
Angga,Smile dan Devan adalah tiga sekawan mereka bertiga sahabat yang sangat solid. Semenjak mereka tahu perasaan Ruksah untuk Reza, mereka memutuskan untuk bersaing dan taruhan dalam mendapatkan hati Ruksah. Setiap hari mereka selalu mencoba mendekati Ruksah. Ruksah sudah tahu tentang taruhan mereka saat itu perasaannya sakit.
Ruksah : " Kok, mereka gitu sih bukannya mensupport aku ini malahan jadiin gue taruhan. Gue kan mahluk hidup punya perasaan".
Semenjak itu Ruksah hanya pura-pura tak tahu saja. Dia tak ingin menambah masalah baru lagi dalam hidupnya. Dia mengikuti saja permainan temannya itu.
Ruksah juga sudah jarang mengobrol dengan Egi soalnya Egi sekarang sibuk dengan urusannya. Egi juga tak berani lagi menanyakan perasaan Ruksah. Egi sekarang sedang dekat dengan Yune. Yune memang cantik, tinggi, memiliki wajah menarik dan imut. Egi sekarang terhipnotis oleh kecantikan dan kelembutan Yune. Yune jadi senang melihat perhatian Egi yang tertuju padanya. Sebenarnya Egi tak benar-benar menyukai Yune soalnya tipe Egi ya Ruksah gadis yang cerdas. Namun, Egi menjadikan Yune pelariannya saja daripada dirinya terus-terusan mengejar Ruksah yang sama sekali tidak mencintainya.
Egi juga ingin tahu apakah jika dia dekati Yune apakah perasaan Ruksah berubah atau tidak untuknya. Dia mengharapkan kalau Ruksah bisa sedikit saja cemburu untuknya.
Kalaupun dia tetap tak ada perasaan setidaknya dirinya bisa sambil belajar mencintai Yune. Sebenarnya dia tak ingin melakukan itu pada Yune , yang hanya dia jadikan pacar pelampiasan doang. Tapi bagaimana lagi saat dulu dia nembak Ruksah dan kecewa atas jawaban Ruksah , Yune menemuinya dan mau mencoba untuk mengobati hatinya. Bahkan dia juga bersedia menjadi pelampiasan Egi doang. Yune berbuat demikian karena memang dia sudah jatuh hati pada Egi. Saat Egi berkata dia takut tidak bisa membalas cinta Yune, justru Yune meyakinkan dia tak akan memaksa cinta Egi. Dia bersedia menunggu sampai perasaan Egi tumbuh untuknya. Karena Yune berbicara seperti itu Egi otomatis tak bisa menolaknya. Namun sebelum itu dia minta maaf terlebih dahulu jika suatu hari nanti tak bisa membalas cintanya. Dia akan berusaha mencoba mencintai Yune. Itulah mengapa Egi tak mendekati lagi Ruksah. Dia ingin menjaga hati Yune yang sekarang menjadi kekasihnya.
Angga mengambil kesempatan ini, jadi dia bisa dengan leluasa mendekati Ruksah tanpa ada yang mengganggu. Angga sering menarik perhatian Ruksah. Ruksah tak pernah menggubrisnya. Setiap kali kegiatan ekskul PASKIBRA, Angga selalu mencoba mendekati dan mencuri perhatian Ruksah.
Angga :" duhhh, badanku pegal nih, pengen deh dipijitin , sah mau gak mijitin aku?"
Ruksah : " hmmm enak aja emang siapa loh?"
Angga : " ihhh sah aku kan calonmu".
Ruksah : " calon apa?"
Angga : " calon imammulah" ,cekikikan
Ruksah lalu pindah ke Devan untuk menghindari kelakuan Angga yang menurutnya sangat aneh itu.
Nah setiap kali digodain oleh Angga, Devan lah yang akan menjadi pelindung Ruksah .
Devan: " hei Angga , gue heran deh sama loh, Lo mau deketin Ruksah dengan cara lebay lohhhh kaya gitu mana dia suka. Iya nggak sah?"
