
🌴🌴🌴
Alex sampai kantor memang masih pagi, dia mau mempersiapkan berkas-berkas meetingnya nanti, Alex langsung membuka laptop dan berkas-berkas di meja kerjanya.
Alex mulai fokus dengan kerjaannya, namun baru lembaran kedua konsentrasi Alex buyar lagi. "Shitt!" umpat Alex. "Otak gue kenapa sih!" Alex mengacak rambutnya.
Detik berikutnya Alex menopang dagu dengan tangannya sambil tersenyum, membayangkan kejadian tadi pagi hingga membayangkan nanti malam. Sampai tidak menyadari kalau Kevin sudah masuk ruangannya.
Kevin berjalan mendekati Alex, mengibaskan tangannya di depan wajah Alex.
Alex langsung mencekal tangan Kevin. "Apa sih lo!!"
Kevin menghentakkan cekalan Alex. "Lo tadi berangkat kesini lewat mana sih?"
Alex mengernyit. "Kenapa?"
"Enggak apa-apa cuma lo kayak orang gila gitu, siapa tau pas di jalan ada setan nemplok di tubuh lo." jawab Kevin asal.
Alex langsung melempar bolpoin di tanganya hingga mendarat di kepala Kevin. "Sialan lo!"
Kevin meringis sambil mengusap kepalanya. "Lo nggak sedang jatuh cinta lagi kan?"
Alex melotot ke arah Kevin, dia tidak suka dengan pertanyaan dari Kevin. "Kagak lah! lo kira gae suami macam apa!!"
"Siapa tau aja, kan lo dulu playboy." jawab Kevin santai, memang kalau sedang tidak ada siapa-siapa mereka akan bersikap seperti biasa, tidak perlu formal.
"Gue cinta sama istri gue, asal lo tau!!!"
__ADS_1
Kevin malah tertawa meledek. "Hahaha iya ya lo kan bucin sama bini lo, sampai rela jadi pria kedua dalam hidupnya."
Alex mengeraskan rahangnya. "Bisa diem nggak tuh mulut! mau gue turunin jabatan lo jadi OB?"
Tok tok
Alex merapikan rambutnya kembali dan mengembalikan ekspresi wajah tenang, tegas dan dinginnya sebelum mempersilahkan seseorang di luar ruangannya untuk masuk. "Masuk."
Jesicca membuka pintu dan melangkah masuk namun sudah beberapa saat belum juga buka suara, mungkin dia belum bisa mengembalikan kesadarannya saat bertemu Kevin.
Seperti ada dinding tak kasat mata ketika berdampingan dengan Kevin.
Alex mengamati situasi itu dia melirik Kevin dan Jessica bergantian.
"Kok gue mencium bau-bau 'cinta' disini." ucap Alex untuk meledek keduanya dengan menekan kata 'cinta'.
Kevin langsung mengambil bolpoin yang di lempar Alex tadi dan kembali melemparnya kepada pemiliknya. "Sialan lo!!"
Jessica yang melihat kelakuan dua pria itu hanya mengehela nafas, bisa-bisanya kedua pria itu bertengkar dengan hal-hal yang tidak penting padahal ada urusan yang lebih penting yaitu meeting.
"Selamat pagi pak Alex." ucap Jessica seformal mungkin, setelah bisa mengembalikan kesadarannya. "Ini sudah waktunya meeting, para meneger, staff dan yang lainnya sudah menunggu anda."
Alex melempar bolpoinnya ke arah Kevin lagi. "Sialan! gara-gara lo berkas gue belum siap semua."
Kevin belum siap, dia hanya bisa menggeser sedikit tubuhnya namun bolpoin itu tetap mendarat di dadanya. "Ntar gue bantu lo di dalem."
Alex merapikan berkas-berkasnya. "Awas lo! kalau semua jadi kacau gue cekek lo!." ancam Alex kepada Kevin dan berjalan menuju ruang meeting.
__ADS_1
Jessica dan Kevin mengekori Alex dari belakang.
Kevin sesekali melirik dan memperhatikan Jessica. Dan Jessica yang merasa di perhatikan hanya menunduk malu.
Alex diam-diam memperhatikan situasi itu, dia berhenti mendadak dan kedua orang di belakangnya menabrak Alex, mereka belum siap dengan Alex yang berhenti mendadak karena mereka sedang sibuk dengan fikiran dan perasaan masing-masing.
Alex hanya tersenyum dan geleng-geleng, setelah itu dia meninggalkan dua orang yang sedang jatuh cinta itu dan memasuki ruang meeting.
🌴🌴🌴
Sudah hampir gelap, tugas Alex sudah selesai dia segera membereskan mejanya dan bersiap-siap pulang.
Alex tersenyum lagi. "Tunggu aku Flo." gumamnya.
Alex baru memasuki mobil dan hendak menyalakan mesinnya, namun dia urungkan karena handphonenya berdering.
"Iya mi." jawab Alex setelah menyelipkan headset di telinganya.
"Al, kamu ke Bandung sekarang! Mami udah disini, oma kamu sakit lagi dia nanyain kamu terus." jawab mami dari seberang telefon.
"Harus sekarang ya mi?"
"Sekarang! Dan suruh Flo ngurus kantor sementara waktu, kayaknya kita disini agak lama, penyakit oma makin parah.
"Iya mi, Al berangkat sekarang, tapi Al pulang dulu ganti baju dan siap-siap."
"Mami tunggu, hati-hati."
__ADS_1
Alex memutuskan panggilannya dan segera pulang.
yah... yah... kok gatot lagi sih??? nyantai aja dulu hahaha