
🌴🌴🌴
Hari ini Flo sengaja mengantar makan siang untuk Alex, dia ingin melihat sendiri sekertarisnya Alex, apa benar yang di katakan Jessica waktu itu.
Flo keluar dari lift dan berjalan menuju ruang kerja suaminya, Flo membuka pintu dan kebetulan Alex sedang berdua di dalam ruangan itu bersama Vania sang sekretaris.
Begitu melihat kedatangan Flo, Vania jadi canggung dan membereskan berkas-berkas di meja dan membawanya. "Saya permisi pak Alex." pamit Vania sembari beranjak dari tempatnya. Langkahnya terhenti di depan Flo lalu sedikit membungkuk. "Mari bu."
Flo membalasnya dengan senyum paksa.
Flo berjalan menuju sofa dan meletakkan makanan yang ia bawa di atas meja lalu kembali berjalan mendekati Alex. "Sibuk banget ya?"
Alex menyingkirkan beberapa barang di atas meja kerjanya kemudian mengangkat tubuh Flo hingga duduk di atas meja tepat di depannya. "Tumben nganter makan siang?" Alex tidak menjawab pertanyaan dari Flo, dia malah balik bertanya.
Flo merengut. "Aku tidak suka dengan sekertaris kamu itu!"
Alex meraih tangan Flo dan menggenggamnya. "Kenapa? hmm."
"Dia cantik."
Alex terkekeh. "Masih cantikkan kamu sayang."
"Pokoknya aku nggak mau tau kamu harus ganti sekertaris kalau ada yang cowok! kalau tidak ada yang cowok sekertarisnya ganti yang tua aja, kayak bi Minah misalnya."
Alex tak mampu menahan tawa, ternyata istrinya sedang cemburu. "Kamu cemburu?"
Pertanyaan Alex semakin membuat Flo semakin merengut. "Pikir aja sendiri!"
Alex lantas berdiri dari tempat duduknya dan memeluk Flo yang ada di depannya. "Lucu banget sih kalau sedang cemburu gini."
Flo melepas pelukan Alex. "Nggak usah peluk-peluk!! ini kantor dan aku juga sedang marah sama kamu!"
__ADS_1
Alex melepas pelukannya dan kembali duduk di kursinya. "Jangan marah dong, aku tidak bisa kalau di suruh gonta-ganti sekertaris seenaknya tanpa alasan yang jelas."
"Kalau gitu aku akan jadi sekertaris kamu lagi."
Alex memundurkan sedikit kursinya. "Aku tidak setuju!"
Flo beranjak dari tempatnya. "Terus kamu maunya gimana? suruh ganti sekertaris yang cowok tidak mau, suruh ganti yang tua tidak mau, aku jadi sekertaris kamu lagi kamu juga tidak mau."
"Ya tidak semudah itu Flo."
"Kalau gitu aku beneran marah sama kamu!" ucap Flo sembari berjalan menuju pintu.
Alex langsung mengejarnya dan meraih pergelangan tangan Flo. "Kok cuma masalah sepele gini kamu jadi marah sih?"
Flo membalikkan badan hingga menghadap Alex. "Kamu bilang ini masalah sepele?"
"Ya sepele kan cuma masalah sekertaris." jawab Alex.
Flo menghempaskan tangan Alex. "Terserah kamu. Tapi sebelum kamu ganti sekertaris kamu itu aku akan tetap marah dan satu lagi aku mau nginep di rumah mama."
🌴🌴🌴
Baru satu hari Flo dirumah mamanya namun Flo sudah gelisah, dia merindukan Bear nya,
Flo berjalan mondar-mandir tak jelas.
Mama yang melihat itu jadi ikut pusing. "Kamu kenapa sih Flo? katanya kangen mama tapi dari kemarin kamu kayak gelisah gitu."
Flo akhirnya duduk di sofa sebelah mamanya. "Sebenarnya Flo lagi marah sama Alex ma, tap--."
"--Mama nggak pernah ya ngajarin kamu lari dari masalah." potong mama Marcia.
__ADS_1
"Tapi Flo benar-benar tidak suka dengan sekertaris Alex ma."
"Tapi itu masih bisa di bicarakan baik-baik Flo, tidak harus pergi dari rum--." 'Ting tong' ucapan Marcia terputus saat mendengar suara bell rumahnya.
Flo beranjak dari sofa. "Biar Flo aja ma yang bukain pintu."
Flo membuka pintu alisnya menyatu, dia bingung sejak kapan mamanya suka pesen makanan go food.
Sebelum bang go food mendekat, Flo sudah lebih dulu memanggil Marcia. "Ma, ini pesenan mama datang."
Marcia mengernyit dia tidak merasa punya pesanannya, Marcia berjalan menyusul Flo di dekat pintu. "Mama nggak pesen apa-apa Flo."
Akhirnya bang go food buka suara untuk menjawab kebingungan ibu dan anak itu. "Permisi, apa benar ini alamatnya nona Florencia?"
"Betul." jawab Flo singkat.
"Saya mengantarkan pesanan mas Alex untuk nona Florencia." ucap bang go food sembari menyerahkan paper bag ke arah Flo.
"Terima kasih." Flo menerima paper bag itu, dahinya mengernyit karena bang go food tidak segera pergi dia seperti sedang mengingat-ingat sesuatu.
"Ada apa bang?" tanya Flo penasaran.
"Tadi mas Alex pesen apa ya?" bang go food mengingat-ingat lagi. "Oh, itu non. Katanya makananya di suruh habisin biar ada tenaga marahnya." ucap bang go food sambil terkikik.
Flo hanya melongo dan bang go food segera pamit. "Tugas saya sudah selesai, saya permisi dulu non." bang go food berjalan menuju gerbang namun langkahnya terhenti. "Ada yang kelupaan non."
Flo semakin bingung. Bang go food mengeluarkan setangkai bunga mawar dari saku bagian dalam jaketnya. "Ini titipan dari mas Alex." ucap bang go food dan dia kembali melanjutkan langkahnya, namun baru beberapa langkah bang go food sudah kembali lagi.
Flo benar-benar di bikin pusing dengan kehadiran bang go food. "Ada apa lagi bang?"
Bang go food cuma cengengesan. "Kata mas Alex marahnya jangan lama-lama, mas Alex sudah kangen."
__ADS_1
Mama terkikik geli saat melihat reaksi Flo yang hanya plonga-plongo.
Bang go food nya nggak jelas gitu sih😆😆😆