
*Hai hai maaf ya Author ngilang lagi hehe.
Kali ini ngilangnya bukan untuk revisi karya tapi emang sedang membuat karya baru dan kemungkinan Author updatenya akan gantian ya.
Kunjungi karya Author yang baru loh okay👌 langsung klik aja profil Author disitu ada beberapa karya Author, makacihhh😘😘
*
Happy reading 😘😘😘**
Alex membuka matanya, mengerjab beberapa kali mengumpulkan kesadarannya lalu menunduk melihat sang istri yang masih terlelap di pelukannya, tubuh mereka masih sama-sama polos hanya selimut yang menutupi keduanya, Alex semakin mengeratkan pelukannya dan sesekali mencium puncak kepala Flo.
Senyumnya mengembang sempurna saat mengingat kejadian semalam, sebelumnya mereka juga pernah mencoba beberapa kali namun selalu gagal, semalam baru berhasil. Ah, hanya membayangkannya saja sudah membuat adiknya bangun minta di elus-elus.
Alex melirik ke arah jam dinding, ternyata masih terlalu pagi, dia mencoba memejamkan matanya kembali, namun belum sempat matanya terpejam Flo sudah gerak-gerak kemudian mendongak dan mengerjab lucu.
Alex tersenyum dan mengecup kening Flo. "Morning."
Flo tersenyum. "Morning"
__ADS_1
Flo beringsut hendak bangun namun baru gerak dikit Flo merintih saat merasakan perih di bagian intinya. "Aww."
Alex panik dan menyibak selimut. "Masih sakit?" tanya Alex lembut dan hendak memeriksa inti Flo.
Flo langsung menarik selimut itu kembali. "Jangan di buka!"
Alex terkekeh. "Kenapa harus di tutupin sih? aku juga udah liat semalam. Lagian aku cuma mau memeriksanya aja."
Flo melotot tajam. "Nggak boleh!"
"Ya udah kalau memang tidak boleh, tapi kalau sakitnya berlanjut kamu bilang sama aku ya! lebih baik sekarang kita mandi."
Flo beringsut pelan-pelan dan duduk di tepi ranjang dan masih membungkus tubuhnya dengan selimut. "Kamu duluan yang mandi!"
Flo memalingkan wajahnya. "Enggak mau!"
Alex berjalan hingga di depan Flo, dia membuka selimut yang membungkus tubuh istrinya.
Flo menyilangkan kedua tangannya untuk menutupi buah dadanya.
Lagi-lagi Alex terkekeh. "Tangannya buat pegangan bukan buat nutupin 'itu'." ucap Alex sembari menunjuk buah dada Flo dengan dagunya.
__ADS_1
Alex mengangkat tubuh Flo menuju kamar mandi. Flo akhirnya mengalungkan kedua tangannya di leher Alex dan menyembunyikan wajahnya yang memerah di dada Alex.
Alex menurunkan tubuh Flo di bathtup yang sudah ia isi dengan air hangat sebelumnya.
Kurang dari satu jam mereka telah selesai mandi dan ganti baju.
"Nanti Jessica jadi kesini?" tanya Alex setelah selesai selesai menyisir rambutnya.
Flo juga telah selesai mengeringkan rambutnya dan meletakkan hairdryer di atas meja rias. "Jadi dong." jawab Flo sembari membuka laci bawah meja riasnya, Flo mengeluarkan kotak tak berbungkus dan menyerahkannya pada Alex. "Happy birthday Bear. Ini hadiah buat kamu, emang, aku beli ini pakai uang kamu tapi aku yang milih sendiri dan aku juga menantinya cukup lama."
Alex belum membuka kotak itu namun dia sudah bisa menebak apa isinya, sebuah jam tangan Rolex yang harganya bisa seharga sebuah mobil, Alex menerima kotak tersebut dan mengecup pipi istrinya. "Makasih sayang, seharusnya kamu tidak perlu repot-repot. Kadoku paling berharga itu adalah kamu, asalkan kamu selalu di sampingku itu sudah lebih dari cukup."
"Di pakai dong, mau aku yang pakaikan?"
Alex membuka kotak tersebut dan melihatnya sesaat lalu menyerahkannya pada Flo. "Kamu yang pakein dong."
Flo meraih jam tangan tersebut dan memakaikannya di pergelangan tangan Alex. "Pas. Cocok di tangan kamu." puji Flo dengan mata berbinar dan senyumnya merekah.
Alex menarik tubuh Flo lalu memeluknya erat dan mengecup puncak kepala Flo. "Makasih aku suka hadiahnya, iloveu."
Flo membalas pelukan Alex tak kalah erat.
__ADS_1
Maaf ya udah nunggu lama🙏🙏