Ruksah pun mengiyakan ucapan Devan.
Ruksah : " Iya lah Van, malahan illfeel gue lihat dia".
Angga : " Justru itu aku mau buat kamu illfeel terus lama-kelamaan bisa jadi cinta kan?"
Ruksah : " Idihhhhhh ngrep".
Devan memang anak yang paling cool diantara tiga sekawan itu. Tingkahnya tak pernah aneh-aneh walaupun dia mencoba mendekati Ruksah tapi caranya mendekatinya dengan cara yang lembut dan murni. Sehingga Ruksah suka terkesan pada Devan .
Saat mereka sedang menggoda Ruksah , tiba-tiba Pak Hendrik pelatih mereka datang untuk mengumpulkan anggotanya karena sore ini memang ada rapat untuk membahas acara pelantikan PASKIBRA anak kelas satu.
Sekarang Ruksah sudah kelas dua karena itu dia sudah jadi senior di ekskulnya.
Pak pelatih pun membagi mereka di bagian masing-masing. Ruksah kebetulan mengajukan dirinya sebagai seksi konsumsi. dia gak mau menjadi pelatih adik kelasnya. Dia juga berbicara pada pelatih takutnya dia tak bisa mengikuti kemah PASKIBRA ini.
Ruksah : " intrupsi Pak, maaf saya harus minta izin dulu ayah saya untuk kemah, soalnya saya tak pernah diizinkan keluar malam-malam".
Pak Hendrik: " Tenang saja Ruksah, Bapak sudah membuat surat izin orang tua jadi kalian pasti akan ikut semua dalam kemping ini".
Angga sangat senang dengan acara ini, karena dia akan bisa bersama Ruksah seharian selama 3 hari. Dia berpikir akan terus mendekati Ruksah dan akan meluluhkan hati Ruksah dalam waktu tiga hari.
Ruksah merasa cemas takutnya ayahnya tak akan pernah memberikan izin padanya untuk berkemah. Namun dia tetap memberikan surat dari pelatihnya itu. Tak disangka pada saat itu ayahnya sedang berbaik hati dan menizinkan dirinya untuk berkemah. Hatinya merasa riang gembira. Setidaknya dengan berkemping dia bisa merasakan sedikit kebebasan dari tanggung jawabnya dirumah.
Namun walaupun demikian sang ayah tetap memberikan aturan yang harus dipatuhi oleh anaknya itu.
Ayah :" Ruksah , ayah izinkan kamu berkemah, tapi ada syaratnya".
Ruksah yang senang tiba-tiba saja jadi hawatir tentang persyaratan ayahnya itu.
Ruksah : " Apa syaratnya ,yah?"
Ayah :" Syaratnya selama kamu ditempat kemping tak boleh bersama pria, okey".
Ruksah jadi tersenyum,
Ruksah :" Ihhh ayah kirain apa syaratnya tahunya gitu doang, oke deh yah. Makasih Ayah".
Keesokan harinya pada pukul 16:00 siswa anggota PASKIBRA sudah pada kumpul dilapangan. Terutama anak kelas satu yang akan dilantik.
Tiga sekawan, disana mengambil alih komando karena itu tugas mereka sebagai seksi acara bersama Nuri.
Tiga sekawan itupun memberi aba-aba agar mereka baris dengan rapih. Mereka juga mengatur barisan juniornya itu.
Ruksah pada saat itu cantik banget, memakai sepatu pentopel, baju hitam putih dan kerudung hitam, membuat dirinya semakin terlihat putih.
Kegiatan pertama acara mereka adalah memberikan materi dan juga memberikan pelatihan khusus kePASKIBRAan.
__ADS_1
Joni sebagai danton mereka akan menunjuk danton baru dikelas satu. Sementara tiga sekawan memberikan pelatihan baris-berbaris dan mengajarkan pada anak kelas satu. Sambil sesekali jika ada yang melakukan kesalahan, mereka dihukum olehnya dengan hukuman push up dan squat jump.
