
Semakin hari Ruksah semakin jengah terhadap Rey. Boro-boro jatuh cinta sama Rey, yang ada malahan illfeel tetapi dia menutupi perasaanya itu. Hubungan mereka memang sudah lama namun entah mengapa tak ada perasaan apapun yang dirasakan Ruksah pada Rey . Dia ingin putus saja namun dia ingat alasannya jadian dengan Rey. Semua itu dia lakukan demi sahabat-sahabatnya itu.
Padahal sahabat Ruksah sekarang tidaklah tulus terhadapnya karena mereka hanya memanfaatkan kepandaian Ruksah. Selain itu Sintya juga tak suka padanya karena dia selalu dibandingkan oleh ibunya sama Ruksah yang pandai,cerdas dan kebanggan orang tua. Makanya Sintya menarik dia ke genknya agar lupa dengan prestasinya dan juga cita-citanya.
Suatu hari Genk itu punya masalah yaitu saat Sintya yang punya pacar Yudha. Jadi ternyata Yudha berpaling dari Ruksah dan pindah ke Sintya. Memang Ruksah sudah tahu sifat Yudha makanya dulu kalau Yudha menggodanya Ruksah tak menanggapinya. Ruksah begitu karena tahu Yudha memang playboy.
Cocoklah dan klop banget yang satu playboy yang satu lagi playgirl.Sintya punya pacar dua Rangga dan Yudha. Yudha punya pacar Sintya dan Yuce. Tapi Sintya tahu tentang Yuce anak kelas 1 J. Jadi Yuce dilabrak oleh Genk itu. Sintya sengaja mengajak Ruksah melabrak adik kelasnya itu agar kalau ada masalah Ruksah juga bisa masuk ruang BP dan daftar hitam. Sehingga nanti Ruksah akan dibenci guru dan dimarahi guru. Namun niatnya Sintya terdengar oleh Pak Rudi. Sehingga saat kasus itu terjadi Ruksah dilindungi Pak Rudi.
Ruksah juga tak ingin melabrak Yuce namun demi temannya dia ikutan aja. Ruksah mengenal Yuce adalah adik kelasnya di SD. Ruksah tak tega sebenarnya.Jadi dia terpaksa pura- pura gak kenal sama Yuce kalau lagi kaya gini dia harus memihak genknya dong.
__ADS_1
Yucepun dilabrak rame-rame. Sebenarnya hati nurani Ruksah mengatakan ini tidak benar mencampuri urusan orang lain apalagi melabrak orang. Namun demi solidaritas apalah mau dikata. Mereka melabrak Yuce sampai Yucepun menangis sesenggukan dan hidungnya berdarah. Soalnya Sintya memukul pas kena hidung Yuce. Mereka melakukannya di belakang bangunan kelas yang baru. Setelah itu Yuce melaporkan Genk itu pada wali kelasnya. Sehingga anggota kelompok itu di suruh keruang BK itu juga menjadi catatan buku kasus. Untungnya saat kasus itu terjadi Ruksah tidak dibawa ke ruang BK karena Pak Rudi melindunginya.
Namun hari itu Pak Rudi sangat marah padanya. Dia dipanggil keruang guru. Disana ada Pak Rudi, Bu Melan dan juga Bu Ima. Pak Rudi walikelasnya saat dikelas dua, Bu Ima saat dikelas satu, sedangkan Bu Melan walikelasnya saat ini. Mereka satu persatu mewawancarai Ruksah karena Ruksah yang ikut Genk itu. Ruksah pun dimarahi oleh Pa Rudi.
Pak Rudi : "Ruksah - Ruksah Bapak pernah menasehati kamu agar berubah menjadi anak baik seperti dulu. Tapi mengapa kamu malah tetap kejalan yang salah. Bapak juga guru disini kecewa sama kamu, karena nilaimu semakin menurun bahkan nilai matematikamu juga sangat buruk.Bapak pikir kamu tak goyah dalam mengejar cita citamu. Namun ternyata bapak salah menilaimu."
Saat dimarahi Ruksah sangat kesal mengapa Pak gurunya ini mencampuri urusannya dan kaya orang tuanya aja. Memang selama ini Pak Rudi menganggap Ruksah anaknya karena beliau tak memiliki anak perempuan. Beliau hanya memiliki tiga orang anak lelaki .
Ruksah pun menceritakan semuanya tanpa ragu dia menceritakan semua masalahnya pada gurunya itu yang sudah dianggapnya sebagai ayahnya.
__ADS_1
Ruksah : "Maaf Pak, saya telah mengecewakan Bapak. Saya kesal sama Bapak karena Bapak melupakan saya dan tidak memperhatikan saya lagi seperti dulu. Saya kangen ayah saya, saya juga kesal sama ibu dan bapak saya yang selalu memarahi saya dirumah, dan saya juga kesal pada seseorang yang saya sayangi tapi dia tak membalas cinta saya." Ungkapnya sambil menunduk dan terisak karena menangis.
Ruksah : "Saya ingin diperhatikan pak, saya ingin dicintai juga pak. Mungkin dengan cara inilah saya mendapatkan semua perhatian kalian" .
Ruksah :" Saya malas belajar lagi karena orang tua saya tak menghargai ketekunan saya, saya juga malas karena selalu tersaingi oleh Reza dan saya menyukai Reza namun dia menyukai Mitha".
Pak Rudipun mengerti perasaanya yang sedang labil itu. Dia memberikan nasehat yang baik untuk Ruksah . Guru itupun memberikan peringatan agar Ruksah tak bergaul dan tak melakukan lagi kasus seperti yang telah dia lakukan sebab sekarang dia masih bisa dilindungi semua guru. Namun jika terus -terusan justru akan ketahuan kepala sekolah bahkan dia bisa saja dikeluarkan. Dia kembali ke kelasnya, namun karena gabung lagi Genk itu justru membuatnya lupa nasehat Pak Rudi.
Sampai akhirnya pembagian rapot kelas 3 semester ganjil. Ruksah menangis dan menyesali perubahannya yang justru menambah hancur nilai-nilainya yang justru menjadi ada yang terbakar dan bertinta merah. Iya pas di pelajaran yang sangat dia sukai yaitu pelajaran matematika dan fisika. Bagaimana nilai itu tak terbakar coba? Ruksah sering membolos sekolah gara-gara genknya itu. Dia mendapatka nilai 5 sehingga rapotnya terbakar. Dia kecewa pada dirinya sendiri karena karena mendapatkan nilai merah, itupun baru pertama kali dia mendapatkan nilai Semerah itu. Ruksahpun sedih dan meneteskan air matanya.
Dia takut bertemu orang tuanya dirumah. Apalagi biasanya dia mendapatkan juara kelas atau peringkat kedua. Ini malahan menjadi peringkat kelima dan ada nilai yang terbakar pula. Dia bingung apa yang harus dijelaskan pada orangtuanya. Ruksahpun pulang dengan kesedihan dibenaknya. Sedangkan Sintya malahan gembira telah sukses membuat rapot Ruksah ada merahnya.
__ADS_1