Bukan Cinta Pertama Ruksah

Bukan Cinta Pertama Ruksah
Ungkapan Devan


__ADS_3

Devan : "Sebenarnya aku sudah suka sama kamu dari dulu, tapi Angga mendekatimu jadi aku mengalah. Tapi kali ini aku tak mau lagi mengalah padanya".


Ruksah :" Mengapa?"


Devan: " Karena kamu gadis yang menggoda hatiku".


Ruksah : "Tapikan kamu tahu aku sekarang mencintai orang lain dan sedang menunggunya".


Devan :" Aku Takan memaksa perasaanmu, namun kumohon cobalah buka hatimu untukku".


Ruksah :" Sepertinya perasaanku ini banyak menyiksa orang lain ya ,Van?


Devan : "Iya, seharusnya kau lupakan ia, masa kalah sih sama langit dan bulan aja ada pasangannya kamu mau jomblo terus sampai dia datang?".


Ruksah : "Entahlah,Van. Aku ingin sekali keluar dari situasi ini tapi ku tak bisa".


Devan : "Baiklah, baiklah, aku Takan lagi memaksamu untuk membuang dia dari hatimu".


Ruksah :"Makasih, sudah mengerti".


Ruksah sangat terkesan dengan sikap Devan yang tak memaksanya, jauh berbeda dengan Angga yang justru malahan membuat kesal. Angga selalu saja memaksa dirinya untuk menyukai Angga. Tapi Angga tak pernah mikirin perasaannya. Sehingga bukan menjadikan Ruksah suka padanya malahan dia jadi jengah akhirnya.


Devan :" Ruksah mau gak kamu ceritain tentang cowok itu?"


Ruksah : " Apa? buat apa?"


Devan :" Aku ingin tahu saja dia seperti apa kok bisa sih buat kamu cinta dia".


Ruksahpun mulai bercerita tentang Reza dari awal sampai akhir sambil melihat bulan purnama yang terang.


Devan sekarang tahu mengapa Ruksah suka pada cowok itu. Dia suka pada cowok yang pandai. Sedangkan IQnya saja IQ jongkok.

__ADS_1


Devan : "Apakah kamu suka pria cerdas Ruksah ?"


Ruksah :" Iya, tentu saja. Tapi aku tak suka pria pandai tapi berkacamata".


Devan :"Mengapa?"


Ruksah :" gak apa-apa hanya saja seperti Harry Potter".


Mereka akhirnya tertawa terbahak-bahak. Saat Devan menggenggam tangannya Ruksah merasakan kehangatan dan kenyamanan. Namun dia tak gegabah dalam mengartikan hatinya. Dia takut itu hanya rasa suka sebab dia masih memikirkan Reza.


---------


Angga saat ini menata hatinya dia berpikir mana yang dia sukai Ruksah atau Wulan . Diapun mengacak-acak kepalanya karena pusing memikirkan itu semua.


Dia pejamkan matanya ternyata bayangan Ruksah yang ada dikepalanya. Akhirnya dia datang menghampiri Ruksah dan Devan .


Angga :"Hai, bro. Bolehkah aku bergabung denganmu dan Ruksah ".


Angga tiba-tiba saja nyelip diantara mereka berdua. Angga memang orangnya sangat posesif padahal Ruksah belum jadi pacarnya. Dia tak sadar sikap itulah yang justru tak disukai Ruksah .


Angga :" Ehhh kamu Angga, gak lagi ngapa-ngapain kok, hanya lagi ngobrol aja sama Devan ".


Devan :" Loh sendiri ngapain gabung kita? gak sama Wulan ? tadi dia nangis gue lihat".


Angga jadi melamun dan merasa bersalah kembali pada Wulan.


Ruksahpun mengiyakan ucapan Devan .


Ruksah : Iya, tuh tadi sudah lewat dan nangis lagi. Lo Spain sih?


Angga :" Gak gue apa-apain kok, dia nangis tadi gara2 Devan tuh".

__ADS_1


Devan jadi marah karena ucapan Angga .


Devan : " What? gara2 gue? dia kan pacar loh kok bawa-bawa gue sihhh?"


Angga :" Siapa yang pacaran sama dia? gue cuman temen doang, tapi gue gak tahu sihhh kalau dia ngarep?"


Ruksah : " Makanya sana pergi samperin biar gak ngambek".


Angga :" Tapi gue mau sama kamu sah saat ini, masa loh gak ngerti sih".


Ruksah bercandain Angga .


Ruksah :" Hoohhh gak ngerti, jadi cowok tuh makanya jangan marukkk dong".


Angga jadi merasa kesal padanya dan dia memutuskan menyusul Wulan .


Ditengah jalan ditengah pipa-pipa uap, Devan bercanda lagi pada Ruksah walaupun ada Angga dia tapi tidak canggung.


Devan :" ihhh bau apaa ya ini?"


Ruksah :" Yah, masa gak tahu bau apaan? Ya bau uap doang".


Devan : " Menurut gue bukan deh. Kayanya itu bau kentut kamu ihhhh bau bauuu bauuuu".


Ruksah :" Apaan sih awasss ya, awas kamu Van".


Ruksah berlari mengejar Devan sedangkan Angga malahan jadi kesal karena dia melihat Devan bisa buat Ruksah tersenyum. Angga menyusul Ruksah yang sedang mengejar Devan . Kemudian dia menarik tangan Ruksah sambil berkata-kata.


Angga : " Ngapain sih kamu mau-maunya kejar dia gitu, ntar kaki kamu pegal".


Ruksah :" Ihhh siapa kamu larang-larang aku?"

__ADS_1


Ruksah menepis tangan Angga . Hal itu membuatnya jadi sakit hati. Namun Ruksah memang harus melakukannya agar Angga tak ngarep lagi padanya.


Saat mereka sedang berdebat datanglah siswa kelas satu namanya Ervan . Orangnya cakep putih ada tahi lalat di hidungnya.


__ADS_2