Ruksah dibagian dapur karena dia sebagai seksi konsumsi. Dia dan kakak seniornya bagian mengumpulkan barang-barang yang dibawa adik juniornya itu.
Setelah barang-barang itu terkumpul, Ruksah memasaknya. Kebetulan mereka sedang memasak untuk makan malam para junior yang akan dilantik tentu saja beserta masakan untuk pelatih dan pengurus.
Angga tiba-tiba datang ke dapur umum untuk menggoda Ruksah . Saat itu Ruksah sedang menggorwng tahu. Angga langsung mendekatinya dan menggodanya lagi.
Angga : " Duhhhh calon istri idaman jadi pengen cepat-cepat nikahin kamu ahhh. Pengen cepat-cepat merasakan masakan istriku tercinta ini".
Seketika itu juga mulut Ruksah langsung maju ke depan. Ehhh lagi-lagi dia digoda oleh Angga.
Angga : " Apaan sih neng anyun-anyun jadi pengen ngesun deh, kamu godain akang neng ".
Rukasah langsung saja menyikut perut Angga karena posisi Angga dibelakang dirinya saat memasak tadi.
Angga meringis kesakitan karena sikutan Ruksah .
Angga : " Auuuuuuuuu, ya ampun sah tega banget sih".
Ruksah : " Siapa suruh godain saya lagi masak ,pergi sana ntar malah gak enak masakan saya kalau kamu kacauin terus".
Kakak kelasnya yang kebetulan disana malahan ketawa-ketawa melihat tingkah laku mereka berdua.
Angga kemudian pergi lagi kelapangan untuk melatih adik kelasnya semua.
Pada malam hari saatnya makan malam tiba, mereka dikumpulkan diruang kelas sepuluh.
Masakan yang dibuat seksi konsumsi juga sudah jadi. Ruksah menata masakan diatas meja lalu dia mempersilahkan semua anggota dan pengurus untuk makan.
Selesai makan anggota yang akan dilantik mempersiapkan diri mereka untuk melaksanakan jurit malam.
Acara jurit malam adalah acara yang paling seru, soalnya acaranya menakut-nakuti siswanya selain itu melatih mental mereka. Nanti diakhir acara mereka akan disuruh mencari bendera yang disembunyikan oleh pelatih dan pengurus.
Ada siswa yang paling cantik di kelas satu namanya Wulan. Wulan merebut bendera karena ada pelatih yang bohongin dia yang bilang kalau bendera ada di pelatih Agus . Kebetulan pelatih Agus memakai jaket warna merah putih. Jadi Wulan langsung saja menyerbu saku Kak Agus. Namun ternyata itu adalah saku dan jaketnya Kak Agus. Sehingga Wulan menyobek jaket itu karena menariknya dengan kencang.
Wulan : " Kembalikan benderaku, kembalikan aku mohonnnn kak kembalikan".
Saat itu tingkah Wulan lucu sekali. Sampai-sampai semua pengurus tertawa dibuatnya melihat tingkah Wulan .
Karena anggota semuanya sudah menyerah untuk mengambil dan menemukan bendera maka merekapun mengalah.
Disini pengurus diibaratkan sebagai penjajah ya dan anggota diibaratkan menjadi masyarakat indonesia. Hal ini untuk membuat jiwa patriotisme untuk anggotanya. Sehingga kelak saat mereka bertugas menjadi pengibar bendera, mereka sudah siap dan dengan baik menjadi PASKIBRA ( pasukan pengibar bendera).
Selain itu ada Samuel yang pada saat malam itu diperintahkan membakar bendera, malah mengikuti kata-kata pelatih membakar bendera. Alhasil dia disuruh oleh Ruksah untuk menghitung atap genting kelas sampai kantor.
Pada malam itu juga banyak yang pingsan dan kesurupan. Entah karena lapar atau karena memang banyak hantunya. Ruksah menenangkan juga orang yang kesurupan. Soalnya dia bisa mengaji dengan lancar sekarang.
