Bukan Cinta Pertama Ruksah

Bukan Cinta Pertama Ruksah
Kejujuran yang Pahit


__ADS_3

Saat mereka sedang berbicara, Wajah Ruksah sudah terlihat di depan pintu ruangan komputer. Itu tandanya dirinya sudah selesai untuk menyelesaikan praktek komputernya.


Tadi saat diruang komputer pikirannya galau soalnya dia takut menyakiti hati Devan . Namun lebih baik jujur dari pada memberikan harapan palsu untuknya.


Dengan langkah ragu-ragu, Ruksah mendekati ketiga sahabat lelakinya itu. Dia sudah bertekad akan mengakhiri masalahnya walaupun akan menyakiti Devan . Itu lebih baik dari pada dia harus selingkuh lalu menebar kebohongan lebih banyak padanya.


Ruksah datang lalu menyapa mereka


Kemudian dia mengajak Devan ke kantin belakang.


Ruksah :" Heyyyy, kayanya lagi ngobrol asyik, ngobrolin apaan sih?"


Smile :" Ngobrolin Lo lahhh siapa lagi?"


Ruksah : "Ohhh ya.... ngomongin apa emang tentang gue?"


Smile :" Gak ahhh cuman bercanda kok."


Ruksah memang anaknya terkenal polos jadi ketika mendengar hal itu dari Smile dirinya hanya haha hoho aja.


Ruksah :" Ohhhh, Van. Emmmm aku mau ngobrol sama kamu tapi hanya empat mata aja ya jangan delapan mata!"


Smile dan Angga sudah mengerti namun mereka sengaja ingin menggoda Ruksah dengan Devan .


Angga :" Tenang aja Sah, kita bukan mata kok kita orang beneran."


Ruksah :" Tau gue juga kalian orang tapi.... ini urusan aku sama Devan masa kalian mau ngintilin sih?"


Smile dan Angga lagi-lagi kompakan.


Angga :" Iyalah kita harus tahu soalnya Kitakan teman alias best friend forever. Ya gak ,Van?"


Devan :" Iya Lo pada temen gue, tapi please kali ini gak usah ngintilin biar kita bisa leluasa ngobrolnya."


Smile :" Ya elahhhh Van, kita bercanda kali kok Lo yang sewot. Padahal targetan kita Ruksah".


Ruksah :" Gue kan orang Solehah jadi aja gak mempan ke gue bercandaan lohhh tapi justru sama temenlohhh yang sensinya.'


Padahal biasanya Ruksahlah yang sering sensitif namun entah karena dirinya sedang kasmaran dan bahagia, sehingga dirinya tak termakan bercandaan mereka.


Devan :" Sob, gue kesana dulu ya."


Angga :" Iya....iya ntar cerita-cerita ya ke gue."


Devan :" Gak janji lah yawww."

__ADS_1


Merekapun berlalu dan pergi kekantin belakang sekolah. Disana Ruksah memesankan dua es teh manis pada mbak Ijah.


Ruksah :" Mbak es tehnya dua ya."


mbak Ijah :" Iya neng."


Ruksah kemudian bingung mau memulai dari mana pada Devan. Dia juga meyakinkan dirinya kalau dia tidak salah jatuh cinta.


Kemudian Devan akhirnya membuka pembicaraan soalnya dilihatnya Ruksah seperti ragu dan juga bimbang.


Devan :" Kamu mau ngomong apa sama aku Ruksah ?"


Ruksah :" Aku bingung harus berbicara dari mana ."


Devan :" Berbicaralah yang jujur, insyallah aku akan mendengarkannya."


Devan yang sudah percaya diri malahan senyum-senyum karena dia yakin akan diterima oleh Ruksah. Ruksahpun menjawab pernyataan Devan . Dia tahu memang ucapan Devan ada benarnya mendingan dia jujur walaupun pahit.


Ruksah :" Devan..... kemarin kamu sudah nembak aku untuk jadi pacarmu."


Devan :" Terusss kamu sudah punya jawabannya, Sah?"


