadi menunduk kini mendongak. "Ada apa Flo?"


"Sini bentar!" jawab Flo masih dalam posisi yang sama.


Alex beranjak dari sofa dan mendekati Flo. "Ada apa sih?"


Flo menunjuk layar laptopnya. "Ini data dari perusahaan **** **** kok ada yang janggal ya?"


Alex lebih mendekat lagi dan mengecup singkat pipi Flo. "Mana?"


Flo langsung mencubit pinggang Alex. "Aishh. Ini kantor jangan asal cium!"


Alex terkekeh. "Kita kan cuma berdua disini tidak siapa-siapa."


"Oya?" Flo berdiri dan mendorong pelan tubuh Alex.


Alex menjadi gugup. " Ka--kamu mau ngapain Flo?"


Flo terkekeh. "Aku mau ke ruangan Jessica, kamu kira mau ngapain?"


Flo berjalan ke arah pintu dan Alex mengekorinya, sebelum Flo membuka pintu, Alex lebih dulu mengunci pintu tersebut.

__ADS_1


Flo menyatukan kedua alisnya. "Kok di kunci?"


Alex sedikit mendorong tubuh Flo hingga menempel di dinding.


"Ka--kamu mau ngapain Bear? ini kantor kamu jangan main-main!" kini Flo yang gugup.


Alex tersenyum miring. "Mau nyium istriku dong."


Flo mendorong tubuh Alex. "Kamu jangan gila! ini kantor. Nanti di rumah kan bisa."


Alex tidak bergeming. "Tapi aku maunya sekarang."


Alex langsung meraih tengkuk Flo dan menekannya hingga bibir mereka bertemu, dengan cekatan Alex langsung melumat bibir Flo.


Flo hanya diam tidak membalas ciuman Alex, dia sedikit jengkel bukan jengkel karena di cium Alex tapi jengkel kenapa harus di kantor, kalau sampai ada yang memergoki mereka kan bahaya, mau di taruh dimana mukanya.


Alex menghentikan aktivitasnya saat dia merasa hanya bermain sendirian. "Kok diem?"


Flo merengut. "Di bilangin ini kantor. Aku tidak suka kita mempertaruhkan harga diri kita hanya untuk sebuah ciuman! tahan sebentar, nanti dirumah."


Flo menghembuskan nafasnya berat. "Justru karena kamu ngunci pintu, nanti kalau ada yang datang bisa di kira kita berbuat yang tidak-tidak disini."


Alex segera membuka pintu. "Katanya mau ke ruangan Jessica?"


Flo menepuk jidatnya. "Aku lupa, Jessica pasti sudah menunggu aku." Flo segera pergi dari ruangan Alex.


Alex terkekeh dia sengaja mengingatkan Flo ke ruangan Jessica agar berhenti ngomel.


🌴🌴🌴


Seminggu kemudian Alex benar-benar sudah pulih, Flo sudah tidak ke kantor lagi, semua urusan kantor sudah di handle oleh Alex.

__ADS_1


Hari sudah mulai gelap Alex belum juga pulang dari kantor, masih ada beberapa berkas lagi yang harus dia selesaikan.


Alex menghentikan aktivitasnya ketika dia teringat sesuatu, dia segera meraih handphonenya di meja, Alex membuka layar dan mencari kontak Flo untuk mengirimkan pesan untuk Flo.


Me : Sayang, aku punya kejutan buat kamu.


17 : 35pm


M**y Queen** : Apa itu?


17 : 36pm


Me : Ambilah kotak berwarna ungu di lemari paling bawah, aku mau kamu pakai itu saat aku pulang kerja nanti.


17 : 36pm


My Queen : Okay. Pulang jam berapa?


17 : 37pm


Me : Belum tau, mungkin jam 20/21


17 : 38pm


My Queen : Aku tunggu.


17 : 38pm


Me : Muach... iloveu.


17 : 39pm

__ADS_1


Alex menutup layar handphonenya dan kembali ke aktivitasnya tadi, menyelesaikan semua kerjaannya.


Kejutan apa itu?????


__ADS_2