Pada malam hari, seksi konsumsi masih tetap melek untuk membuat makanan cemilan soalnya malam itu dingin sekali.
Angga tiba-tiba datang kedapur untuk menggoda lagi Ruksah. Saat disana tak ada siapapun, tiba-tiba Angga meletakan kepalanya di paha Ruksah yang sedang selonjoran. Selain itu, dia meminta Ruksah juga untuk memijitnya. Namun sekarang dia sedikit memaksa.
Angga :" Sah, kumohon jangan lepaskan aku. Biarkan aku bersandar, aku lelah malam ini. Bolehkah ku pinjam pahami untuk jadi bantalku?
Ruksah sebenarnya enggan tapi dia juga gak bisa pergi karena kepala itu sudah berada di pahanya. Sebenarnya dia sudah keterlaluan pada Ruksah karena perbuatannya itu sangat memaksa. Akhirnya Ruksahpun diam tak menolak. Namun entah karena dia mulai suka Angga entah karena kasihan pada Angga.
Angga :" Sah, aku bolehinta tanganmu?"
Ruksah memberikan tangannya. Angga langsung menarik tangannya dikepalanya.
Angga : " maukah kau usap kepalaku ,sah? sekali ini saja?".
Ruksah langsung menarik tangannya, namun lagi-lagi Angga menariknya kembali.
Ruksah : " Apaan sih , Ngga? inimah pemaksaan dong".
Angga : " Iya, gue ingin maksa loh kali ini saja".
Lalu Angga menaruh tangan Ruksah didadanya.
Angga :" Sah, tak bisakah kau rasakan debaran didadaku ini? aku telah lama mencintaimu dari pertama kita bersama di PASKIBRA sungguh kau buat aku jatuh hati padamu". Aku ingin sekali cinta ku tak bertepuk sebelah tangan padamu. bisakah kau membalasnya?".
Ruksah : " Maaf, Ngga . Kan sudah saya bilang jangan mengejar saya lagi jika kau tak sanggup".
Angga : " Ingin aku jauh darimu sah, tapi kau selalu ada di manapun, sehingga aku tak bisa lupakanmu".
Pada saat itu tiba-tiba Devan datang dan seketika raut wajahnya berubah jadi kecut. Disangka Devan mereka sudah jadian. Seling beberapa lama datang pula Smile. Kalau smile sekarang tak terlalu mencintai Ruksah lagi. Jadi dia hanya bersikap biasa saja. Devan membuka perbincangan agar tidak canggung.
__ADS_1
Devan : " Wah sepertinya gue sama Smile ganggu kemesraan kalian nih, iya gak Smile?".
Smile : " Iya bener. Roman-romannya ada yang baru jadian nih".
Ruksah : " Apaan sih kalian, gue sama Angga gak jadian".
Angga langsung duduk lalu berkata,
Angga : " Ihhhh Ruksah , apaan sih kok kamu jujur banget sama mereka. Tinggal bilang iya aja susah banget".
Ruksah: " Terus, gue harus bokong gitu? jangan salah paham ya. Barusan itu Angga maksa gue buat mijitin kepala dia yang sakit. Jadi kita bukan bermesraan ya".
Devan langsung tersenyum mendengar penjelasan Ruksah. Namun Angga tiba-tiba menyandarkan kepalanya lagi dipaha Ruksah . Devan jadi kesal dibuatnya.
Devan : " Ngga, Lo jangan gitu dong sama Ruksah dia pasti risih Lo gituin".
Ruksah : " Iya nih bener,,,"
Angga tetap saja diam tak pindah dipangkuan Ruksah .
Angga : "Apaan sih kalian kok gangguin gue aja".
Ruksah : " Van , bantuin gue dong Van ....inikan pemaksaan, pemaksaan hati nih".
Saat seperti itu tiba-tiba ada suara Ayah Ruksah yang sedang menanyakan dirinya pada pelatih. Kebetulan dapur itu memamng tak kedap udara soalnya dibuat dari bilik. Kebetulan ruangan pelatih dekat ruangan satpam, dapur tempat Ruksah sekarang dibelakang kantor security.