Terlihat sekali diwajah Devan yang sedang berharap pernyataannya pada Ruksah akan diterima. Padahal belum tentu juga. Ruksah tidak tega pada Devan saat itu. Ia tadinya akan menerima Devan . Tapi bukan Ruksah namanya kalau dia gamang. Ruksah adalah pribadi yang tegas walaupun itu menyangkut dirinya.


Ruksah :" Iya.... aku sudah punya jawabannya."


Devan :" Jadi apa jawabnmu untukku?"


Ruksah :" Maaf.... aku tak bisa menerimamu jadi pacarku,Van."


Devan saat itu patah hati, wajahnya yang cerah jadi muram. Dirinya kemudian bertanya lebih detail mengapa pujaan hatinya menolaknya juga.


Devan :" Mengapa? bukankah kau bilang kemarin dirimu sudah mulai menyukaiku?"


Ruksah :" Iya, namun aku sudah jadian dengan orang lain."


Devan kaget dengan perkataan Ruksah , dia juga ingin tahu siapakah lelaki yang sudah menghancurkan harapannya.


Devan :" Siapa?"


Ruksah :" Dia Reza cinta pertamaku yang dulu sangat kuharapkan menjadi kekasihku. Dia juga yang buat diriku susah move on."


Devan :" Jadi dia sekarang sudah jadi kekasihmu? Kok bisa? bukankah kalian jauh? Kapan?"


Ruksah :" Banyak banget pertanyaannya?"

__ADS_1


Devan :" Gue kaget aja , soalnya bukannya sekolahnya jauh. Kapan bertemunya?"


Ruksah menceritakan semuanya pada Devan . Devan merasa patah hati dan juga harapannya telah punah untuk jadi kekasih Ruksah.


Ruksah :" Kemarin dia jadian sama aku,Van."


Devan :" Ohhhhh."


Ruksah :" Dia mencariku kemarin kesekolah melalui Fery . Makanya Fery mencariku kemarin karena Reza datang dan ingin menemui ku."


Devan :" Lalu....."


Ruksah :" Kami meluapkan isi hati kami berdua . Ternyata dia juga telah lama mencintaiku. Pantas saja aku susah move on dengannya soalnya dia dan aku saling cinta selama ini."


Devan merasa patah hati ingin menangis namun dia adalah cowok. Sehingga dia hanya menatap langit saja. Untung tadi temannya sudah memberinya peringatan jadi dia punya sedikit mental yang kuat saat patah hati ini.


Devan kemudian berbicara kembali setelah hatinya tenang.


Devan :" Gue senang Lo sudah jadian sama kekasih pujaan loh , Semoga langgeng."


Ruksah :" Maafin gue, karena gue gak bisa balas cinta loh."


Devan :" Iya gak apa-apa, gue terima keputusan loh ."


Ruksah :" Kita tetap sahabatan?"


Devan :" Kok tanya begitu?"


Ruksah :" Iya soalnya kalau di TV kalau pria patah hati terus gak mau lagi temenan."


Devan :" Looo bisa aja, gak akan Ruksah kita tetap temanan kok."


Ruksah :" Lo gak patah hati?"


Devan :" Ya patahlah, masa aja nggak?"


Ruksah :"Makasih ya sudah mengerti gue. Lo tuh cowok baik dan calm. Gue suka sama loh, tadinya gue mau nerima cinta lohhh tapi.... karena Reza datang, jadi gue menimbang hati gue pilih siapa."


Devan :" Gak apa-apa gue terima keputusanloh"."


Ruksah : "Iya , makasih Van."


Merekapun akhirnya kembali menemui teman mereka. Namun raut wajah Devan mesem banget. Terlihat diwajahnya ada kesedihan. Angga dan juga Smile sudah menebak jawabannya Ruksah dari wajah Devan yang ditekuk. Ruksah pamit juga pada mereka untuk masuk kembali kekelasnya.


Ruksah :" Smile, Angga, dan Devan aku kekelas dulu ya."

__ADS_1


Smile :" Silahkan ...."


Ruksah akhirnya berlalu kekelasnya. Sementara Smile dan Angga mulai memberikan pertanyaan pada Devan .


__ADS_2