Bukan Cinta Pertama Ruksah

Bukan Cinta Pertama Ruksah
Maafkan Aku Devan


__ADS_3

Flash Back


Sintha tiba-tiba memeluk Devan. Namun Devan menjauhkan dirinya dari Sintha.


Sintha :" Devan ....Kamu tahu pasti memo ini ada yang mengirimnya. Agar kita bersatu Devan."


Devan :" Iya aku tahu. Makanya aku sedang berpikir siapa yang buat ini semua."


Sintha:" Aku gak perduli siapa orangnya. Yang jelas aku senang kita disini."


Devan :" Heemmm tapi aku mau jelaskan. Aku tak mencintai kamu Sintha. Harus berapa kali aku bilang padamu."


Sintha:" Test....Test.....Iya kau tak pernah cinta padaku. Aku tahu cintaku bertepuk sebelah tangan."


Devan :" Aku harap kau lupakan aku.... move on....cari pria yang tulus sayang padamu."


Sintha:" Baiklah... maafkan aku jika sudah mengganggumu Devan ."


Devan :" Iya...maaf jika aku telah menyakiti hatimu. Aku tak pernah berniat untuk mempermainkan dirimu. Tapi inilah isi hatiku padamu. Aku sama sekali tak punya rasa padamu. Aku hanya anggap kamu adikku."


Sintha:" Baiklah... izinkan aku jadi adikmu. Mungkin itu cukup untukku."


Devan :" Iya....cari pria yang baik untukmu."


Sintha:" Iya kak Devan."


Devan kemudian keluar dari perpustakaannya sambil tetap berpikir siapa yang berbuat demikian padanya.

__ADS_1


Saat keluar dilihatnya Ruksah berlari. Dia sadar sekarang bahwa itu perbuatannya Ruksah.


Flash Off


Devan langsung saja mengejar Ruksah .


Devan :" Tunggu."


Dilihatnya kekasih pujaan hatinya menangis. Hal itu urung dia ucapkan. Dia tak jadi memarahi Ruksah.


Devan :" Kamu kenapa? kok nangis?"


Ruksah :" Dia....dia.... nyebelin ,Van."


Devan tidak mengerti siapa yang dimaksud oleh Ruksah . Devan mengajak Ruksah keperpustakaan agar pikirannya tenang dan mau mengungkapkan kesedihannya.


Devan :" Ayokkk kita kesana ...biar kamu jelas ceritanya."


Devan :" Sini duduk....ceritain semuanya ya!"


Ruksah : "Tadi ...aku lagi ngawasin kamu sama Sintha biar kalian jadian. Aku gak enak sama Sintha selalu saja menjadi benalu sama hubungan kalian. Terus pas aku lagi dipinggir situ ...tuhhh. Aku denger ucapan Reza sama Fery. Aku denger dia bilang pacaran sama aku kayak pacaran sama neneknya. Terus dia jelekin mamaku. Terus pantasan dia gak mau merjuangin cinta aku soalnya dia hanya jadiin aku kekasih cadangannya."


hukkkkkhukkkkk


Devan yang mendengarkan perkataan Ruksah sangat sakit hati. Dia berpikir ternyata Ruksah masih memikirkan Reza . Padahal Ruksah sudah tak mencintai Reza . Apalagi setelah tahu ini semua dia tambah benci Reza .Devan akhirnya memeluk Ruksah dan menenangkan Ruksah . Dia tak memperdulikan perasaannya.


Devan :" Sudah....sudah yah. Jangan mikirin dia lagi. Dia memang gak pantas buat loh."

__ADS_1


Ruksah :" Iya dia itu cowok jelek.... belagu lagi.Nyesel gue pernah suka dan cinta dia."


Devan :" Emangnya kamu gak suka dan cinta lagi sama dia?"


Ruksah :" Nggak.... gue gak cinta lagi sama dia. Gue benci sama dia."


Devan :" Terus kenapa loh nangis?"


Ruksah :" Gue nangis soalnya gue pernah bentak mami demi buaya darat kayak dia."


Devan :" Hahaha.... loh sendiri mau aja sama buaya."


Ruksah :" Ihhhh Devan . Malahan ngejekin aku. Nyebelin."


Devan :" Iya biar si cantik ini gak nagis lagi. Jelek tahu gak kelihatannya. Ngaca gihhhh."


Ruksah :" Masa? Gue jelek ya kalau nangis?"


Devan :" Hooh jelek. Nih hidungnya merahhh kayak tomat. Muka merah kayak ondel-ondel."


Ruksah yang dikatai seperti itu lalu berlari ke toilet sekolah. Kemudian dia bercermin disana. Devan memperhatikannya sambil tertawa di sofa.


"Hahaha",tawa Devan


Ihhh beneran ternyata merah semua. Ngapain lagi gue nangisin Reza kampret . Bikin habis energiku saja. Ehhh Sintha mana ya?


Ruksah kemudian duduk lagi disamping Devan .

__ADS_1


*bersambung


Kasih Like+komennya dong kakak. Jadika. cerita favoritmu kakak*


__ADS_2