Ruksah yang kaget langsung saja mendorong kepala Angga.
Ruksah : " Duh itu suara ayahku, aku gak boleh dekat sama cowok disini. Sorry ya Angga".
Lalu Ruksah pun pergi berlalu begitu saja. Mereka tiga sekawan pun ikut menyusulnya.
Ruksah :" Ehhh Ayah , ada apa Ayah kemari?"
Ayah :" Tidak ada apa-apa, ayah hanya ingin melihatmu saja nak".
Ruksah :" Owh begitu, kirain ada apa Yah?"
Ruksah cemas takut ayahnya melihat aksi Angga padanya tadi".
Ituulah memang pribadi Ruksah , dia selalu dikekang oleh orang tuanya. Tujuan ayahnya datang kesana adalah untuk mengontrol dan mengawasi Ruksah. Dia takut anaknya itu berdekatan dengan laki-laki.
Saat itu juga Ruksah mengajak ayahnya ketempat dia bekerja. Dia menceritakan pada ayahnya kalau dia dibagian konsumsi. Ayahnya jadi tidak berpikiran aneh-aneh padanya. Soalnya kalau bagian konsumsi pasti sibuk memasak dan gak akan ngurusin cowok. Saat itu juga ayahnya pamit pulang dan tak lupa memberikan pesan agar dia bisa jaga diri.
Dia merasa lega setelah kepergian ayahnya itu. Tiga sekawan itupun datang lagi pada dirinya.
Smile: " Sah ,ayahmu ketat banget ya. Sampai repot-repot datang kesekolah buat ngawasin kamu, padahal rumah kamu dekatkan?".
Ruksah : " Nah, makanya jangan dekat-dekat denganku kalau gak mau kena bogemnya", sahutnya sambil tertawa.
Angga : " Ihhh gue gak takut, malahan jadi tantangan tersendiri buat gue".
Ruksah : " Ihhh terserah kamu aja deh,bye".
Ruksah kembali lagi kedapur untuk menyelesaikan tugasnya tak lama kakak kelasnya pun Kak Indri sudah datang.
Tadi memang Kak Indri pergi dulu pacaran dengan kekasihnya makanya dia gak ada saat Angga datang.
Angga hendak menyusulnya kembali namun dilihatnya ada Kak Indri jadi dia kembali lagi ke kelas. Dia sungkan sama Kakak kelasnya itu. Dikelas dia terus saja memperhatikan adik kelasnya yang bernama Wulan. Dalam hatinya ada perasaan ingin berpaling dari Ruksah. Namun hatinya tetap saja memilih Ruksah saat itu.
Wulan memperhatikan sikap Angga ,kebetulan dia juga menyukai Angga. Jadi dia cari perhatian sama Angga .
Wulan: " Kak, Wulan mau pipis anterinnnnn". ucapannya saat merayu Angga .
Wulan memang dari SMP terkenal cewek yang centil dan agresif. Dia selalu bisa menaklukan hati pria yang dia sukai. Bahkan dia tak akan pernah menyerah jika belum mendapatkannya. Apalagi Wulan tahu keluarga Angga yang tajir abis.
Angga : " Kenapa gak pergi sendiri aja? atau minta aja dianterin teman kamu?"
Wulan : " aku udah ajak temen Ka ... tapi .ereka pada takut. Kakak tahukan disana ada banyak kuburan. Harus dianterin cowok dong biar gak takut".
Angga :" ok ok jadi cewek manja banget".
Disepanjang jalan ke toilet, Wulan terus saja memegang tangan Angga dengan kencang. Membuat Angga jadi deg-degan.
Sampai didepan pintu toilet Wulan akhirnya melepaskan pegangan Angga.
Angga :" Ayo masuk gue tunggu disini aja".
__ADS_1
Wulan : " Iya Kak, makasih ya. Tungguin...".
Merekapun segera kembali setelah dari toilet. Namun ada yang berbeda saat mereka pulang dari toilet tapi entah apa yang berbeda.